Matan Jazariyyah
Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari
Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.
Buka syarah Arab →Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Waqaf dan ibtida · Bait ٧٤ dari ١٠٩
Mufradat · arti kata dan frasa
- والابتداء
- dan memulai bacaan
- وهي تقسم إذن
- dan ia kemudian dibagi
- ثلاثة
- menjadi tiga
- تام
- sempurna
- وكاف
- dan mencukupi
- وحسن
- dan baik
Terjemahan bait ٧٤
Juga pengetahuan tentang memulai bacaan; tempat-tempat berhenti yang layak itu dibagi menjadi tiga: tam, kafi, dan hasan.
Syarah · keterangan lengkap
Ibtida sama pentingnya
Berhenti yang baik belum menjamin permulaan sesudahnya juga baik. Ibtida berarti memulai atau mengulang bacaan dari suatu tempat. Sebuah potongan dapat terdengar benar bila disambung dengan sebelumnya, tetapi menyesatkan jika dimulai sendirian. Karena itu guru memeriksa pasangan tempat berhenti dan tempat mulai, bukan salah satunya saja.
Tam, kafi, dan hasan
Tam berarti susunan telah lengkap dan hubungan dengan sesudahnya terputus pada tingkat pembahasan yang dimaksud. Kafi berarti kalimat cukup, tetapi masih ada hubungan makna dengan sesudahnya. Hasan berarti bagian yang dibaca sudah memberi pengertian, tetapi sesudahnya masih terkait secara tata bahasa. Rinciannya diterangkan bait ٧٥–٧٦.
Bukan seluruh jenis berhenti
Pembagian tiga ini mengelompokkan waqaf pada ucapan yang telah memberikan makna yang dapat dipahami. Waqaf qabih, yaitu pada susunan yang belum layak diputus, baru disebut bait ٧٧. Pembagian lain seperti ikhtibari, intizhari, ikhtiyari, dan idhthirari memakai sudut pandang berbeda, sehingga tidak perlu dianggap bertentangan dengan tiga kategori nazam.
Belajar dengan contoh yang jelas
Gunakan akhir ayat Al-Fatihah untuk memahami bahwa beberapa kata masih berhubungan sebagai sifat tetapi terdapat ketentuan khusus bagi kepala ayat. Setelah itu pelajari ayat panjang bersama guru. Jangan hanya menghafal terjemahan “sempurna, cukup, baik”; yang menentukan keputusan ialah hubungan lafaz dan makna pada tempat yang sedang dibaca.
Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ١٠٧ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.
Buka pembahasan sumber ↗Syarah Arab · الشرح العربيّ
I‘rab & tarkib
I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.
وهي تقسم إذن ثلاثة
Hiya kembali kepada pembahasan tempat berhenti; tuqsamu berbentuk pasif. Tsalatsatan menunjukkan tiga kelompok, lalu tam, kafi, dan hasan merincinya.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait ini memberi nama kategori, sedangkan bait selanjutnya menjelaskan batas dan konsekuensinya.
Intisari & faedah
- Waqaf perlu dinilai bersama ibtida sesudahnya.
- Tam, kafi, dan hasan dibedakan oleh hubungan lafaz serta makna.
Praktik & kesalahan
Latihan praktik
Membaca Al-Fatihah ayat demi ayat.
Cara membaca / memahami
Amati hubungan ar-Rahman ar-Rahim dengan ayat sebelumnya sambil mengikuti ketentuan waqaf pada kepala ayat.
Yang perlu diperhatikan
Jangan mengira semua akhir ayat pasti termasuk waqaf tam.
Dalil & rujukan
Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.
QS Al-Fatihah: ٢
Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran
Baca teks ayat
ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ
Inti makna
Segala puji ditujukan kepada Allah, Tuhan yang memelihara seluruh alam.
Kaitan dengan bait
Alhamdu lillahi rabbil-‘alamin menjadi titik latihan menilai akhir ayat dan hubungan sifat sesudahnya.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Apakah setiap akhir ayat otomatis disebut waqaf tam?
Lihat pembahasan jawaban
Tidak. Kategori tam, kafi, atau hasan ditentukan hubungan lafaz dan makna, meskipun akhir ayat memiliki pembahasan khusus.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
والابتداء
dan memulai bacaan
وهي تقسم إذن
dan ia kemudian dibagi
ثلاثة
menjadi tiga
تام
sempurna
وكاف
dan mencukupi
وحسن
dan baik
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal ١
وَالِابْتِدَاءِ وَهْيَ تُقْسَمُ إِذَنْ
Buka penggal ٢
ثَلَاثَةً تَامٌ وَكَافٍ وَحَسَنْ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 74 — Tiga kategori waqaf yang layakNaskah 1 · materi pendamping 1
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.
الوَقْف وَالابتِداء معًا
الابتِداء هو استئناف القِراءة بعد الوَقْف، ويجب أن يَحفظ المَعنى أيضًا. يَذكر النّاظِم ثلاثة أقسام للوقف الذي تمّ معناه: التامّ، والكافي، والحسن. وسيذكر القبيح بعد ذلك، فلا نظنّ أن كل مَوْضع من القُرآن صالح للوقف. اسأل نفسك دائمًا: هل تمّ الكلام، ومن أين أعود إن توقّفت؟
افتح الدرس والتدريب