Matan Jazariyyah
Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari
Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.
Buka syarah Arab →Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Peta belajar tajwid · Bait ٥ dari ١٠٩
Mufradat · arti kata dan frasa
- إذ واجب عليهم محتم
- sebab hal itu wajib bagi mereka dan sangat ditekankan
- قبل الشروع أولا
- sebelum memulai, terlebih dahulu
- أن يعلموا
- agar mereka mengetahui
Terjemahan bait ٥
Sebab, sebelum memulai, mereka sungguh perlu terlebih dahulu mengetahui (bekal-bekal berikut).
Syarah · keterangan lengkap
Kalimatnya belum selesai
Yang perlu diketahui belum disebut dalam bait ini; objeknya datang pada bait ٦, yaitu makhraj dan sifat huruf. Karena itu, terjemahan menambahkan penunjuk “bekal-bekal berikut” dalam kurung agar pembaca tidak mengira kalimat Arabnya rusak. Dalam nazam, satu pembahasan dapat melintasi batas dua penggal maupun beberapa bait.
Arti penegasan wajib dan muhattam
Wājib dan muhattam menekankan pentingnya bekal pembaca. Syarah membahas perbedaan kewajiban menjaga ketepatan bacaan dengan penguasaan seluruh rincian istilah sebagai ilmu. Jangan menyimpulkan bahwa setiap orang yang belum hafal semua istilah makhraj otomatis berdosa. Pembahasan hukum memperhatikan kesalahan yang terjadi, kemampuan, usaha belajar, serta tingkat rincian yang dimaksud.
Urutan belajar yang masuk akal
Sebelum berlatih hukum pertemuan huruf, kenali dahulu huruf yang dipertemukan. Contohnya, penjelasan idgham tidak akan membantu sepenuhnya jika murid belum bisa membedakan dal dari ta. Pengetahuan dasar memberi arah ketika berlatih, tetapi bukan alasan menunda seluruh pembacaan sampai menguasai kitab; membaca dan memperbaiki dapat dilakukan secara bertahap.
Target yang dapat diperiksa
Pada awal belajar, pilih beberapa huruf yang sering tertukar dan catat bentuk kesalahannya secara spesifik. Latih bunyi tunggal, lanjutkan ke kata, kemudian masukkan ke ayat. Saat satu kesalahan sudah berkurang, tambah sasaran baru. Pendekatan bertahap lebih mudah dievaluasi daripada menuntut seluruh sifat huruf sempurna dalam satu kali duduk.
Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ١١ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.
Buka pembahasan sumber ↗Syarah Arab · الشرح العربيّ
I‘rab & tarkib
I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.
واجب عليهم محتم قبل الشروع أولا أن يعلموا
Wājib menjadi khabar yang didahulukan; an ya‘lamū membentuk mashdar mu’awwal sebagai pokok yang diterangkan. ‘Alaihim berkaitan dengan kewajiban tersebut. Muhattam menguatkan sifat wajib, sedangkan qabla asy-syurū‘ menerangkan urutan waktu belajar.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait ٦ menyebut isi yang harus dipelajari. Bait ٢٧ membicarakan tuntutan memperbaiki bacaan, dan bait ٣٣ menunjukkan bahwa keterampilan tumbuh melalui latihan.
Intisari & faedah
- Objek pengetahuan dalam bait ٥ dijelaskan pada bait ٦.
- Tuntutan belajar tidak boleh disederhanakan menjadi vonis kepada semua pemula.
Praktik & kesalahan
Latihan praktik
Pelajar menunda membaca Al-Qur’an karena belum hafal seluruh istilah tajwid.
Cara membaca / memahami
Ia tetap membaca sesuai kemampuannya sambil mempelajari dasar dan meminta koreksi pada kesalahan yang dikenali.
Yang perlu diperhatikan
Jangan menjadikan tahap belajar sebagai alasan sengaja mempertahankan kesalahan yang sudah diketahui dan mampu diperbaiki.
Dalil & rujukan
Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.
QS An-Nahl: ٤٣
Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran
Baca teks ayat
وَمَآ أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ إِلَّا رِجَالًۭا نُّوحِىٓ إِلَيْهِمْ ۚ فَسْـَٔلُوٓا۟ أَهْلَ ٱلذِّكْرِ إِن كُنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
Inti makna
Para rasul sebelum Nabi Muhammad adalah manusia yang menerima wahyu; orang yang belum mengetahui diperintah bertanya kepada ahlinya.
Kaitan dengan bait
Perintah bertanya kepada orang berilmu memberi dukungan umum bagi kebiasaan meminta penjelasan. Konteks asli ayat membicarakan para rasul; bukan rincian teknis tajwid.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Apakah bait ini berarti seseorang harus menghafal semua istilah sebelum boleh membaca Al-Qur’an?
Lihat pembahasan jawaban
Tidak. Bait menekankan bekal untuk membaca dengan benar. Penguasaan teori, ketepatan praktik, kemampuan, dan tahap belajar perlu dibedakan; penjelasan hukumnya tidak disamakan untuk semua keadaan.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
إذ واجب عليهم محتم
sebab hal itu wajib bagi mereka dan sangat ditekankan
قبل الشروع أولا
sebelum memulai, terlebih dahulu
أن يعلموا
agar mereka mengetahui
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal ١
إِذْ وَاجِبٌ عَلَيْهِمُ مُحَتَّمُ
Buka penggal ٢
قَبْلَ الشُّرُوعِ أَوَّلًا أَنْ يَعْلَمُوا
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 5 — Belajar dasar sebelum mulai menerapkanNaskah 1 · materi pendamping 1
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.
العلمُ قبل العَمل
يؤكّد النّاظِم ضرورة تعلّم ما يصحّح القِراءة قبل الاسترسال فيها. و«مُحتَّم» بِمَعنى مؤكَّد لازم. ولا يعني ذلك أن ننتظر إتقان كل أبواب الكَتاب قبل أن نَقْرأ القُرآن؛ بل نَقْرأ ونتعلّم ونصحّح، ونقدّم ما نَحتاج إليه في تلاوتنا. والخطأ الذي عرفناه نعمل على إصلاحه بقدر استطاعتنا.
افتح الدرس والتدريب