Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Jazariyyah · Bait ٨٧
Koleksi belajar
TAJWID AL-QUR’AN · BAIT ١–١٠٩

Matan Jazariyyah

Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari

المُقَدِّمَةُ الْجَزَرِيَّة

Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.

Buka syarah Arab →
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Rasm III: fi ma, aynama, dan kayla · Bait ٨٧ dari ١٠٩

Mufradat · arti kata dan frasa
خلفتموني واشتروا
yang diikuti khalaftumuni dan isytaraw
في ما اقطعا
fi ma pisahkanlah
أوحي
yang diikuti uhiya
أفضتم
afadhtum
اشتهت
isytahat
يبلوا معا
yablu pada keduanya
Terjemahan bait ٨٧

Sambungkan bi’sama yang diikuti khalaftumuni dan isytaraw. Pisahkan fi ma pada contoh uhiya, afadhtum, isytahat, serta yablu pada dua tempat.

Syarah · keterangan lengkap

Dua bi’sama yang disambungkan

Bi’sama khalaftumuni min ba‘di pada QS Al-A‘raf: ١٥٠ dan bi’sama isytaraw bihi anfusahum pada Al-Baqarah: ٩٠ termasuk penyambungan bi’sa dengan ma. Ini melengkapi perintah wal-washla shif dari bait ٨٦. Ketika membaca nazam, pahami bahwa khalaftumuni dan isytaraw adalah petunjuk lokasi, bukan objek yang semuanya harus digabung menjadi satu kata panjang.

Tiga fi ma pertama

Fi ma uhiya ilayya pada QS Al-An‘am: ١٤٥, fi ma afadhtum fihi pada An-Nur: ١٤, dan fi ma isytahat anfusuhum pada Al-Anbiya: ١٠٢ membuka daftar pemisahan fi dan ma. Ketiganya mempunyai konteks berbeda: wahyu, pembicaraan yang disebarkan, dan keinginan jiwa. Daftar rasm menyatukannya karena bentuk tulisan, bukan karena seluruh maknanya sama.

Dua yablu

Li-yabluwakum fi ma atakum terdapat pada QS Al-Ma’idah: ٤٨ dan Al-An‘am: ١٦٥. Kata ma‘an menunjukkan dua tempat itu. Tambahkan keduanya ke tiga tempat sebelumnya sehingga ada lima lokasi fi ma yang dibahas dalam bait ini. Enam lokasi berikutnya ada pada bait ٨٨; keseluruhannya menjadi sebelas.

Catatan penting tentang laporan rasm

Al-Qari menjelaskan bahwa di antara sebelas tempat fi ma, yang di Asy-Syu‘ara disepakati terpisah dalam pembahasan tersebut, sedangkan sepuluh lainnya mempunyai laporan pemisahan dan penyambungan. Nazam mengajarkan pemisahan sebagai pegangan yang disebut, tetapi jangan mengklaim seluruh sebelasnya tanpa khilaf. Catatan ini diteruskan pada bait ٨٨ agar daftar dapat dibaca secara tepat.

Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ١٣٠ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.

Buka pembahasan sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

Syarah Arab · الشرح العربيّ

وصلُ بِئْسَمَا وقائمةُ فِي مَا

تُوصل «بِئْسَمَا» بالأعراف: ١٥٠ والبقرة: ٩٠. ثم تبدأ قائمة «فِي مَا»: الأنعام: ١٤٥، والنور: ١٤، والأنبياء: ١٠٢، والمائدة: ٤٨، والأنعام: ١٦٥. هذه ٥ مَواضع، وتأتي ٦ بعدها. وقد شرح القاري أن في عشرة من مجموعها خلافًا في الرَّسم؛ فلا نصف الجميع باتفاق لا خلاف فيه.

افتح الدرس والتدريب
I‘rab & tarkib

I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.

في ما اقطعا

Fi ma dikutip sebagai objek yang didahulukan. Iqtha‘a merupakan bentuk perintah yang diperkuat dan diakhiri alif dalam susunan nazam, bukan perintah khusus bagi dua orang.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

أوحي

Akar
و ح ي
Pola / bentuk
أفعل بصيغة المجهول

Uhiya adalah bentuk pasif dari awha, mewahyukan; bermakna telah diwahyukan dan menunjuk lafaz di Al-An‘am: ١٤٥.

Hubungan bait

Dua bi’sama menyelesaikan bait sebelumnya, sedangkan lima fi ma membuka daftar yang dilanjutkan bait berikut.

