Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Jazariyyah · Bait ٥٨
Koleksi belajar
TAJWID AL-QUR’AN · BAIT ١–١٠٩

Matan Jazariyyah

Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari

المُقَدِّمَةُ الْجَزَرِيَّة

Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.

Buka syarah Arab →
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Lafaz zha dan pengecualian dhad · Bait ٥٨ dari ١٠٩

Mufradat · arti kata dan frasa
إلا بويل
kecuali pada surah Wayl
هل
Hal
وأولى ناضره
dan nadhirah yang pertama
والغيظ
dan keluarga marah
لا الرعد وهود
bukan yang dalam Ar-Ra‘d dan Hud
قاصره
dengan huruf yang pendek batangnya, yaitu dhad
Terjemahan bait ٥٨

Kecualikan lafaz pada surah Wayl, Hal, dan nadhirah yang pertama; keluarga ghayzh memakai zha, sedangkan yang terdapat dalam Ar-Ra‘d dan Hud memakai dhad.

Syarah · keterangan lengkap

Dua nama surah berupa pembuka

Wayl menunjuk Al-Muthaffifin yang diawali waylun, dengan contoh nadhrata an-na‘im pada ayat ٢٤. Hal menunjuk Al-Insan yang diawali hal ata, dengan nadhratan wa sururan pada ayat ١١. Keduanya memakai dhad karena berasal dari keluarga nadharah, kesegaran atau kecerahan wajah; bukan nazhar yang berarti melihat.

Yang pertama di Al-Qiyamah

QS Al-Qiyamah: ٢٢ berbunyi wujuhun yawma’idhin nadhirah dengan dhad, menggambarkan wajah berseri. Ayat ٢٣ memuat ila rabbiha nazhirah dengan zha, “memandang kepada Tuhannya”. Sebutan “yang pertama” dalam nazam sangat penting karena dua kata yang hampir sama berada berurutan. Ejaan, makhraj, dan makna ketiganya perlu dipelajari bersama.

Ghayzh dan dua ghaydh

Ghayzh berarti kemarahan dan memakai zha. QS Ar-Ra‘d: ٨ memuat taghidhu al-arham, sedangkan QS Hud: ٤٤ memuat ghidha al-ma’. Dua lafaz terakhir memakai dhad dan terkait berkurangnya sesuatu, bukan marah. Istilah qashirah pada nazam mengisyaratkan pembedaan tulisan dhad dari zha yang bertangkai, bukan perintah memendekkan mad pada seluruh kata tersebut.

Pengecualian untuk mencegah salah kelompok

Kata-kata ini disebut sebagai pengecualian secara pembelajaran karena terdengar mirip, bukan berarti satu akar berubah huruf tanpa alasan. Latih pasangan nadhirah–nazhirah dan ghayzh–ghaydh secara bergantian. Setelah bunyi dapat dibedakan, gunakan ayat lengkap untuk memastikan maknanya. Jangan hanya menghafal padanan Latin, sebab beberapa sistem transliterasi menuliskan kedua huruf secara kurang berbeda.

Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ٧٧ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.

Buka pembahasan sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

Syarah Arab · الشرح العربيّ

النَّضارة والغَيْض

النَّضارة، أي الحسن والبهجة، بالضاد في المطففين: ٢٤، والإنسان: ١١، وفي «نَاضِرَةٌ» الأولى بالقيامة: ٢٢. أمّا «نَاظِرَةٌ» بعدها فبالظاء. والغَيْظ، وهو شدّة الغضب، بالظاء؛ والغَيْض، وهو النقص، بالضاد في الرعد: ٨ وهود: ٤٤. المَعنى الصَّحيح دليل مهمّ على الحَرْف الصَّحيح.

افتح الدرس والتدريب
I‘rab & tarkib

I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.

وأولى ناضره

Ula berarti yang pertama dari dua lafaz yang menyerupai nadhirah dalam rangkaian ayat Al-Qiyamah; bukan berarti semua kata pertama dalam suatu surah.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

ناضرة

Akar
ن ض ر
Pola / bentuk
فاعلة

Nadhirah adalah bentuk sifat feminin dari keluarga nadharah, segar atau berseri; berbeda akar dari nazhirah, yang melihat.

Hubungan bait

Bait ini membatasi daftar nazhar dan ghayzh sekaligus menguatkan pembedaan makhraj dhad-zha.

Intisari & faedah
  1. Nadhirah pertama pada Al-Qiyamah memakai dhad, sedangkan nazhirah berikutnya memakai zha.
  2. Ghidha al-ma’ berarti air menyusut, bukan air marah.
Praktik & kesalahan

Latihan praktik

Membaca QS Al-Qiyamah: ٢٢–٢٣ berurutan.

Cara membaca / memahami

Ucapkan dhad pada nadhirah dan zha pada nazhirah sambil memperhatikan perubahan maknanya.

Yang perlu diperhatikan

Jangan menyalin pengucapan kata pertama ke kata kedua hanya karena ejaannya mirip.

Dalil & rujukan

Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.

QS Al-Qiyamah: ٢٢

Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran

Baca teks ayat

وُجُوهٌۭ يَوْمَئِذٍۢ نَّاضِرَةٌ

Inti makna

Pada hari itu ada wajah-wajah yang berseri.

Kaitan dengan bait

Nadhirah dengan dhad menggambarkan wajah yang berseri.

Buka sumber lengkap ↗

QS Al-Qiyamah: ٢٣

Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran

Baca teks ayat

إِلَىٰ رَبِّهَا نَاظِرَةٌۭ

Inti makna

Wajah-wajah tersebut memandang kepada Tuhannya.

Kaitan dengan bait

Nazhirah dengan zha menjadi pasangan pembeda langsung.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Mengapa nazam menyebut nadhirah “yang pertama”?

Lihat pembahasan jawaban

Karena pada Al-Qiyamah: ٢٢ digunakan dhad, sedangkan kata serupa pada ayat ٢٣ menggunakan zha.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

إلا بويل

kecuali pada surah Wayl

هل

Hal

وأولى ناضره

dan nadhirah yang pertama

والغيظ

dan keluarga marah

لا الرعد وهود

bukan yang dalam Ar-Ra‘d dan Hud

قاصره

dengan huruf yang pendek batangnya, yaitu dhad

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal ١

إِلَّا بِوَيْلٌ هَلْ وَأُولَى نَاضِرَهْ

Buka penggal ٢

وَالْغَيْظِ لَا الرَّعْدِ وَهُودٍ قَاصِرَهْ

Arab٢٢
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 58 — Nadharah dan ghaydh bukan nazhar dan ghayzhNaskah 1 · materi pendamping 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan