Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 114
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Siwak dan perawatan tubuh · Bait 114 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
وحلق شعر امرأة
dan mencukur rambut kepala perempuan
كرد
seperti menolak
طيب وريحان
wewangian dan raihan
على من يهدي
dari orang yang menghadiahkan
Terjemahan bait 114

Juga mencukur rambut kepala perempuan, seperti menolak wewangian dan raihan dari orang yang menghadiahkannya, dimakruhkan dalam rangkaian ini.

Syarah · keterangan lengkap

Membawa hukum dari susunan sebelumnya

Bait tidak mengulang kata yukrahu karena masih tersambung dengan daftar kemakruhan. Yang dibahas ialah pencukuran rambut kepala perempuan dalam konteks penampilan pada syarah, bukan semua bentuk pemotongan atau perapian rambut. Alasan dan kebutuhan dapat mengubah penilaian kasus; keperluan pengobatan tidak diperlakukan sebagai sekadar pilihan berhias.

Adab saat menerima pemberian

Bagian kedua menyebut penolakan wewangian dan raihan, yaitu pemberian harum yang disebut dalam konteks hadiah. Pelajar diajak memahami kesantunan menerima kebaikan yang ringan dibawa dan menyenangkan. Namun nilai kesantunan tidak meniadakan hak menolak pemberian karena alergi, ketidaknyamanan, syarat yang tidak patut, atau pertimbangan wajar lainnya.

Kesamaan derajat bukan kesamaan sebab

Huruf kaf menghubungkan dua contoh dari sisi hukum dalam rangkaian matan, bukan berarti mencukur rambut dan menolak hadiah memiliki sebab yang persis sama. Keduanya tetap dibahas menurut konteksnya. Ini contoh penting bahwa perbandingan singkat dalam nazam sering perlu dibuka melalui uraian, supaya pembaca tidak menarik perumpamaan terlalu jauh.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 38. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

وحلق شعر امرأة كرد

حلق dihubungkan kepada daftar sebelumnya; شعر mudhaf ilaih dan امرأة mudhaf ilaih berikutnya. كَرَدِّ jar-majrur membawa perbandingan hukum.

طيب وريحان على من يهدي

طيب mudhaf ilaih bagi رد dan ريحان dihubungkan kepadanya. من isim maushul setelah على; يهدي menjadi shilah, yaitu orang yang memberi hadiah.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

حلق

Akar
ح ل ق
Pola / bentuk
فَعْل

Masdar dari حلق, mencukur, bukan selalu semua cara memendekkan rambut.

يهدي

Akar
ه د ي
Pola / bentuk
يُفْعِلُ

Mudhari‘ dari أهدى dalam makna memberi hadiah; berbeda dari يهدي yang berarti memberi petunjuk pada pola lain.

Hubungan bait

Daftar kemakruhan penampilan pada bait 113 masih berlanjut. Bait 115 beralih kepada pembahasan pewarnaan rambut.

Intisari & faedah
  1. Mencukur habis dibedakan dari seluruh bentuk perapian rambut.
  2. Adab menerima hadiah tetap mempertimbangkan alasan yang wajar untuk menolak.
Contoh penerapan

Keadaan

Seseorang ditawari parfum yang membuatnya tidak nyaman.

Cara memahami

Ia menolak dengan santun dan menjelaskan alasannya tanpa merendahkan pemberi.

Batas penerapan

Anjuran menerima hadiah bukan kewajiban memakai bahan yang mengganggunya.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Shahih Muslim 2252b

Hadis dalam Shahih Muslim; petikan yang berkaitan dengan misik. Teks Arab berupa petikan; baca riwayat lengkap pada sumber.

Baca petikan Arab

وَالْمِسْكُ أَطْيَبُ الطِّيبِ

Inti makna

Misik disebut sebagai wewangian yang paling baik.

Kaitan dengan bait

Penguat tema wewangian melalui penyebutan misik; bukan dalil langsung untuk seluruh hukum rambut atau penolakan hadiah pada bait.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Apakah kaf pada كرد menyamakan semua alasan kedua contoh tersebut?

Lihat pembahasan jawaban

Tidak. Perbandingan berkaitan dengan rangkaian hukum yang sedang dibahas, bukan seluruh sebab dan keadaannya.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

وحلق شعر امرأة

dan mencukur rambut kepala perempuan

كرد

seperti menolak

طيب وريحان

wewangian dan raihan

على من يهدي

dari orang yang menghadiahkan

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

وحَلقُ شَعرِ امرأةٍ كَرَدِّ

Buka penggal 2

طِيبٍ ورَيْحَانٍ على مَن يُهْدِي

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 114 — Rambut perempuan dan menerima hadiah wewangianNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan