Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Jazariyyah · Bait ٥٢
Koleksi belajar
TAJWID AL-QUR’AN · BAIT ١–١٠٩

Matan Jazariyyah

Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari

المُقَدِّمَةُ الْجَزَرِيَّة

Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.

Buka syarah Arab →
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Dhad–zha dan keluarga lafaz zha · Bait ٥٢ dari ١٠٩

Mufradat · arti kata dan frasa
والضاد
dan dhad
باستطالة ومخرج
dengan istithalah dan makhraj
ميز
bedakanlah
من الظاء
dari zha
وكلها تجي
dan semuanya datang
Terjemahan bait ٥٢

Bedakan dhad dari zha melalui sifat istithalah dan makhrajnya; seluruh kelompok lafaz berhuruf zha akan disebutkan berikut ini.

Syarah · keterangan lengkap

Dua pembeda utama

Dhad dan zha sama-sama memiliki isti‘la, ithbaq, jahr, dan rikhwah. Kemiripan sifat ini dapat membuat telinga pemula menganggap keduanya sama. Nazam menekankan dua pembeda: dhad memiliki istithalah dan keluar dari tepi lidah dengan daerah geraham atas; zha keluar dari ujung lidah dengan ujung gigi seri atas.

Istithalah bukan menambah mad

Istithalah adalah sifat memanjangnya daerah tekanan atau rambatan bunyi dhad sepanjang tepi lidah. Istilah ini tidak berarti setiap dhad harus dibaca dua, empat, atau enam harakat. Dhad berharakat tetap mengikuti ukuran harakatnya, sedangkan dhad sukun memberi ruang bagi sifatnya tanpa menghasilkan vokal tambahan. Praktiknya paling baik dicocokkan langsung kepada guru.

Mengapa yang didaftar adalah zha

Kata-kata Al-Qur’an dengan zha lebih terbatas sehingga lebih mudah dikelompokkan sebagai pengingat. Bait ٥٣–٥٩ merangkum keluarga lafaz dan beberapa pengecualian yang tampak mirip. Kata “seluruhnya” di sini menunjuk kelompok lafaz zha yang sedang dihimpun, bukan semua kata bahasa Arab atau jaminan bahwa hafalan daftar menggantikan pemeriksaan mushaf.

Latihan dua lapis

Pertama, bedakan bunyi dhad dan zha dengan pengawasan makhraj. Kedua, kenali ejaan dan makna kata sehingga tidak tertukar ketika membaca. Seorang pembaca dapat mengetahui ejaan tetapi belum tepat mengucapkannya, atau sebaliknya. Jangan mengganti dhad dengan dal tebal atau zha hanya karena lebih mudah; latih bertahap tanpa memaksa rahang.

Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ٧٠ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.

Buka pembahasan sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

Syarah Arab · الشرح العربيّ

تمييزُ الضاد من الظاء

الضاد والظاء تشتركان في التَّفخيم وَالإِطباق، لكن مخرجيهما مختلفان: الضاد من حافّة اللِّسان مع الأَضراس، والظاء من طرفه مع أطراف الثَّنايا العُليا. وللضاد استطالة. لا تجعل الفَرْق مجرد قوّة في الصَّوت. سيجمع النّاظِم أصول كَلِمات الظاء في القُرآن ليساعدك على ضبط الحَرْف الصَّحيح عند القِراءة.

افتح الدرس والتدريب
I‘rab & tarkib

I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.

الضاد باستطالة ومخرج ميز

Al-dhada menjadi maf‘ul bih yang didahulukan bagi mayyiz. Bi-istithalatin dan makhrajin menunjukkan sarana pembedaan yang diperintahkan.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

ميز

Akar
م ي ز
Pola / bentuk
فعّل، يفعّل

Mayyaza–yumayyizu berarti membedakan dengan jelas; mayyiz ialah bentuk perintah.

Hubungan bait

Makhraj dhad dan zha telah diperkenalkan; bait ini menghubungkannya dengan istithalah dan pertemuan kedua huruf.

Intisari & faedah
  1. Dhad berbeda dari zha melalui makhraj dan istithalah.
  2. Daftar lafaz membantu ejaan, sedangkan ketepatan bunyi memerlukan latihan.
Praktik & kesalahan

Latihan praktik

Membaca anqadha zhahraka pada QS Asy-Syarh: ٣.

Cara membaca / memahami

Tempatkan dhad pada tepi lidah lalu zha pada ujung lidah, tanpa meleburkan keduanya.

Yang perlu diperhatikan

Jangan menyamakan dhad dengan zha atau dal yang sekadar ditebalkan.

Dalil & rujukan

Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.

QS Asy-Syarh: ٣

Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran

Baca teks ayat

ٱلَّذِىٓ أَنقَضَ ظَهْرَكَ

Inti makna

Beban yang disebut dalam rangkaian ayat itu terasa memberatkan punggung.

Kaitan dengan bait

Dhad dan zha berada berdekatan sehingga perbedaan makhrajnya dapat dipraktikkan.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Apakah istithalah berarti dhad harus selalu dipanjangkan seperti huruf mad?

Lihat pembahasan jawaban

Tidak. Istithalah merupakan sifat keluarnya dhad, bukan ukuran panjang mad.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

والضاد

dan dhad

باستطالة ومخرج

dengan istithalah dan makhraj

ميز

bedakanlah

من الظاء

dari zha

وكلها تجي

dan semuanya datang

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal ١

وَالضَّادَ بِاسْتِطَالَةٍ وَمَخْرَجِ

Buka penggal ٢

مَيِّزْ مِنَ الظَّاءِ وَكُلُّهَا تَجِي

Arab٢٢
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 52 — Membedakan dhad dan zhaNaskah 1 · materi pendamping 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan