Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Jazariyyah · Bait ٥٠
Koleksi belajar
TAJWID AL-QUR’AN · BAIT ١–١٠٩

Matan Jazariyyah

Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari

المُقَدِّمَةُ الْجَزَرِيَّة

Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.

Buka syarah Arab →
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Idgham dan tempat izhar · Bait ٥٠ dari ١٠٩

Mufradat · arti kata dan frasa
وأولى
dan yang pertama dari masing-masing
مثل وجنس
pasangan sama dan sejenis
إن سكن
jika sukun
أدغم
idghamkanlah
كقل رب
seperti qul rabbi
وبل لا
dan bal la
وأبن
dan jelaskanlah
Terjemahan bait ٥٠

Idghamkan huruf pertama dari pasangan huruf yang sama atau sejenis apabila ia sukun, seperti qul rabbi dan bal la; dan jelaskanlah pelafalan pada contoh-contoh berikutnya.

Syarah · keterangan lengkap

Apa yang dimaksud idgham

Idgham memasukkan huruf pertama ke huruf berikutnya sehingga rangkaian dibaca sebagai huruf kedua yang bertasydid. Dalam pembahasan ini huruf pertama sukun dan huruf kedua berharakat. Pada bal la, lam pertama masuk ke lam kedua. Pembaca tidak memutus dua lam dengan vokal tambahan; jumlah unsur huruf tetap terwakili oleh tasydid.

Sama, sejenis, dan berdekatan

Mutamatsil berarti sama makhraj dan sifatnya. Mutajanis berarti sama makhraj tetapi berbeda sifat. Mutaqarib berarti makhraj atau sifatnya berdekatan. Qul rabbi melibatkan lam dan ra, yang dalam pembagian makhraj pilihan nazam dihitung berbeda tetapi berdekatan. Al-Qari membahas keluasan istilah jins pada bait ini; contoh itu jangan dipaksakan menjadi bukti bahwa semua ulama menyamakan makhraj lam dan ra.

Kaidah dibatasi riwayat

Contoh yang disepakati membantu memahami mekanisme, tetapi tidak membolehkan mengidghamkan setiap pasangan yang terasa berdekatan. Rincian mutajanis dan mutaqarib mengikuti riwayat bacaan. Bahkan arah pertemuan huruf dapat mengubah hukum: aturan lam menuju ra tidak otomatis berlaku ketika ra mendahului lam. Pembelajaran aplikasi menggunakan contoh yang sesuai Hafsh, dengan catatan saat nazam membicarakan cakupan lebih luas.

Perintah yang tersambung

Akhir bait berbunyi wa abin, “dan jelaskanlah”. Objek perintah ini baru disebutkan pada bait ٥١: beberapa pertemuan huruf justru wajib diperjelas. Karena itu bait ٥٠ dan ٥١ sebaiknya dipelajari bersama. Menghafal bait ٥٠ sendirian tanpa pengecualiannya mudah menghasilkan idgham pada tempat yang sebenarnya harus izhar.

Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ٦٥ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.

Buka pembahasan sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

Syarah Arab · الشرح العربيّ

الإدغامُ وضابطه

الإِدغام إدخال حَرف ساكِن في حَرف بعده حتى يصيرا في النطق كحرف واحد مشدّد، بحسب ما نُقل. في «بَلْ لَا» مِثال للمتماثلين، وفي «قُلْ رَبِّ» إِدغام اللام في الراء المتقاربتين. ويشمل الباب المتجانسين في مواضعهما. لا يكفي التشابه وحده للحكم؛ فالتفصيل وَالأَمثلة المسموعة يقيّدان العبارة المجملة.

افتح الدرس والتدريب
I‘rab & tarkib

I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.

أولى مثل وجنس

Awlay adalah bentuk mutsanna yang menjadi objek didahulukan bagi adghim, dengan nun mutsanna dihapus karena idhafah; maksudnya huruf pertama dari masing-masing pasangan.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

أدغم

Akar
د غ م
Pola / bentuk
أفعل، يفعل

Adghama–yudghimu berarti memasukkan; bentuk amr adghim dipakai sebagai istilah memasukkan satu huruf ke huruf sesudahnya.

Hubungan bait

Idgham dapat memiliki rincian sifat yang tersisa; bait ٥١ memberi batas, sedangkan bait ٦٦ membahas nun secara khusus.

Intisari & faedah
  1. Idgham menggabungkan pelafalan dengan tasydid pada huruf kedua.
  2. Kedekatan makhraj saja tidak cukup untuk menentukan seluruh hukum bacaan.
Praktik & kesalahan

Latihan praktik

Membaca qul rabbi pada QS Al-Isra: ٢٤.

Cara membaca / memahami

Masukkan lam sukun ke ra sehingga terdengar qur-rabbi, tanpa ghunnah tambahan pada lam-ra.

Yang perlu diperhatikan

Jangan menyamakan semua pertemuan lam-ra dengan kasus yang memiliki sakt dalam riwayat Hafsh.

Dalil & rujukan

Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.

QS Al-Isra: ٢٤

Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran

Baca teks ayat

وَٱخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ ٱلذُّلِّ مِنَ ٱلرَّحْمَةِ وَقُل رَّبِّ ٱرْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِى صَغِيرًۭا

Inti makna

Anak diminta merendahkan diri dengan kasih kepada orang tua dan mendoakan rahmat bagi keduanya sebagaimana mereka merawatnya saat kecil.

Kaitan dengan bait

Qul rabbi memperlihatkan idgham lam ke ra pada bacaan sambung.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Mengapa bait ٥٠ tidak boleh menjadi alasan mengidghamkan semua huruf yang berdekatan?

Lihat pembahasan jawaban

Karena penerapannya mengikuti riwayat dan memiliki rincian serta pengecualian, termasuk yang disebut bait berikutnya.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

وأولى

dan yang pertama dari masing-masing

مثل وجنس

pasangan sama dan sejenis

إن سكن

jika sukun

أدغم

idghamkanlah

كقل رب

seperti qul rabbi

وبل لا

dan bal la

وأبن

dan jelaskanlah

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal ١

وَأَوْلَى مِثْلٍ وَجِنْسٍ إِنْ سَكَنْ

Buka penggal ٢

أَدْغِمْ كَقُل رَّبِّ وَبَل لَّا وَأَبِنْ

Arab٢٢
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 50 — Memahami idgham huruf yang bertemuNaskah 1 · materi pendamping 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan