Matan Jazariyyah
Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari
Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.
Buka syarah Arab →Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Rasm III: fi ma, aynama, dan kayla · Bait ٨٨ dari ١٠٩
Mufradat · arti kata dan frasa
- ثاني فعلن
- fa‘alna yang kedua
- وقعت
- Al-Waqi‘ah
- روم
- Ar-Rum
- كلا تنزيل
- dua tempat dalam Tanzil
- شعرا
- Asy-Syu‘ara
- وغيرها صلا
- dan selainnya sambungkanlah
Terjemahan bait ٨٨
Lanjutkan pada fa‘alna yang kedua, Al-Waqi‘ah, Ar-Rum, dua tempat dalam Tanzil, dan Asy-Syu‘ara; penyambungan selainnya dipahami menurut rincian rasm.
Syarah · keterangan lengkap
Fa‘alna kedua dan Al-Waqi‘ah
Fa‘alna yang kedua menunjuk fi ma fa‘alna fi anfusihinna pada QS Al-Baqarah: ٢٤٠, dibedakan dari tempat serupa di ayat ٢٣٤. Al-Waqi‘ah menunjuk fi ma la ta‘lamun pada ayat ٦١. Penunjuk “kedua” berfungsi membatasi lokasi secara tepat; menghilangkannya akan memasukkan tempat lain ke dalam daftar yang berbeda.
Ar-Rum dan dua Tanzil
Ar-Rum menunjuk fi ma razaqnakum pada QS Ar-Rum: ٢٨. Dua tempat dalam Tanzil di sini berarti Az-Zumar, yaitu fi ma hum fihi yakhtalifun pada ayat ٣ dan fi ma kanu fihi yakhtalifun pada ayat ٤٦. Sebutan Tanzil tidak boleh otomatis ditafsirkan sebagai setiap surah yang diawali kata tanzil; konteks syarah menetapkan Az-Zumar.
Asy-Syu‘ara menjadi tempat kesebelas
Fi ma hahuna aminin pada QS Asy-Syu‘ara: ١٤٦ menutup daftar sebelas. Al-Qari menegaskan tempat inilah yang disepakati terpisah dalam pembahasan rasm tersebut. Sepuluh tempat sebelumnya memiliki laporan khilaf. Perincian ini mencegah pembaca menyalahkan mushaf yang memakai bentuk sambung pada salah satu sepuluh lokasi itu.
Memahami “selainnya”
Dhamir pada wa ghayraha dibahas oleh para pensyarah. Al-Qari mengaitkannya dengan tempat Asy-Syu‘ara untuk menjelaskan bolehnya laporan sambung pada sepuluh tempat lain, sambil membedakan lokasi di luar daftar yang tersambung. Karena ungkapan nazam sangat ringkas, aplikasi menampilkan rincian sebelas lokasi dan status khilafnya, bukan menyederhanakannya menjadi satu aturan tanpa pengecualian.
Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ١٣١ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.
Buka pembahasan sumber ↗Syarah Arab · الشرح العربيّ
I‘rab & tarkib
I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.
كلا تنزيل
Kila berarti kedua tempat dalam surah yang ditunjuk sebutan Tanzil. Wa ghayraha memiliki pembahasan rujukan dhamir dalam syarah; rincian rasm menjaga maksudnya.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Sebelas fi ma diselesaikan sebelum beralih ke pasangan ayna-ma.
Intisari & faedah
- Tanzil di sini menunjuk Az-Zumar: ٣ dan ٤٦.
- Asy-Syu‘ara: ١٤٦ dibedakan dari sepuluh lokasi fi ma yang memiliki khilaf.
Praktik & kesalahan
Latihan praktik
Menandai fi ma hahuna pada Asy-Syu‘ara: ١٤٦.
Cara membaca / memahami
Kenali tempat kesebelas yang ditegaskan terpisah, lalu bandingkan catatan sepuluh lokasi sebelumnya.
Yang perlu diperhatikan
Jangan menganggap seluruh fi ma di semua surah memiliki satu status khilaf yang sama.
Dalil & rujukan
Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.
QS Az-Zumar: ٤٦
Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran
Baca teks ayat
قُلِ ٱللَّهُمَّ فَاطِرَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ عَٰلِمَ ٱلْغَيْبِ وَٱلشَّهَٰدَةِ أَنتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِى مَا كَانُوا۟ فِيهِ يَخْتَلِفُونَ
Inti makna
Doa kepada Allah, Pencipta langit dan bumi serta Yang mengetahui yang gaib dan nyata, untuk memutuskan perselisihan di antara hamba-hamba-Nya.
Kaitan dengan bait
Fi ma kanu fihi yakhtalifun merupakan salah satu dua tempat dalam Tanzil.
Buka sumber lengkap ↗QS Asy-Syu‘ara: ١٤٦
Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran
Baca teks ayat
أَتُتْرَكُونَ فِى مَا هَٰهُنَآ ءَامِنِينَ
Inti makna
Pertanyaan teguran: apakah mereka mengira akan dibiarkan aman dalam segala keadaan yang sedang mereka nikmati?
Kaitan dengan bait
Fi ma hahuna aminin menjadi tempat kesebelas yang ditegaskan terpisah.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Apa maksud kila Tanzil dalam daftar ini?
Lihat pembahasan jawaban
Dua tempat di Az-Zumar, yakni ayat ٣ dan ٤٦.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
ثاني فعلن
fa‘alna yang kedua
وقعت
Al-Waqi‘ah
روم
Ar-Rum
كلا تنزيل
dua tempat dalam Tanzil
شعرا
Asy-Syu‘ara
وغيرها صلا
dan selainnya sambungkanlah
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal ١
ثَانِي فَعَلْنَ وَقَعَتْ رُومٍ كِلَا
Buka penggal ٢
تَنْزِيلَ شُعَرَا وَغَيْرَهَا صِلَا
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 88 — Melengkapi sebelas lokasi fi maNaskah 1 · materi pendamping 1
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.
تمامُ مَواضع فِي مَا
المَواضِع الستّة الباقية: البقرة: ٢٤٠، والواقعة: ٦١، والروم: ٢٨، والزمر: ٣ و٤٦، والشعراء: ١٤٦. فالمجموع ١١. و«تنزيل» هنا الزمر. وَمَوْضع الشعراء هو المقطوع المتّفق عليه في شرح القاري، أمّا العشرة الأخرى فنُقل فيها القطع وَالوَصْل. لذلك نَقْرأ عبارة «وغيرها صلا» مع هذا التفصيل، لا كحكم مطلق على جميع المَواضِع.
افتح الدرس والتدريب