Matan Jazariyyah
Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari
Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.
Buka syarah Arab →Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Rasm II: pasangan kata dengan ma · Bait ٨٤ dari ١٠٩
Mufradat · arti kata dan frasa
- فصلت النسا
- Fushshilat dan An-Nisa
- وذبح
- dan surah kisah sembelihan
- حيث ما
- haytsu ma
- وأن لم المفتوح
- dan an lam yang berhamzah fathah
- كسر إن ما
- kasrah pada inna ma
Terjemahan bait ٨٤
Lanjutannya terdapat dalam Fushshilat, An-Nisa, dan surah kisah sembelihan; pisahkan haytsu ma dan an lam yang hamzahnya fathah. Adapun inna ma yang hamzahnya kasrah berlanjut pada keterangan berikut.
Syarah · keterangan lengkap
Tiga am man berikutnya
Am man ya’ti aminan pada QS Fushshilat: ٤٠, am man yakunu ‘alayhim wakilan pada An-Nisa: ١٠٩, dan am man khalaqna pada Ash-Shaffat: ١١ melengkapi am man assasa dari bait ٨٣. Sebutan dzibh menunjuk Ash-Shaffat karena surah itu memuat kisah sembelihan pengganti. Ia bukan nama surah tambahan di luar ١١٤ surah.
Haytsu ma
Haytsu dan ma dipisahkan pada dua tempat di Al-Baqarah, ayat ١٤٤ dan ١٥٠, dalam rangkaian wa haytsu ma kuntum. Nazam menyebutnya tanpa pembatas karena dua tempat inilah yang dimaksud. Saat membaca, sambungkan sesuai makna dan kaidah; pemisahan rasm bukan perintah mengambil napas setelah haytsu.
An lam berhamzah fathah
An lam, seperti pada QS Al-An‘am: ١٣١ dan Al-Balad: ٧, ditulis terpisah. Penekanan “fathah” membedakannya dari in lam bersyarat yang berhamzah kasrah; kelompok terakhir memiliki satu tempat tersambung yang akan disebut pada bait ٩٠. Vokal kecil pada hamzah menentukan kelompok rasm, sehingga membaca daftar tanpa harakat dapat membingungkan.
Inna ma belum selesai di bait ini
Kata kasru inna ma mengawali kasus berikutnya: inna ma tu‘aduna la’atin pada QS Al-An‘am: ١٣٤, yang nama surahnya berada di awal bait ٨٥. Jangan menganggap seluruh inna ma dipisahkan. Susunan kalimat melampaui batas bait, sehingga pelajaran ini sengaja menghubungkan dua nomor untuk memperlihatkan kaidah lengkapnya.
Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ١٢٨ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.
Buka pembahasan sumber ↗Syarah Arab · الشرح العربيّ
I‘rab & tarkib
I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.
وأن لم المفتوح
Al-maftuh menjelaskan hamzah an. Kasru inna ma adalah ungkapan ringkas untuk pasangan inna-ma yang hamzahnya kasrah, dengan lokasi dilanjutkan pada bait berikut.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Empat am man diselesaikan; perbedaan fathah-kasrah akan menentukan rincian inna ma dan in lam.
Intisari & faedah
- Dzibh dalam nazam menunjuk surah Ash-Shaffat.
- An lam berfathah dibedakan dari in lam berkasrah.
Praktik & kesalahan
Latihan praktik
Menelaah an lam pada QS Al-Balad: ٧.
Cara membaca / memahami
Perhatikan fathah hamzah dan pemisahan an dari lam pada rasm.
Yang perlu diperhatikan
Jangan memindahkan hukum khusus fa-illam di Hud kepada semua an lam.
Dalil & rujukan
Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.
QS Ash-Shaffat: ١١
Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran
Baca teks ayat
فَٱسْتَفْتِهِمْ أَهُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَم مَّنْ خَلَقْنَآ ۚ إِنَّا خَلَقْنَٰهُم مِّن طِينٍۢ لَّازِبٍۭ
Inti makna
Manusia ditanya tentang kekuatan penciptaan mereka dibandingkan makhluk lain yang Allah ciptakan, dan diingatkan asal penciptaannya dari tanah liat.
Kaitan dengan bait
Am man khalaqna melengkapi daftar empat am man yang terpisah.
Buka sumber lengkap ↗QS Al-Baqarah: ١٤٤
Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran
Baca teks ayat
قَدْ نَرَىٰ تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِى ٱلسَّمَآءِ ۖ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةًۭ تَرْضَىٰهَا ۚ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ ۚ وَحَيْثُ مَا كُنتُمْ فَوَلُّوا۟ وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُۥ ۗ وَإِنَّ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَٰبَ لَيَعْلَمُونَ أَنَّهُ ٱلْحَقُّ مِن رَّبِّهِمْ ۗ وَمَا ٱللَّهُ بِغَٰفِلٍ عَمَّا يَعْمَلُونَ
Inti makna
Allah menetapkan arah kiblat menuju Masjidil Haram; kaum beriman diperintah menghadap ke arahnya di mana pun berada, dan Allah mengetahui perbuatan manusia.
Kaitan dengan bait
Wa haytsu ma kuntum menjadi salah satu dua contoh pemisahan haytsu dan ma.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Surah apakah yang ditunjuk kata dzibh dalam bait ini?
Lihat pembahasan jawaban
Ash-Shaffat, karena memuat kisah sembelihan pengganti.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
فصلت النسا
Fushshilat dan An-Nisa
وذبح
dan surah kisah sembelihan
حيث ما
haytsu ma
وأن لم المفتوح
dan an lam yang berhamzah fathah
كسر إن ما
kasrah pada inna ma
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal ١
فُصِّلَتِ النِّسَا وَذِبْحٍ حَيْثُ مَا
Buka penggal ٢
وَأَن لَّمِ الْمَفْتُوحَ كَسْرُ إِن مَّا
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 84 — Am man, haytsu ma, dan an lamNaskah 1 · materi pendamping 1
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.
قوائمُ متجاورة
تتمّ مجموعة «أَمْ مَنْ» بفصلت: ٤٠، والنساء: ١٠٩، والصافات: ١١؛ و«ذبح» إشارة إلى الصافات. وتُقطع «حَيْثُ مَا» بالبقرة: ١٤٤ و١٥٠، وتُقطع «أَنْ لَمْ» المفتوحة الهَمْزة حيث وردت. أمّا «كَسْرُ إِنَّ مَا» فَيَبدأ مسألة جديدة، وَيَذكر أول البَيْت التالي موضعها. لا تجعل نهاية السطر نهاية الحُكْم قبل تمام عبارته.
افتح الدرس والتدريب