Matan Jazariyyah
Imam Muhammad bin Muhammad Ibn al-Jazari
Syarah Arab & buku cetak · ١٠٩ bait, ٢٨ pelajaran, harakat pilihan.
Buka syarah Arab →Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau ٧ lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Rasm IV: dhamir dan batas kata · Bait ٩١ dari ١٠٩
Mufradat · arti kata dan frasa
- حج
- Al-Hajj
- عليك حرج
- yang diikuti ‘alayka haraj
- وقطعهم
- dan pemisahan mereka
- عن من يشاء
- ‘an man yasya’
- من تولى
- man tawalla
- يوم هم
- yawma hum
Terjemahan bait ٩١
Lanjutkan kayla pada Al-Hajj dan pada ‘alayka haraj. Adapun yang dipisahkan ialah ‘an man yasya’, man tawalla, serta yawma hum.
Syarah · keterangan lengkap
Dua kayla penutup
Likayla ya‘lama pada QS Al-Hajj: ٥ dan likayla yakuna ‘alayka haraj pada Al-Ahzab: ٥٠ melengkapi empat tempat kay-la tersambung dari bait ٩٠. Kata ‘alayka membedakan contoh Al-Ahzab ini dari ‘ala al-mu’minina haraj pada ayat ٣٧, yang mempunyai bentuk terpisah. Setiap penunjuk kecil dalam nazam berfungsi mencegah lokasi tertukar.
Dua ‘an man
‘An man yasya’ pada QS An-Nur: ٤٣ dan ‘an man tawalla ‘an dzikrina pada An-Najm: ٢٩ ditulis terpisah. Al-Qari menegaskan bahwa dua inilah lokasi pasangan yang dimaksud, sehingga tidak perlu membuat daftar rekaan “sisanya tersambung”. Saat washal, nun sukun menuju mim tetap mengikuti idgham dengan ghunnah; rasm terpisah tidak meniadakan hukum bunyinya.
Yawma hum sebagai dua unsur
Yawma hum barizun pada QS Ghafir: ١٦ dan yawma hum ‘ala an-nari yuftanun pada Adz-Dzariyat: ١٣ memisahkan yawm dan hum. Hum pada susunan ini merupakan dhamir yang berdiri sebagai bagian kalimat berikutnya. Ini berbeda dari yawmihim, “hari mereka”, ketika hum menjadi dhamir yang bersambung pada kata yawm.
Bahasa menjelaskan perbedaan
Dua bentuk tersebut terdengar mirip tetapi hubungan gramatikalnya berbeda. Memahami hum sebagai unsur kalimat atau sebagai dhamir kepemilikan membantu mengingat rasm, tanpa menjadikan analisis bahasa satu-satunya dasar menulis mushaf. Latih dengan membandingkan ayat yang benar-benar dirujuk, bukan membuat contoh baru lalu menganggapnya bagian dari daftar nazam.
Rujukan syarah: Al-Minah al-Fikriyyah, halaman elektronik ١٣٤ dan kelanjutannya. Terjemahan, uraian Indonesia, dan latihan merupakan susunan pembelajaran.
Buka pembahasan sumber ↗Syarah Arab · الشرح العربيّ
I‘rab & tarkib
I‘rab dan sharaf berikut menjelaskan bagian pilihan, bukan analisis seluruh kata. Nazam dapat menghapus unsur yang dipahami, menyingkat nama huruf, atau menyesuaikan pelafalan untuk irama. Takdir dalam penjelasan tidak mengganti matan.
يوم هم
Yawm adalah keterangan waktu, sedangkan hum pada dua contoh merupakan dhamir terpisah dalam susunan kalimat; berbeda dari hum yang menjadi mudhaf ilaih pada yawmihim.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Daftar kay-la ditutup, sementara ‘an-man mengingatkan perbedaan rasm dan idgham serta yawma-hum mengantar penjelasan batas kata.
Intisari & faedah
- ‘Alayka haraj menunjuk Al-Ahzab: ٥٠, bukan ayat ٣٧.
- Yawma hum terpisah berbeda susunan dari yawmihim yang tersambung.
Praktik & kesalahan
Latihan praktik
Membaca yawma hum barizun pada Ghafir: ١٦.
Cara membaca / memahami
Kenali hum sebagai bagian kalimat tersendiri dan ikuti rasm mushaf.