Intisari & faedah
  1. Bi’sama pada Al-A‘raf: ١٥٠ dan Al-Baqarah: ٩٠ disambungkan.
  2. Daftar fi ma memerlukan catatan khilaf dari syarah.
Praktik & kesalahan

Latihan praktik

Membuat daftar lima lokasi fi ma pada bait ini.

Cara membaca / memahami

Catat Al-An‘am: ١٤٥, An-Nur: ١٤, Al-Anbiya: ١٠٢, Al-Ma’idah: ٤٨, dan Al-An‘am: ١٦٥.

Yang perlu diperhatikan

Jangan menganggap kata ma‘an berarti seluruh surah mempunyai rasm yang sama.

Dalil & rujukan

Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.

QS Al-A‘raf: ١٥٠

Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran

Baca teks ayat

وَلَمَّا رَجَعَ مُوسَىٰٓ إِلَىٰ قَوْمِهِۦ غَضْبَٰنَ أَسِفًۭا قَالَ بِئْسَمَا خَلَفْتُمُونِى مِنۢ بَعْدِىٓ ۖ أَعَجِلْتُمْ أَمْرَ رَبِّكُمْ ۖ وَأَلْقَى ٱلْأَلْوَاحَ وَأَخَذَ بِرَأْسِ أَخِيهِ يَجُرُّهُۥٓ إِلَيْهِ ۚ قَالَ ٱبْنَ أُمَّ إِنَّ ٱلْقَوْمَ ٱسْتَضْعَفُونِى وَكَادُوا۟ يَقْتُلُونَنِى فَلَا تُشْمِتْ بِىَ ٱلْأَعْدَآءَ وَلَا تَجْعَلْنِى مَعَ ٱلْقَوْمِ ٱلظَّٰلِمِينَ

Inti makna

Musa kembali dengan marah dan sedih melihat keadaan kaumnya; Harun menjelaskan bahwa ia dilemahkan dan hampir dibunuh, lalu meminta agar tidak disamakan dengan golongan zalim.

Kaitan dengan bait

Bi’sama khalaftumuni menjadi contoh penyambungan bi’sa dan ma.

Buka sumber lengkap ↗

QS Al-Ma’idah: ٤٨

Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran

Baca teks ayat

وَأَنزَلْنَآ إِلَيْكَ ٱلْكِتَٰبَ بِٱلْحَقِّ مُصَدِّقًۭا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ ٱلْكِتَٰبِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ ۖ فَٱحْكُم بَيْنَهُم بِمَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَآءَهُمْ عَمَّا جَآءَكَ مِنَ ٱلْحَقِّ ۚ لِكُلٍّۢ جَعَلْنَا مِنكُمْ شِرْعَةًۭ وَمِنْهَاجًۭا ۚ وَلَوْ شَآءَ ٱللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةًۭ وَٰحِدَةًۭ وَلَٰكِن لِّيَبْلُوَكُمْ فِى مَآ ءَاتَىٰكُمْ ۖ فَٱسْتَبِقُوا۟ ٱلْخَيْرَٰتِ ۚ إِلَى ٱللَّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًۭا فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ

Inti makna

Al-Qur’an diturunkan dengan kebenaran, membenarkan serta menjadi pengawas atas kitab sebelumnya. Manusia diperintah mengikuti petunjuk Allah, berlomba dalam kebaikan, dan mengingat bahwa semuanya kembali kepada-Nya.

Kaitan dengan bait

Li-yabluwakum fi ma atakum merupakan salah satu dua contoh yablu.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Dua tempat manakah yang ditunjuk yablu ma‘an?

Lihat pembahasan jawaban

Al-Ma’idah: ٤٨ dan Al-An‘am: ١٦٥, pada li-yabluwakum fi ma atakum.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

خلفتموني واشتروا

yang diikuti khalaftumuni dan isytaraw

في ما اقطعا

fi ma pisahkanlah

أوحي

yang diikuti uhiya

أفضتم

afadhtum

اشتهت

isytahat

يبلوا معا

yablu pada keduanya

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal ١

خَلَفْتُمُونِي وَاشْتَرَوْا فِي مَا اقْطَعَا

Buka penggal ٢

أُوحِي أَفَضْتُمُ اشْتَهَتْ يَبْلُوا مَعَا

Arab٢٢
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 87 — Bi’sama tersambung dan awal daftar fi maNaskah 1 · materi pendamping 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan