Matan Jazariyyah
Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari
Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.
Buka syarah Arab →Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Rasm II: pasangan kata dengan ma · Bait ٨٦ dari ١٠٩
Mufradat · arti kata dan frasa
- وكل ما سألتموه
- dan kull ma sa’altumuhu
- واختلف
- dan diperselisihkan
- ردوا
- yang diikuti ruddu
- كذا قل بئسما
- demikian pula qul bi’sama
- والوصل صف
- dan terangkanlah penyambungan
Terjemahan bait ٨٦
Pisahkan kull ma yang diikuti sa’altumuhu; terdapat perbedaan pada ruddu, demikian pula qul bi’sama. Adapun penyambungan dijelaskan pada contoh berikut.
Syarah · keterangan lengkap
Kull ma sa’altumuhu
QS Ibrahim: ٣٤ memuat min kulli ma sa’altumuhu, “dari segala yang kalian mohonkan kepada-Nya”. Kull dan ma dipisahkan pada lokasi ini. Jangan hanya melihat bunyi kullama, karena pada lokasi lain gabungan itu dapat berfungsi sebagai ungkapan waktu berulang dan memiliki rasm tersambung. Konteks kalimat membantu membedakan fungsi bahasanya.
Kullama ruddu dan tambahan dari syarah
Nazam menyebut perbedaan rasm pada kullama ruddu ila al-fitnah dalam QS An-Nisa: ٩١. Al-Qari menambahkan bahwa laporan khilaf juga dibahas pada kullama dakhalat di Al-A‘raf: ٣٨, kullama ja’a di Al-Mu’minun: ٤٤, dan kullama ulqiya di Al-Mulk: ٨. Catatan syarah ini penting agar pembaca tidak menganggap bait ringkas tersebut telah merinci semua lokasi khilaf.
Qul bi’sama
Qul bi’sama ya’murukum bihi imanukum pada QS Al-Baqarah: ٩٣ memiliki perbedaan laporan pemisahan bi’sa dan ma. Kata qul menjadi penunjuk lokasi yang membedakannya dari dua contoh bi’sama lain pada bait ٨٧. Kata bi’sa adalah ungkapan celaan dalam bahasa Arab; fungsi bahasanya berbeda dari kull meskipun keduanya sama-sama diikuti ma.
Sambungan perintah ke bait berikut
Wal-washla shif berarti “terangkan penyambungan”, tetapi contoh yang disambungkan baru disebut pada bait berikut: khalaftumuni dan isytaraw. Karena itu jangan memasukkan dua contoh tersebut ke kelompok khilaf secara otomatis. Batas baris nazam tidak selalu menjadi batas daftar; urutan kata kerja perintah menentukan kelompok hukumnya.
Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ١٣٠ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.
Buka pembahasan sumber ↗Syarah Arab · الشرح العربيّ
I‘rab & tarkib
I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.
والوصل صف
Al-washla adalah maf‘ul bih yang didahulukan; shif merupakan fi‘il amr dari washafa. Ini berbeda dari shaffi pada bait ٦١ yang berasal dari tashfiyah.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Perintah shif menghubungkan akhir bait ini dengan dua contoh penyambungan pada bait selanjutnya.
Intisari & faedah
- Kull ma sa’altumuhu terpisah pada Ibrahim: ٣٤.
- Khilaf kullama dijelaskan lebih luas dalam syarah daripada daftar singkat nazam.
Praktik & kesalahan
Latihan praktik
Mencari qul bi’sama pada Al-Baqarah: ٩٣.
Cara membaca / memahami
Gunakan kata qul sebagai petunjuk lokasi lalu bandingkan dengan bi’sama isytaraw pada ayat ٩٠.
Yang perlu diperhatikan
Jangan menyamakan status rasm dua lokasi hanya karena kata bi’sama sama.
Dalil & rujukan
Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.
QS Ibrahim: ٣٤
Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran
Baca teks ayat
وَءَاتَىٰكُم مِّن كُلِّ مَا سَأَلْتُمُوهُ ۚ وَإِن تَعُدُّوا۟ نِعْمَتَ ٱللَّهِ لَا تُحْصُوهَآ ۗ إِنَّ ٱلْإِنسَٰنَ لَظَلُومٌۭ كَفَّارٌۭ
Inti makna
Allah memberi berbagai kebutuhan manusia; nikmat-Nya tak terhitung, sementara manusia sering berlaku zalim dan tidak bersyukur.
Kaitan dengan bait
Min kulli ma sa’altumuhu merupakan contoh pemisahan kull dan ma.
Buka sumber lengkap ↗QS Al-Baqarah: ٩٣
Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran
Baca teks ayat
وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَٰقَكُمْ وَرَفَعْنَا فَوْقَكُمُ ٱلطُّورَ خُذُوا۟ مَآ ءَاتَيْنَٰكُم بِقُوَّةٍۢ وَٱسْمَعُوا۟ ۖ قَالُوا۟ سَمِعْنَا وَعَصَيْنَا وَأُشْرِبُوا۟ فِى قُلُوبِهِمُ ٱلْعِجْلَ بِكُفْرِهِمْ ۚ قُلْ بِئْسَمَا يَأْمُرُكُم بِهِۦٓ إِيمَٰنُكُمْ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ
Inti makna
Ayat mengingatkan perjanjian yang dilanggar, keterikatan kepada anak sapi, dan buruknya perilaku yang bertentangan dengan pengakuan iman.
Kaitan dengan bait
Qul bi’sama menjadi tempat khilaf yang dibedakan dari dua contoh berikutnya.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Apakah nazam menyebut seluruh lokasi khilaf kullama secara lengkap?
Lihat pembahasan jawaban
Tidak. Syarah mencatat lokasi tambahan yang perlu diketahui agar daftar ringkas tidak digeneralisasi.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
وكل ما سألتموه
dan kull ma sa’altumuhu
واختلف
dan diperselisihkan
ردوا
yang diikuti ruddu
كذا قل بئسما
demikian pula qul bi’sama
والوصل صف
dan terangkanlah penyambungan
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal ١
وَكُلَّ مَا سَأَلْتُمُوهُ وَاخْتُلِفْ
Buka penggal ٢
رُدُّوا كَذَا قُلْ بِئْسَمَا وَالْوَصْلُ صِفْ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 86 — Kull ma dan bi’sa ma yang berbeda rasmNaskah 1 · materi pendamping 1
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.
كُلّ مَا وبِئْسَمَا
تُقطع «كُلّ مَا» في إبراهيم: ٣٤. ونقل النظم خلافًا في مَوْضع «رُدُّوا» بالنساء: ٩١، وفي «قُلْ بِئْسَمَا» بالبقرة: ٩٣. ولـ«كلما» مَواضع خلاف أخرى تذكرها كتب الرَّسم، منها الأعراف: ٣٨ والمؤمنون: ٤٤ والملك: ٨. وقوله «وَالوَصْل صف» يتعلّق بمثالي «بئسما» في البَيْت التالي.
افتح الدرس والتدريب