Matan Jazariyyah
Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari
Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.
Buka syarah Arab →Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Nun sukun dan tanwin · Bait ٦٨ dari ١٠٩
Mufradat · arti kata dan frasa
- والقلب
- dan pembalikan
- عند البا
- di hadapan ba
- بغنة
- dengan dengung
- كذا الإخفا
- demikian pula penyamaran
- لدى باقي الحروف
- di hadapan huruf-huruf yang tersisa
- أخذا
- diterima melalui pengajaran
Terjemahan bait ٦٨
Qalb berlaku sebelum ba dengan ghunnah; demikian pula ikhfa dengan ghunnah diterima pada huruf-huruf yang tersisa.
Syarah · keterangan lengkap
Iqlab menjadi mim yang disamarkan
Ketika nun sukun atau tanwin bertemu ba, bunyi nun berubah menjadi mim dengan ikhfa dan ghunnah. Contohnya min ba‘di dan sami‘un bashir. Mim kecil pada sebagian mushaf membantu menandai hukum ini. Perubahan tersebut berlaku dalam pelafalan yang diriwayatkan; tulisan dasar kata dan arti bahasanya tidak diganti menjadi kata baru.
Huruf ikhfa yang tersisa
Setelah enam huruf izhar, enam huruf idgham, dan ba untuk iqlab, tersisa lima belas huruf ikhfa: ta, tsa, jim, dal, dzal, zai, sin, syin, shad, dhad, tha, zha, fa, qaf, dan kaf. Ikhfa mempertahankan ghunnah sambil mengurangi kejelasan makhraj nun; huruf tujuan tidak dibuat bertasydid seperti idgham penuh.
Menyiapkan makhraj berikutnya
Saat ikhfa, alat ucap bersiap menuju huruf sesudah nun. Karena itu karakter ghunnah mengikuti konteks tebal-tipis huruf yang dihadapi menurut kaidah performanya. Pada min qabli dan min syarr, persiapan lidah berbeda. Jangan memaksakan satu posisi lidah kaku untuk semua huruf, dan jangan mengubah setiap ikhfa menjadi bunyi “ng” bahasa Indonesia.
Menguji tiga bunyi yang berbeda
Bandingkan min ‘ilmin untuk izhar, min rabbihim untuk idgham, min ba‘di untuk iqlab, dan min syarr untuk ikhfa. Keempatnya harus dapat dibedakan tanpa menambah harakat pada nun. Kata ukhidza mengingatkan bahwa cara membaca diterima dari ahli; deskripsi teks membantu memahami, sedangkan kualitas dengung dan transisi perlu dicocokkan melalui pendengaran.
Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ٩٠ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.
Buka pembahasan sumber ↗Syarah Arab · الشرح العربيّ
I‘rab & tarkib
I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.
لدى باقي الحروف
Lada adalah zharaf; baqi al-huruf menunjuk huruf yang belum masuk tiga kelompok sebelumnya, bukan seluruh huruf selain ba saja.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Iqlab menghasilkan mim yang disamarkan sebelum ba, sedangkan ikhfa melengkapi empat hukum nun dan tanwin.
Intisari & faedah
- Nun atau tanwin sebelum ba berubah bunyi menjadi mim yang disamarkan.
- Ikhfa berlaku pada lima belas huruf yang tersisa setelah tiga kelompok lainnya.
Praktik & kesalahan
Latihan praktik
Membaca min syarri pada QS Al-Falaq: ٢.
Cara membaca / memahami
Samarkan nun dengan ghunnah sambil menyiapkan makhraj syin, lalu keluarkan syin tanpa tasydid tambahan.
Yang perlu diperhatikan
Jangan membaca nun sangat jelas, mengubahnya menjadi “ng”, atau memasukkannya penuh ke syin.
Dalil & rujukan
Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.
QS Al-Falaq: ٢
Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran
Baca teks ayat
مِن شَرِّ مَا خَلَقَ
Inti makna
Permohonan perlindungan dari keburukan makhluk yang diciptakan Allah.
Kaitan dengan bait
Min syarri menjadi contoh ikhfa sebelum syin.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Berapa huruf ikhfa haqiqi dan mengapa disebut huruf yang tersisa?
Lihat pembahasan jawaban
Lima belas; mereka tersisa setelah enam huruf izhar, enam huruf idgham, dan satu huruf iqlab dikeluarkan.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
والقلب
dan pembalikan
عند البا
di hadapan ba
بغنة
dengan dengung
كذا الإخفا
demikian pula penyamaran
لدى باقي الحروف
di hadapan huruf-huruf yang tersisa
أخذا
diterima melalui pengajaran
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal ١
وَالْقَلْبُ عِنْدَ الْبَا بِغُنَّةٍ كَذَا
Buka penggal ٢
الْإِخْفَا لَدَى بَاقِي الْحُرُوفِ أُخِذَا
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 68 — Iqlab dan lima belas huruf ikhfaNaskah 1 · materi pendamping 1
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.
القَلْب وَالإِخفاء
عند الباء تُقلب النون السّاكِنة أو التنوين ميمًا مخفاة مع غُنّة، مثل «مِنْ بَعْدِ». وعند الحُروف الخمسة عشر الباقية يكون الإِخفاء: ت، ث، ج، د، ذ، ز، س، ش، ص، ض، ط، ظ، ف، ق، ك. في الإِخفاء لا نظهر النون إظهارًا كاملًا ولا ندغمها؛ ونتهيّأ لمخرج الحَرْف التالي.
افتح الدرس والتدريب