Matan Jazariyyah
Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari
Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.
Buka syarah Arab →Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Menjaga huruf yang tipis · Bait ٣٨ dari ١٠٩
Mufradat · arti kata dan frasa
- فيها وفي الجيم
- yang ada padanya dan pada jim
- كحب الصبر
- seperti hubb dan ash-shabr
- ربوة اجتثت
- rabwah dan ujtutstsat
- وحج الفجر
- serta hajj dan al-fajr
Terjemahan bait ٣٨
(Peliharalah syiddah dan jahr) pada ba dan jim, seperti pada hubb, ash-shabr, rabwah, ujtutstsat, hajj, dan al-fajr.
Syarah · keterangan lengkap
Menyelesaikan bait ٣٧
Dhamir pada fīhā menunjuk ba yang dibahas sebelumnya. Sifat syiddah dan jahr dipelihara pada ba dan jim, lalu pengarang memberi daftar contoh. Nama-nama kata itu berasal dari beberapa tempat; “hajj al-fajr” bukan istilah haji khusus waktu fajar. Memahami susunan daftar mencegah terjemahan membuat makna yang tidak dimaksud pengarang.
Ba pada hubb, shabr, dan rabwah
Ketiga contoh memuat ba dalam keadaan yang perlu diperhatikan, antara lain berdekatan dengan huruf lain atau sukun. Ba tidak dilemahkan sampai menyerupai fa. Pada keadaan sukun, hak qalqalahnya juga dijaga. Jangan mengira bahwa mempertahankan syiddah berarti menahan ba sampai tidak terdengar sama sekali atau menambah jeda di tengah kata.
Jim pada ujtutstsat, hajj, dan fajr
Jim tetap keluar dari makhraj tengah lidah dengan sifatnya. Sebagian kebiasaan lisan membuat jim terlalu berdesis atau berubah mendekati syin. Ketika jim sukun pada al-fajr, penahanan dan pelepasan bunyinya perlu jelas; ketika waqaf pada hajj yang bertasydid, tasydid serta qalqalahnya tidak dihapus atau ditambahi vokal penuh.
Latihan satu sasaran
Mulai dengan kata al-fajr, kemudian pilih contoh ba sukun. Dengarkan perbedaan antara bunyi yang terlalu samar, bunyi yang diberi vokal tambahan, dan bunyi yang benar. Pelajari satu contoh sampai stabil sebelum mempercepat. Latihan ini menggabungkan makhraj, syiddah, jahr, dan qalqalah, sehingga hasilnya perlu diperiksa sebagai bunyi utuh.
Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ٤٩ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.
Buka pembahasan sumber ↗Syarah Arab · الشرح العربيّ
I‘rab & tarkib
I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.
فيها وفي الجيم كحب الصبر
Fīhā wa fī al-jīm menjelaskan sifat pada bait ٣٧. Kata-kata sesudah kaf merupakan daftar contoh dengan beberapa penghubung yang tidak disebut. Hubungan idhafah atau harakat dalam nazam tidak boleh membuat daftar itu diterjemahkan sebagai satu frasa baru yang tidak dimaksud.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait ٣٨ menyelesaikan pengingat sifat pada bait ٣٧, dengan dasar makhraj jim pada bait ١٣ dan syiddah pada bait ٢١. Bait ٣٩ menerangkan qalqalah ketika sukun.
Intisari & faedah
- Daftar contoh tidak diterjemahkan sebagai satu ungkapan baru.
- Jim tetap memiliki syiddah dan jahr; jangan diubah menjadi syin.
Praktik & kesalahan
Latihan praktik
Pelajar membaca jim sukun pada al-fajr sebagai desis yang mendekati syin.
Cara membaca / memahami
Ia kembali ke makhraj jim, menjaga syiddah serta jahr, lalu melepaskannya dengan qalqalah sesuai contoh.
Yang perlu diperhatikan
Jangan mengatasi desis dengan menambahkan bunyi “ja” yang berharakat penuh di tengah kata.
Dalil & rujukan
Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.
QS Al-Fajr: ١
Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran
Baca teks ayat
وَٱلْفَجْرِ
Inti makna
Allah bersumpah dengan waktu fajar.
Kaitan dengan bait
Jim pada الْفَجْرِ adalah contoh yang disebut matan. Perhatikan makhraj, sifat, dan qalqalah jim sukun ketika membacanya.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Apakah rangkaian hajj al-fajr dalam nazam berarti “haji fajar”?
Lihat pembahasan jawaban
Tidak. Itu penyebutan dua contoh kata: hajj dan al-fajr. Nazam sering menghilangkan kata penghubung karena kepadatan susunan.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
فيها وفي الجيم
yang ada padanya dan pada jim
كحب الصبر
seperti hubb dan ash-shabr
ربوة اجتثت
rabwah dan ujtutstsat
وحج الفجر
serta hajj dan al-fajr
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal ١
فِيهَا وَفِي الْجِيمِ كَحُبِّ الصَّبْرِ
Buka penggal ٢
رَبْوَةٍ اجْتُثَّتْ وَحَجِّ الْفَجْرِ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 38 — Menjaga ba dan jim dalam contoh ayatNaskah 1 · materi pendamping 1
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.
الشِّدّة في الباء والجيم
يحذّر النّاظِم من تضييع الشدّة والجهر في الباء والجيم. ففي «حُبّ» نضبط الباء المشدّدة، وفي «رَبْوَة» نضبط الباء السّاكِنة، وفي «اجْتُثَّتْ» و«الْفَجْر» نميّز الجيم. لا نَجعل الجيم شينًا أو صوتًا رخوًا غريبًا. الأَمثلة مفاتيح تَدريب، وبعضها مأخوذ من مَواضع مختلفة في القُرآن.
افتح الدرس والتدريب