Matan Jazariyyah
Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari
Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.
Buka syarah Arab →Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Lafaz zha dan pengecualian dhad · Bait ٥٥ dari ١٠٩
Mufradat · arti kata dan frasa
- أظفر
- memberi kemenangan
- ظنا
- dugaan
- كيف جا
- bagaimanapun bentuknya datang
- وعظ
- berilah nasihat
- سوى عضين
- selain ‘idhin
- ظل النحل
- zhalla dalam An-Nahl
- زخرف سوا
- dan Az-Zukhruf adalah sama
Terjemahan bait ٥٥
Termasuk pula azhfara, keluarga zhann dalam berbagai bentuknya, dan wa‘zh—kecuali ‘idhin; lafaz zhalla dalam An-Nahl dan Az-Zukhruf sama-sama memakai zha.
Syarah · keterangan lengkap
Kemenangan dan keluarga zhann
Azhfara menunjuk pemberian kemenangan, seperti azhfarakum dalam QS Al-Fath: ٢٤; ejaan utuhnya أظفركم. Zhann dan turunannya memakai zha. Maknanya tidak selalu “dugaan yang lemah”: konteks ayat dapat menunjukkan sangkaan, keyakinan, atau tuduhan. Pelajaran huruf perlu disertai pemahaman konteks agar terjemahan tidak memaksakan satu arti pada setiap kemunculan akar kata.
Nasihat bukan ‘idhin
Wa‘zh ialah nasihat yang mengingatkan dan menyentuh hati, misalnya maw‘izhah. ‘Idhin dalam QS Al-Hijr: ٩١ memakai dhad dan bermakna bagian-bagian atau pecahan dalam konteks perlakuan terhadap Al-Qur’an. Pengecualian nazam berfungsi mencegah kekeliruan bunyi; ‘idhin bukan turunan wa‘zh yang tiba-tiba berubah huruf. Akar dan maknanya memang berbeda.
Dua zhalla yang sejajar
QS An-Nahl: ٥٨ dan Az-Zukhruf: ١٧ sama-sama memuat zhalla wajhuhu muswaddan. Nazam menyebut keduanya bersama karena susunan lafaznya sama. Zhalla di sini menggambarkan keadaan wajah yang menjadi atau tetap menghitam karena respons buruk yang diceritakan ayat. Hurufnya zha, berbeda dari dhalla yang berkaitan dengan tersesat atau hilang.
Cara memakai daftar
Tuliskan pasangan wa‘zh–‘idhin dan zhalla–dhalla, lalu tandai huruf yang berbeda. Setelah mengenali ejaan, baca dalam potongan ayat yang cukup untuk memahami maknanya. Jangan menjadikan bentuk singkat nazam sebagai pengganti teks ayat. Dengan cara ini hafalan daftar membantu ketelitian, sementara latihan makhraj menjaga agar ejaan yang benar menghasilkan bunyi yang benar pula.
Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ٧٤ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.
Buka pembahasan sumber ↗Syarah Arab · الشرح العربيّ
I‘rab & tarkib
I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.
كيف جا
Kayfa menunjukkan keadaan: dalam bentuk apa pun keluarga kata itu datang. Ja adalah bentuk ja’a yang disesuaikan dalam pelafalan nazam.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Daftar ini menghubungkan keluarga zha dengan pengecualian dhad yang mirip bunyinya.
Intisari & faedah
- ‘Idhin memakai dhad dan bukan turunan wa‘zh.
- Zhalla pada An-Nahl: ٥٨ dan Az-Zukhruf: ١٧ memakai zha.
Praktik & kesalahan
Latihan praktik
Membandingkan maw‘izhah dengan ‘idhin.
Cara membaca / memahami
Baca zha pada kata nasihat dan dhad pada ‘idhin sesuai makhraj masing-masing.
Yang perlu diperhatikan
Jangan mengambil kesamaan beberapa bunyi sebagai bukti kesamaan akar kata.
Dalil & rujukan
Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.
QS Al-Hijr: ٩١
Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran
Baca teks ayat
ٱلَّذِينَ جَعَلُوا۟ ٱلْقُرْءَانَ عِضِينَ
Inti makna
Ayat menyebut orang-orang yang memperlakukan Al-Qur’an sebagai bagian-bagian yang dipecah menurut sikap mereka.
Kaitan dengan bait
‘Idhin merupakan pengecualian yang memakai dhad.
Buka sumber lengkap ↗QS An-Nahl: ٥٨
Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran
Baca teks ayat
وَإِذَا بُشِّرَ أَحَدُهُم بِٱلْأُنثَىٰ ظَلَّ وَجْهُهُۥ مُسْوَدًّۭا وَهُوَ كَظِيمٌۭ
Inti makna
Ayat mengecam reaksi seseorang yang wajahnya menghitam dan menahan marah ketika mendapat kabar kelahiran anak perempuan.
Kaitan dengan bait
Zhalla wajhuhu muswaddan menjadi salah satu pasangan contoh yang disebut nazam.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Apakah ‘idhin merupakan bentuk lain wa‘zh?
Lihat pembahasan jawaban
Tidak. Nazam menyandingkannya untuk mencegah tertukar; akar, huruf, dan maknanya berbeda.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
أظفر
memberi kemenangan
ظنا
dugaan
كيف جا
bagaimanapun bentuknya datang
وعظ
berilah nasihat
سوى عضين
selain ‘idhin
ظل النحل
zhalla dalam An-Nahl
زخرف سوا
dan Az-Zukhruf adalah sama
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal ١
أَظْفَرَ ظَنًّا كَيْفَ جَا وَعِظْ سِوَى
Buka penggal ٢
عِضِينَ ظَلَّ النَّحْلِ زُخْرُفٍ سَوَا
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 55 — Zha pada kemenangan, dugaan, dan nasihatNaskah 1 · materi pendamping 1
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.
الوَعْظ غير عِضِين
«أَظْفَرَ» و«ظَنَّ» ومشتقّاتهما بالظاء، وكذلك الوَعْظ وهو التذكير بِالخَيْر. أمّا «عِضِينَ» في الحجر: ٩١ فبالضاد، ومعناها أجزاء متفرّقة؛ وليست من مادة الوعظ. ويشير «ظلّ» إلى مواضعه في النحل والزخرف. معرفة أصل الكَلِمة تمنع أن نخدع بتشابه الصَّوت أو قرب الحُروف.
افتح الدرس والتدريب