Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Jazariyyah · Bait ٦٦
Koleksi belajar
TAJWID AL-QUR’AN · BAIT ١–١٠٩

Matan Jazariyyah

Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari

المُقَدِّمَةُ الْجَزَرِيَّة

Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.

Buka syarah Arab →
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Nun sukun dan tanwin · Bait ٦٦ dari ١٠٩

Mufradat · arti kata dan frasa
فعند حرف الحلق
maka di hadapan huruf tenggorokan
أظهر
jelaskanlah
وادغم
dan idghamkanlah
في اللام والرا
ke lam dan ra
لا بغنة
tanpa dengung
لزم
yang ditetapkan
Terjemahan bait ٦٦

Jelaskan nun sukun dan tanwin ketika bertemu huruf tenggorokan; idghamkan keduanya ke lam dan ra tanpa ghunnah sesuai ketentuannya.

Syarah · keterangan lengkap

Enam huruf izhar

Huruf halqi adalah hamzah, ha ه, ‘ain, ha ح, ghain, dan kha. Ketika nun sukun atau tanwin bertemu salah satunya, nun dibaca jelas dari makhrajnya tanpa dengung panjang buatan. Contoh an‘amta mengandung nun sebelum ‘ain; min khayr mengandung nun sebelum kha. Jelas tidak berarti memberi harakat pada nun yang sukun.

Lam dan ra menerima idgham

Pada nun sukun atau tanwin yang bertemu lam atau ra dalam sambungan yang berlaku hukumnya, nun masuk ke huruf berikutnya tanpa mempertahankan ghunnah. Contohnya min rabbihim dan hudan lil-muttaqin. Hasilnya ra atau lam terdengar bertasydid. Hindari mendengungkan ra dan lam seolah-olah keduanya berubah menjadi nun.

Pengecualian karena sakt

Pada man raq dalam QS Al-Qiyamah: ٢٧, Hafsh melalui jalur Syathibiyyah membaca sakt pada nun: henti singkat tanpa mengambil napas. Sakt ini menghalangi idgham biasa ke ra. Karena itu pengetahuan huruf saja belum cukup; tanda dan riwayat sakt juga diperhatikan. Contoh khusus ini membantu memahami mengapa rumus ringkas tetap memerlukan talaqqi.

Perbandingan suara

Bandingkan min ‘ilmin dengan min rabbihim. Pada yang pertama lidah membentuk nun yang jelas sebelum berpindah ke ‘ain; pada yang kedua nun tidak diucapkan terpisah dan ra dibaca bertasydid tanpa ghunnah. Gunakan tempo teratur agar perbedaannya tidak kabur. Jangan menjadikan izhar sebagai jeda napas atau idgham sebagai penghilangan durasi tasydid.

Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ٨٦ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.

Buka pembahasan sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

Syarah Arab · الشرح العربيّ

الإظهارُ وَالإِدغام بلا غُنّة

حُروف الحَلْق الستّة: الهَمْزة والهاء والعين والحاء والغين والخاء. تظهر عندها النون السّاكِنة والتنوين، من غير غُنّة مطوّلة زائدة. وعند اللام والراء يُدغمان بلا غُنّة في مَواضع الإِدغام. ويُستثنى في حفص «مَنْ رَاقٍ» عند السكت المرويّ؛ فلا ندغم النون فيه متجاوزين حُكْم السكت.

افتح الدرس والتدريب
I‘rab & tarkib

I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.

فعند حرف الحلق أظهر

‘Inda adalah zharaf yang didahulukan; harf al-halq bermakna jenis huruf tenggorokan, sehingga mencakup enam huruf yang telah dipelajari.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

ادغم

Akar
د غ م
Pola / bentuk
افتعل

Iddaghim adalah bentuk perintah yang digunakan sebagai varian bentuk adghim; keduanya mengarah pada memasukkan huruf dalam pelafalan.

Hubungan bait

Makhraj tenggorokan membantu memahami izhar, sedangkan idgham nun dirinci menurut ghunnahnya.

Intisari & faedah
  1. Izhar halqi berlaku pada enam huruf tenggorokan.
  2. Lam-ra menerima idgham tanpa ghunnah, dengan perhatian pada kasus sakt yang diriwayatkan.
Praktik & kesalahan

Latihan praktik

Membaca min rabbihim pada QS Al-Baqarah: ٥.

Cara membaca / memahami

Masukkan nun ke ra dan jaga tasydid ra tanpa dengung tambahan.

Yang perlu diperhatikan

Jangan memakai pola ini pada man raq ketika membaca jalur Hafsh yang mensaktkannya.

Dalil & rujukan

Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.

QS Al-Baqarah: ٥

Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran

Baca teks ayat

أُو۟لَٰٓئِكَ عَلَىٰ هُدًۭى مِّن رَّبِّهِمْ ۖ وَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ

Inti makna

Mereka berada dalam bimbingan Tuhan dan memperoleh keberuntungan.

Kaitan dengan bait

Min rabbihim menjadi contoh idgham tanpa ghunnah.

Buka sumber lengkap ↗

QS Al-Qiyamah: ٢٧

Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran

Baca teks ayat

وَقِيلَ مَنْ ۜ رَاقٍۢ

Inti makna

Dalam gambaran saat menjelang kematian, terdengar pertanyaan tentang siapa yang dapat menyembuhkan.

Kaitan dengan bait

Man raq menunjukkan pentingnya memperhatikan sakt sesuai riwayat.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Apakah man raq selalu dibaca idgham hanya karena nun bertemu ra?

Lihat pembahasan jawaban

Tidak. Dalam acuan Hafsh melalui Syathibiyyah terdapat sakt yang menghalangi idgham pada tempat itu.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

فعند حرف الحلق

maka di hadapan huruf tenggorokan

أظهر

jelaskanlah

وادغم

dan idghamkanlah

في اللام والرا

ke lam dan ra

لا بغنة

tanpa dengung

لزم

yang ditetapkan

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal ١

فَعِنْدَ حَرْفِ الْحَلْقِ أَظْهِرْ وَادَّغِمْ

Buka penggal ٢

فِي اللَّامِ وَالرَّا لَا بِغُنَّةٍ لَزِمْ

Arab٢٢
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 66 — Izhar halqi dan idgham tanpa ghunnahNaskah 1 · materi pendamping 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan