Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Jazariyyah · Bait ٤
Koleksi belajar
TAJWID AL-QUR’AN · BAIT ١–١٠٩

Matan Jazariyyah

Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari

المُقَدِّمَةُ الْجَزَرِيَّة

Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.

Buka syarah Arab →
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Peta belajar tajwid · Bait ٤ dari ١٠٩

Mufradat · arti kata dan frasa
وبعد
dan selanjutnya
إن هذه مقدمة
sesungguhnya ini sebuah mukadimah
فيما على قارئه
mengenai apa yang perlu bagi pembacanya
أن يعلمه
untuk ia ketahui
Terjemahan bait ٤

Selanjutnya, inilah sebuah mukadimah tentang hal-hal yang perlu diketahui oleh pembaca Al-Qur’an.

Syarah · keterangan lengkap

Fungsi wa ba‘du

Ungkapan wa ba‘du memindahkan pembicaraan dari pujian dan doa menuju pokok pembahasan. Ia tidak menunjuk waktu tertentu yang harus dicari dalam sejarah pengarang. Dalam bahasa Indonesia, “selanjutnya” menyampaikan fungsi peralihan itu dengan wajar. Setelah pembukaan, pembaca diberi tahu sifat karya yang akan dipelajari dan sasaran utamanya.

Mukadimah bukan berarti dangkal

Muqaddimah di sini merupakan kumpulan pokok yang diperlukan untuk memasuki pembacaan Al-Qur’an secara benar. Walaupun baitnya ringkas, beberapa kalimat memadatkan sejumlah contoh, syarat, dan pengecualian. Karena itu, satu bait kadang dijelaskan dalam beberapa bagian. Ringkasnya matan tidak berarti semua pembahasannya dapat dipahami hanya dengan terjemahan satu baris.

Ilmu untuk seorang pembaca

Kata qāri’ menunjuk pembaca Al-Qur’an. Tujuan pembelajaran bukan berhenti pada kemampuan menyebut definisi tajwid, melainkan menjadikan bacaan lebih tepat. Namun, mengenal istilah tetap berguna agar koreksi dapat dipahami: ketika guru menyebut “makhraj”, “sifat”, atau “waqaf”, murid mengetahui bagian bacaan yang sedang diperbaiki.

Cara menggunakan pelajaran

Mulailah dengan membaca terjemahan satu bait, lalu periksa arti frasa yang belum jelas. Sesudah itu buka syarah dan contoh praktik, baru uji pemahaman melalui latihan. Jika satu kalimat bersambung ke bait berikutnya, pelajari keduanya bersama. Pelajaran-pelajaran dalam aplikasi disusun sebagai bantuan belajar; judul dan pembagian tersebut bukan tambahan bait dari pengarang.

Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ١٠ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.

Buka pembahasan sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

Syarah Arab · الشرح العربيّ

مَعنى المُقدِّمة

«وبعد» كَلِمة ينتقل بها الكاتب من الثَّناء إلى موضوعه. وهذه المُقدِّمة منظومة قصيرة تجمع أصولًا يَحتاج إليها قارئ القُرآن. ليست غايتها كثرة المصطلحات، بل أن تَعرف كيف تَخرج الحُروف، وتحفظ صفاتها، وتقف وتبدأ على وجه صَحيح. نَقْرأ البَيْت، ثم نَفْهم معناه، ثم نجرّب الأداء أمام المعلّم.

افتح الدرس والتدريب
I‘rab & tarkib

I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.

إن هذه مقدمة

Inna adalah huruf penegas yang menashabkan isim dan merafa‘kan khabar. Hādzihi menjadi isim inna dalam kedudukan nashab; muqaddimatun menjadi khabarnya. Frasa fīmā menjelaskan ruang lingkup mukadimah.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

مقدمة

Akar
ق د م
Pola / bentuk
مُفَعِّلَة؛ من قدّم

Muqaddimah berkaitan dengan sesuatu yang didahulukan. Dalam istilah kitab, ia menunjuk pengantar atau kumpulan pokok awal. Sebagian naskah memberi harakat muqaddamah; catatan varian tidak mengubah fungsi karya sebagai pengantar.

Hubungan bait

Bait ٤ menyatakan tujuan, kemudian bait ٥–٨ merinci bekalnya: makhraj, sifat, tajwid, tempat berhenti, dan beberapa ketentuan rasm mushaf.

Intisari & faedah
  1. Jazariyyah adalah pengantar yang padat, sehingga terjemahan perlu disertai syarah.
  2. Pembagian pelajaran membantu belajar, tanpa menambah atau mengurangi bait.
Praktik & kesalahan

Latihan praktik

Seorang pelajar hafal definisi makhraj tetapi masih menukar ح dan ه.

Cara membaca / memahami

Hubungkan pengetahuan dengan praktik: pilih satu pasangan huruf, dengarkan perbedaannya, lalu ulangi dalam kata yang pendek.

Yang perlu diperhatikan

Hafalan istilah dan keterampilan bunyi merupakan dua sasaran yang saling mendukung; keberhasilan salah satunya belum memastikan yang lain.

Dalil & rujukan

Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.

QS Thaha: ١١٤

Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran

Baca teks ayat

فَتَعَٰلَى ٱللَّهُ ٱلْمَلِكُ ٱلْحَقُّ ۗ وَلَا تَعْجَلْ بِٱلْقُرْءَانِ مِن قَبْلِ أَن يُقْضَىٰٓ إِلَيْكَ وَحْيُهُۥ ۖ وَقُل رَّبِّ زِدْنِى عِلْمًۭا

Inti makna

Allah Mahatinggi sebagai Raja yang benar; Nabi diminta tidak tergesa menerima bacaan sebelum wahyu selesai dan berdoa memohon tambahan ilmu.

Kaitan dengan bait

Doa memohon tambahan ilmu mendukung tujuan pembelajaran. Pembagian isi Jazariyyah sendiri dijelaskan oleh bait ٥–٨.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Mengapa sebuah mukadimah yang pendek tetap memerlukan penjelasan panjang?

Lihat pembahasan jawaban

Karena nazam memadatkan maksud, sambungan kalimat, contoh, syarat, dan pengecualian. Syarah membuka kepadatan tersebut agar pembaca dapat menerapkan kaidah dengan tepat.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

وبعد

dan selanjutnya

إن هذه مقدمة

sesungguhnya ini sebuah mukadimah

فيما على قارئه

mengenai apa yang perlu bagi pembacanya

أن يعلمه

untuk ia ketahui

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal ١

وَبَعْدُ إِنَّ هَذِهِ مُقَدِّمَةٌ

Buka penggal ٢

فِيمَا عَلَى قَارِئِهِ أَنْ يَعْلَمَهْ

Arab٢٢
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 4 — Apa yang dipelajari dalam Jazariyyah?Naskah 1 · materi pendamping 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan