Matan Zubad
Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)
Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Rukun dan syarat wudu · Bait 125 dari 539
Mufradat · arti kata dan frasa
- وعدم المانع
- dan tidak adanya penghalang
- من وصول ماء
- dari sampainya air
- إلى بشرة المغسول
- kepada kulit bagian yang dibasuh
Terjemahan bait 125
Dan tidak adanya penghalang sampainya air kepada kulit bagian yang dibasuh.
Syarah · keterangan lengkap
Air harus benar-benar mencapai bagian wajib
Bait ini merupakan syarat keempat dalam daftar sebelumnya. Penghalang yang dimaksud dapat berupa lapisan nyata seperti lilin atau bahan padat yang menutup permukaan. Membasahi bagian atas lapisan itu tidak selalu berarti kulit di bawahnya telah terbasuh. Karena itu, pelajar memeriksa keadaan nyata bahan, bukan hanya apakah tangan atau permukaan terlihat mengilap.
Warna dan lapisan dibedakan
Bekas warna yang tidak membentuk penghalang tidak otomatis sama dengan benda berlapis. Sebaliknya, bahan yang tampak tipis dapat tetap membentuk selaput. Hukum suatu produk tidak dapat dipastikan hanya dari nama kosmetik atau klaim umum tahan air. Yang dinilai dalam konteks ini ialah apakah air mencapai bagian yang wajib dibasuh menurut keadaan sebenarnya.
Tidak menjadikan pemeriksaan sebagai waswas
Periksa penghalang yang diketahui atau mempunyai alasan nyata, lalu bersuci secara wajar. Tidak perlu mengorek kulit, melukai sela, atau berulang kali meragukan setiap bekas yang tidak jelas. Balutan medis yang tidak boleh dilepas mempunyai pembahasan uzur pada bait 193–198; ia tidak ditangani dengan memaksa air masuk ke luka yang berbahaya.
Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 42. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.
Buka halaman sumber ↗I‘rab & tarkib
Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.
وعدم المانع من وصول ماء
عدم dihubungkan kepada daftar syarat; المانع mudhaf ilaih. من وصول melengkapi makna penghalang, dan ماء mudhaf ilaih bagi masdar وصول.
إلى بشرة المغسول
إلى بشرة melengkapi arah وصول. المغسول mudhaf ilaih, yakni anggota yang dibasuh; susunan ini menunjuk bagian wajib, bukan semua bagian tubuh dalam wudu.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Ini syarat keempat setelah bait 124. Persoalan luka atau balutan yang menghalangi air dibahas khusus pada bait 193–198.
Intisari & faedah
- Warna yang tersisa tidak otomatis menjadi lapisan penghalang.
- Uzur luka tidak diselesaikan dengan tindakan yang merusak tubuh.
Contoh penerapan
Keadaan
Ada lapisan lilin yang jelas menutup bagian tangan.
Cara memahami
Lapisan yang dapat dihilangkan secara wajar dibersihkan agar air mencapai kulit.
Batas penerapan
Balutan medis yang diperlukan tidak dilepas paksa; pelajari ketentuan uzurnya.
Dalil pendukung
Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.
QS Al-Maaida 5:6
Teks ayat; inti makna Indonesia disusun untuk pembelajaran, bukan terjemahan lengkap.
Baca teks ayat
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قُمْتُمْ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ فَٱغْسِلُوا۟ وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى ٱلْمَرَافِقِ وَٱمْسَحُوا۟ بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى ٱلْكَعْبَيْنِ ۚ وَإِن كُنتُمْ جُنُبًۭا فَٱطَّهَّرُوا۟ ۚ وَإِن كُنتُم مَّرْضَىٰٓ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَآءَ أَحَدٌۭ مِّنكُم مِّنَ ٱلْغَآئِطِ أَوْ لَٰمَسْتُمُ ٱلنِّسَآءَ فَلَمْ تَجِدُوا۟ مَآءًۭ فَتَيَمَّمُوا۟ صَعِيدًۭا طَيِّبًۭا فَٱمْسَحُوا۟ بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُم مِّنْهُ ۚ مَا يُرِيدُ ٱللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُم مِّنْ حَرَجٍۢ وَلَٰكِن يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُۥ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Inti makna
Perintah bersuci untuk salat melalui wudu, mandi bagi yang junub, serta tayamum ketika memenuhi sebabnya; Allah menghendaki penyucian dan kemudahan.
Kaitan dengan bait
Perintah membasuh anggota menjadi dasar perlunya air mencapai bagian yang diperintahkan; jenis penghalang diperinci dalam syarah.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Apakah semua bekas warna menghalangi sahnya wudu?
Lihat pembahasan jawaban
Tidak. Yang diperiksa ialah adanya penghalang nyata bagi sampainya air, bukan warna semata.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
وعدم المانع
dan tidak adanya penghalang
من وصول ماء
dari sampainya air
إلى بشرة المغسول
kepada kulit bagian yang dibasuh
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal 1
وعَدَمُ المانِعِ مِن وُصولِ
Buka penggal 2
ماءٍ إلى بَشَرَةِ المَغسُولِ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 125 — Penghalang air pada anggota wuduNaskah 3 · materi pendamping 3
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.