Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Jazariyyah · Bait ٩
Koleksi belajar
TAJWID AL-QUR’AN · BAIT ١–١٠٩

Matan Jazariyyah

Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari

المُقَدِّمَةُ الْجَزَرِيَّة

Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.

Buka syarah Arab →
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Rongga, tenggorokan, dan pangkal lidah · Bait ٩ dari ١٠٩

Mufradat · arti kata dan frasa
مخارج الحروف
tempat-tempat keluarnya huruf
سبعة عشر
tujuh belas
على الذي يختاره
menurut pendapat yang dipilih
من اختبر
oleh orang yang telah menelitinya
Terjemahan bait ٩

Tempat-tempat keluarnya huruf berjumlah tujuh belas, menurut pendapat yang dipilih oleh ahli yang menelitinya.

Syarah · keterangan lengkap

Lima daerah, tujuh belas tempat

Bilangan tujuh belas menunjuk makhraj khusus dalam pendapat yang dipilih Ibn al-Jazari. Untuk memudahkan belajar, tempat-tempat itu dihimpun dalam lima daerah umum: rongga mulut dan tenggorokan, tenggorokan, lidah, bibir, serta rongga hidung. Daerah umum dan makhraj khusus adalah dua tingkat pengelompokan; tidak ada pertentangan antara hitungan lima dan tujuh belas.

Perincian hitungannya

Al-jauf memiliki satu makhraj, al-halq tiga, al-lisan sepuluh, asy-syafatain dua, dan al-khaisyum satu. Jumlahnya ١ + ٣ + ١٠ + ٢ + ١ = ١٧. Beberapa huruf berbagi satu makhraj dan dibedakan dengan sifat. Karena itu, jumlah makhraj tidak harus sama dengan jumlah huruf hijaiyah yang dipelajari.

Mengapa disebut pendapat pilihan?

Ungkapan ‘alā alladzī yakhtāruhu menunjukkan adanya perbedaan cara menghitung di kalangan ahli. Syarah menyebut pengelompokan enam belas dan empat belas yang menggabungkan sebagian tempat. Perbedaan klasifikasi tersebut tidak berarti pembaca bebas menciptakan bunyi huruf baru. Dalam pelajaran ini kita mengikuti peta tujuh belas agar seluruh urutan bait dapat dipelajari secara konsisten.

Cara menguji makhraj

Latihan awal dapat memakai huruf sukun yang didahului hamzah berharakat, lalu mengamati tempat bunyi terbentuk, misalnya أَبْ atau أَتْ. Untuk huruf mad, pengujiannya mengikuti syarat vokal sebelum huruf mad dan makhraj yang diperkirakan. Pengamatan sendiri membantu, tetapi kesimpulannya dicocokkan dengan contoh pengajar agar tekanan yang berlebihan tidak disangka sebagai makhraj.

Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ١٣ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.

Buka pembahasan sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

Syarah Arab · الشرح العربيّ

عددُ المَخارِج

اختار النّاظِم للحروف ١٧ مَخْرَجًا خاصًّا، تجمعها ٥ مَخارِج عامّة: الجَوْف، والحَلْق، وَاللِّسان، والشفتان، والخيشوم. وللعلماء طرائق أخرى في عدّ المَخارِج، بحسب الجمع والتفصيل. والمهمّ للطالب أن يَعرف مَوْضع الحَرْف ويؤدّيه صحيحًا؛ فاختلاف طريقة العدّ لا يبيح تغيير أصوات الحُروف.

افتح الدرس والتدريب
I‘rab & tarkib

I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.

مخارج الحروف سبعة عشر

Makhāriju menjadi mubtada dan beridhafah kepada al-hurūf. Sab‘ata ‘asyar adalah bilangan murakkab, mabni dengan fathah pada kedua bagiannya, dalam kedudukan khabar. Kata makhrajan sebagai tamyiz dipahami dari konteks hitungan.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

اختبر

Akar
خ ب ر
Pola / bentuk
اِفْتَعَلَ؛ فعل ماض

Ikhtabara berarti menguji atau meneliti. Penelitian dalam konteks ini berkaitan dengan pengamatan bunyi dan pembagian tempat keluarnya huruf, bukan sekadar memilih angka yang mudah dihafal.

Hubungan bait

Bait ٩ memberi peta jumlah, sedangkan bait ١٠–١٩ merinci tempatnya. Sifat huruf pada bait ٢٠ dan seterusnya menjelaskan pembeda huruf yang berbagi daerah makhraj.

Intisari & faedah
  1. Lima makhraj umum menghimpun tujuh belas makhraj khusus.
  2. Perbedaan hitungan ahli adalah perbedaan pengelompokan, bukan kebebasan mengubah huruf.
Praktik & kesalahan

Latihan praktik

Pelajar mendengar guru menyebut lima makhraj, sedangkan matan menyebut tujuh belas.

Cara membaca / memahami

Tanyakan tingkat pengelompokannya: lima adalah daerah umum, sedangkan tujuh belas adalah tempat khusus di dalam daerah tersebut.

Yang perlu diperhatikan

Jangan menyamakan angka pada dua tingkat klasifikasi yang berbeda atau menyimpulkan ada kesalahan sebelum memeriksa istilahnya.

Dalil & rujukan

Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.

QS Al-Muzzammil: ٤

Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran

Baca teks ayat

أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ ٱلْقُرْءَانَ تَرْتِيلًا

Inti makna

Dalam rangkaian perintah ibadah malam, Nabi diperintah membaca Al-Qur’an dengan tartil.

Kaitan dengan bait

Tartil menjadi dasar umum perhatian kepada ketepatan bacaan. Angka tujuh belas adalah klasifikasi ahli makhraj yang dijelaskan dalam syarah.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Bagaimana pembagian lima daerah makhraj menghasilkan tujuh belas tempat khusus?

Lihat pembahasan jawaban

Al-jauf satu, tenggorokan tiga, lidah sepuluh, bibir dua, dan rongga hidung satu. Jumlahnya tujuh belas. Setiap daerah umum dapat memuat satu atau beberapa makhraj khusus.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

مخارج الحروف

tempat-tempat keluarnya huruf

سبعة عشر

tujuh belas

على الذي يختاره

menurut pendapat yang dipilih

من اختبر

oleh orang yang telah menelitinya

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal ١

مَخَارِجُ الْحُرُوفِ سَبْعَةَ عَشَرْ

Buka penggal ٢

عَلَى الَّذِي يَخْتَارُهُ مَنِ اخْتَبَرْ

Arab٢٢
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 9 — Peta 17 makhraj khususNaskah 1 · materi pendamping 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan