Matan Jazariyyah
Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari
Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.
Buka syarah Arab →Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Pertemuan huruf yang sulit · Bait ٦٠ dari ١٠٩
Mufradat · arti kata dan frasa
- وإن تلاقيا
- dan jika keduanya bertemu
- البيان لازم
- kejelasan itu diperlukan
- أنقض ظهرك
- anqadha zhahraka
- يعض الظالم
- ya‘adhdhu azh-zhalim
Terjemahan bait ٦٠
Apabila dhad dan zha bertemu, kejelasan masing-masing wajib dijaga, seperti pada anqadha zhahraka dan ya‘adhdhu azh-zhalim.
Syarah · keterangan lengkap
Menerapkan pembedaan secara nyata
Bait ٥٢ menetapkan pembedaan dhad dan zha; bait ini mengujinya ketika keduanya berdekatan dalam bacaan. Pada anqadha zhahraka di QS Asy-Syarh: ٣, dhad langsung diikuti zha. Lidah harus berpindah dari daerah tepi menuju ujungnya. Menyamakan kedua makhraj akan membuat salah satu huruf kehilangan identitasnya.
Pertemuan melalui lam syamsiyyah
Pada ya‘adhdhu azh-zhalimu dalam QS Al-Furqan: ٢٧, secara tulisan ada alif-lam sebelum zha. Dalam bacaan sambung, hamzah washal tidak dibaca dan lam ta‘rif masuk ke zha. Akibatnya bunyi dhad bertemu zha yang bertasydid. Tasydid dhad pada ya‘adhdhu dan tasydid zha pada azh-zhalim sama-sama harus terjaga.
Izhar tidak memerlukan jeda tambahan
Menjelaskan dua huruf bukan berarti berhenti sesaat di antaranya dengan napas baru atau menyisipkan vokal. Bacaan tetap mengalir, tetapi makhraj berpindah secara tepat. Dhad tidak dilebur menjadi zha, dan zha tidak ditarik ke makhraj dhad. Mulailah dengan tempo lambat untuk melatih gerak lidah, kemudian sambungkan dalam tempo yang wajar.
Sikap terhadap proses belajar
Perubahan huruf dapat mengubah lafaz dan makna sehingga layak diperbaiki dengan sungguh-sungguh. Namun penilaian terhadap orang tertentu—termasuk kemampuan, kesengajaan, dan hukum ibadahnya—memerlukan rincian yang tidak dapat disimpulkan dari satu rekaman pendek. Fokus latihan di sini adalah mengenali kekeliruan dan memperbaikinya bersama guru, bukan menghakimi orang yang masih berusaha belajar.
Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ٧٩ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.
Buka pembahasan sumber ↗Syarah Arab · الشرح العربيّ
I‘rab & tarkib
I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.
وإن تلاقيا البيان لازم
In adalah syarat; talaqaya memakai alif tatsniyah yang menunjuk dhad dan zha. Al-bayanu lazim adalah jawaban bermakna kejelasan keduanya harus dijaga.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Makhraj dua huruf diterapkan dalam pertemuan nyata, lalu diperluas ke pertemuan dengan tha dan ta.
Intisari & faedah
- Dhad dan zha tidak dilebur hanya karena berdampingan.
- Pada ya‘adhdhu azh-zhalim, tasydid kedua huruf harus terjaga.
Praktik & kesalahan
Latihan praktik
Membaca anqadha zhahraka perlahan lalu menyambungnya.
Cara membaca / memahami
Bedakan daerah tepi lidah untuk dhad dan ujung lidah untuk zha tanpa jeda buatan.
Yang perlu diperhatikan
Jangan menambah vokal atau menghilangkan salah satu huruf untuk memudahkan transisi.
Dalil & rujukan
Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.
QS Asy-Syarh: ٣
Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran
Baca teks ayat
ٱلَّذِىٓ أَنقَضَ ظَهْرَكَ
Inti makna
Beban yang disebut dalam rangkaian ayat itu terasa memberatkan punggung.
Kaitan dengan bait
Anqadha zhahraka menjadi contoh pertama dalam nazam.
Buka sumber lengkap ↗QS Al-Furqan: ٢٧
Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran
Baca teks ayat
وَيَوْمَ يَعَضُّ ٱلظَّالِمُ عَلَىٰ يَدَيْهِ يَقُولُ يَٰلَيْتَنِى ٱتَّخَذْتُ مَعَ ٱلرَّسُولِ سَبِيلًۭا
Inti makna
Orang zalim pada hari itu menyesal dan berharap dahulu mengikuti jalan bersama Rasul.
Kaitan dengan bait
Ya‘adhdhu azh-zhalimu menjadi contoh kedua yang melibatkan lam syamsiyyah.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Mengapa ya‘adhdhu azh-zhalim termasuk contoh pertemuan dhad-zha walaupun tertulis alif-lam?
Lihat pembahasan jawaban
Karena saat washal hamzah washal gugur dan lam ta‘rif diidghamkan ke zha, sehingga kedua bunyi berhadapan.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
وإن تلاقيا
dan jika keduanya bertemu
البيان لازم
kejelasan itu diperlukan
أنقض ظهرك
anqadha zhahraka
يعض الظالم
ya‘adhdhu azh-zhalim
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal ١
وَإِنْ تَلَاقَيَا الْبَيَانُ لَازِمُ
Buka penggal ٢
أَنْقَضَ ظَهْرَكَ يَعَضُّ الظَّالِمُ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 60 — Dhad dan zha ketika berdampinganNaskah 1 · materi pendamping 1
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.
الضادُ بجوار الظاء
إذا اجتمعت الضاد والظاء، فاحفظ لكل واحدة مخرجها وصفاتها، مثل «أَنْقَضَ ظَهْرَكَ» و«يَعَضُّ الظَّالِمُ». لا تدغم إحداهما في الأخرى، ولا تجعل الحرفين صوتًا واحدًا. تدرّب على الكلمتين ببطء، ثم اقرأهما متصلتين بسرعة معتدلة، واسأل المعلّم هل بقي الفَرْق واضحًا عند الوَصْل.
افتح الدرس والتدريب