Yang perlu diperhatikan
Jangan menyamakannya dengan bentuk kepemilikan “hari mereka”.
Dalil & rujukan
Ayat dapat menjadi contoh bunyi atau dasar tema. Keterangan menjelaskan kaitannya; rincian cara membaca diperiksa melalui syarah dan talaqqi.
QS Al-Ahzab: ٥٠
Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran
Baca teks ayat
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ إِنَّآ أَحْلَلْنَا لَكَ أَزْوَٰجَكَ ٱلَّٰتِىٓ ءَاتَيْتَ أُجُورَهُنَّ وَمَا مَلَكَتْ يَمِينُكَ مِمَّآ أَفَآءَ ٱللَّهُ عَلَيْكَ وَبَنَاتِ عَمِّكَ وَبَنَاتِ عَمَّٰتِكَ وَبَنَاتِ خَالِكَ وَبَنَاتِ خَٰلَٰتِكَ ٱلَّٰتِى هَاجَرْنَ مَعَكَ وَٱمْرَأَةًۭ مُّؤْمِنَةً إِن وَهَبَتْ نَفْسَهَا لِلنَّبِىِّ إِنْ أَرَادَ ٱلنَّبِىُّ أَن يَسْتَنكِحَهَا خَالِصَةًۭ لَّكَ مِن دُونِ ٱلْمُؤْمِنِينَ ۗ قَدْ عَلِمْنَا مَا فَرَضْنَا عَلَيْهِمْ فِىٓ أَزْوَٰجِهِمْ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَٰنُهُمْ لِكَيْلَا يَكُونَ عَلَيْكَ حَرَجٌۭ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورًۭا رَّحِيمًۭا
Inti makna
Ayat menjelaskan ketentuan perkawinan khusus bagi Nabi, membedakannya dari ketentuan umum kaum beriman, dan menegaskan ampunan serta rahmat Allah.
Kaitan dengan bait
Likayla yakuna ‘alayka haraj menjadi tempat keempat kay-la tersambung.
Buka sumber lengkap ↗QS Ghafir: ١٦
Teks ayat lengkap · Inti makna diringkas untuk pembelajaran
Baca teks ayat
يَوْمَ هُم بَٰرِزُونَ ۖ لَا يَخْفَىٰ عَلَى ٱللَّهِ مِنْهُمْ شَىْءٌۭ ۚ لِّمَنِ ٱلْمُلْكُ ٱلْيَوْمَ ۖ لِلَّهِ ٱلْوَٰحِدِ ٱلْقَهَّارِ
Inti makna
Pada hari itu manusia tampak tanpa sesuatu pun tersembunyi dari Allah; kekuasaan sepenuhnya milik Allah Yang Esa dan Mahaperkasa.
Kaitan dengan bait
Yawma hum barizun memperlihatkan hum yang terpisah.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Mengapa ‘alayka disebut khusus pada daftar kayla?
Lihat pembahasan jawaban
Untuk membedakan Al-Ahzab: ٥٠ dari lokasi ‘ala al-mu’minina pada ayat ٣٧.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
حج
Al-Hajj
عليك حرج
yang diikuti ‘alayka haraj
وقطعهم
dan pemisahan mereka
عن من يشاء
‘an man yasya’
من تولى
man tawalla
يوم هم
yawma hum
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal ١
حَجَّ عَلَيْكَ حَرَجٌ وَقَطْعُهُمْ
Buka penggal ٢
عَن مَّنْ يَشَاءُ مَنْ تَوَلَّى يَوْمَ هُمْ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Jazariyyah — 109 Bait · Bait 91 — Kayla terakhir, ‘an man, dan yawma humNaskah 1 · materi pendamping 1
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.
كَيْلَا وعَنْ مَنْ ويَوْمَ هُمْ
تتمّ مَواضع «كَيْلَا» بالحج: ٥ والأحزاب: ٥٠، فيكون عددها ٤. وتُقطع «عَنْ مَنْ» في النور: ٤٣ والنجم: ٢٩، وتُقطع «يَوْمَ هُمْ» في غافر: ١٦ والذاريات: ١٣. في «يوم هم» الضمير جزء من الجملة التالية، بخلاف «يومهم» حين يتّصل بالاسم. راقب التركيب، مع بقاء الرَّسم مأخوذًا بالنقل.
افتح الدرس والتدريب