Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 115
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Siwak dan perawatan tubuh · Bait 115 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
وحرموا
dan mereka mengharamkan
خضاب شعر
pewarnaan rambut
بسواد
dengan hitam
لرجل وامرأة
bagi laki-laki dan perempuan
لا للجهاد
tidak (demikian) untuk konteks jihad
Terjemahan bait 115

Mereka mengharamkan mewarnai rambut dengan hitam bagi laki-laki maupun perempuan, kecuali untuk konteks jihad yang disebut dalam kitab.

Syarah · keterangan lengkap

Objek pewarnaan dalam syarah

Khidhab ialah pewarnaan; syarah menjelaskan rambut yang telah memutih pada kepala atau janggut. Pengarang menyebut larangan warna hitam pada konteks tersebut dan menerapkannya kepada laki-laki serta perempuan. Ini tidak sama dengan menyatakan semua pewarnaan rambut haram. Warna selain hitam dan tujuan pemakaian mempunyai pembahasan lain.

Pengecualian dibaca sebagai konteks kitab

Lafaz terakhir menyebut keadaan perang yang sah dalam pembahasan klasik dan tujuan yang dijelaskan syarah. Kalimat itu tidak menjadi izin melakukan kekerasan atau memperluas pengecualian kepada setiap kegiatan yang diberi nama perjuangan. Pembaca aplikasi mempelajari cakupan redaksi, bukan menerima petunjuk operasi atau penentuan siapa yang boleh diperangi.

Pisahkan beberapa pertanyaan

Dalam menilai pewarna modern, pertanyaan tentang warna, tujuan, penipuan, kandungan, serta lapisan penghalang air dapat berbeda. Pewarna yang meninggalkan warna saja tidak sama dengan lapisan tebal yang menghalangi air. Bait ini tidak menetapkan komposisi semua produk; bahan sebenarnya dan cara penggunaannya perlu diketahui sebelum menerapkan perincian bersuci pada bait 125.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 38. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

وحرموا خضاب شعر بسواد

حرّموا fi‘il dan waw pelaku; خضابَ objek, شعر mudhaf ilaih. بسواد menerangkan warna yang dimaksud.

لرجل وامرأة لا للجهاد

لرجل وامرأة menjelaskan cakupan orang. لا للجهاد mengeluarkan keadaan tertentu dari cakupan sebelumnya, dengan perincian sebab dari syarah.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

خضاب

Akar
خ ض ب
Pola / bentuk
فِعَال

Masdar/nama pewarnaan; jangan tertukar dengan خطاب dari akar berbeda.

حرموا

Akar
ح ر م
Pola / bentuk
فَعَّلُوا

Fi‘il madhi bentuk II, menetapkan larangan dalam uraian hukum ulama.

Hubungan bait

Setelah perawatan rambut pada bait 113–114, bait ini membahas warnanya. Persoalan penghalang air terkait dengan syarat wudu pada bait 125.

Intisari & faedah
  1. Larangan yang disebut berkaitan dengan warna dan konteks tertentu, bukan semua perawatan rambut.
  2. Warna tersisa dibedakan dari lapisan yang menghalangi air.
Contoh penerapan

Keadaan

Seseorang ingin mengetahui apakah bahan pewarna rambutnya menghalangi wudu.

Cara memahami

Ia memeriksa apakah bahan membentuk lapisan, sambil mempelajari hukum warna secara terpisah.

Batas penerapan

Nama dagang atau hasil warna saja tidak cukup memastikan sifat lapisan produk.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Shahih Muslim 2102b

Hadis dalam Shahih Muslim. Teks Arab berupa petikan; baca riwayat lengkap pada sumber.

Baca petikan Arab

غَيِّرُوا هَذَا بِشَىْءٍ وَاجْتَنِبُوا السَّوَادَ

Inti makna

Dalam peristiwa Abu Quhafah yang rambutnya sangat putih, Nabi memerintahkan perubahan warna dan menghindari hitam.

Kaitan dengan bait

Riwayat Abu Quhafah memuat perintah mengubah uban dan menghindari hitam; rincian pengecualian dalam matan dibahas oleh fikih.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Apakah hukum warna rambut dan hukum lapisan penghalang air merupakan pertanyaan yang sama?

Lihat pembahasan jawaban

Tidak. Keduanya harus diperiksa terpisah meskipun dapat bertemu pada produk yang sama.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

وحرموا

dan mereka mengharamkan

خضاب شعر

pewarnaan rambut

بسواد

dengan hitam

لرجل وامرأة

bagi laki-laki dan perempuan

لا للجهاد

tidak (demikian) untuk konteks jihad

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

وحَرَّمُوا خِضَابَ شَعرٍ بِسَوَادْ

Buka penggal 2

لِرَجُلٍ وامرَأةٍ لا للجِهَادْ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 115 — Mewarnai uban dengan warna hitamNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan