Matan Zubad
Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)
Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Iman, niat, dan amal · Bait 14 dari 539
Mufradat · arti kata dan frasa
- فكن
- maka jadilah engkau
- من الإيمان في مزيد
- terus bertambah dalam iman
- وفي صفاء القلب
- dan dalam kejernihan hati
- ذا تجديد
- orang yang terus memperbarui
Terjemahan bait 14
Maka jadilah engkau terus bertambah dalam iman, dan terus memperbarui kejernihan hati.
Syarah · keterangan lengkap
Iman perlu dirawat
Pengarang mengubah pembahasan dari definisi menjadi ajakan. Keyakinan tidak cukup dibiarkan sebagai pengetahuan yang pernah dipelajari. Ia perlu dirawat melalui ingatan kepada Allah, pemahaman ajaran, dan kebiasaan taat. Bertambah dalam iman di sini berkaitan dengan kekuatan, keteguhan, dan kesempurnaan pengamalannya sebagaimana diterangkan pada bait sebelumnya.
Apa itu kejernihan hati?
Shafa al-qalb adalah bersihnya arah batin dari hal-hal yang merusak, seperti kesombongan, dendam yang melampaui batas, dan mencari pujian dalam ibadah. Hati yang jernih lebih mudah menerima nasihat dan mengakui kesalahan. Kejernihan tidak sama dengan tidak pernah sedih atau cemas; pengalaman emosi manusia tidak boleh serta-merta dinilai sebagai tanda buruknya iman.
Memperbarui, bukan merasa sudah selesai
Tajdid menunjukkan bahwa perawatan batin berlangsung berulang. Contohnya, seorang santri mula-mula belajar karena ingin memahami agama, lalu mulai mengejar pujian karena hafalannya unggul. Ia perlu memeriksa kembali niat, tanpa harus meninggalkan belajar. Evaluasi singkat setelah kegiatan dapat membantu: apa yang dipelajari, mana yang sudah diamalkan, dan sikap apa yang perlu diperbaiki. Bait 15 menjelaskan sarana penguatan ini melalui salat, ketaatan, dan pengendalian keinginan.
Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 9. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.
Buka halaman sumber ↗I‘rab & tarkib
Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.
فكن من الإيمان في مزيد
كنْ fi‘il amr dari كان; isimnya أنت tersirat. في مزيد menempati kedudukan khabar. من الإيمان menjelaskan bidang pertambahan itu: iman.
وفي صفاء القلب ذا تجديد
Rangkaian ini dihubungkan dengan perintah sebelumnya. ذا تجديد merupakan khabar untuk كن yang dipahami kembali; ذا manshub dengan alif dan تجديد mudhaf ilaih. صفاء majrur oleh في; القلب mudhaf ilaih.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait 13 menyebut kekurangan dan kesempurnaan iman; bait ini mengajak memilih arah peningkatan. Cara praktisnya menyambung pada bait 15.
Intisari & faedah
- Iman perlu dipelihara melalui ketaatan.
- Kejernihan hati memerlukan pembaruan, bukan cukup sekali merasa baik.
Contoh penerapan
Keadaan
Setelah belajar, seseorang sadar ibadahnya mulai menjadi kebiasaan tanpa perhatian.
Cara memahami
Ia memperbarui niat dan memperbaiki satu kebiasaan buruk secara terukur.
Batas penerapan
Perasaan sedang semangat bukan satu-satunya ukuran keadaan iman.
Dalil pendukung
Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.
QS Al-Fath 48:4
Teks ayat; inti makna Indonesia disusun untuk pembelajaran, bukan terjemahan lengkap.
Baca teks ayat
هُوَ ٱلَّذِىٓ أَنزَلَ ٱلسَّكِينَةَ فِى قُلُوبِ ٱلْمُؤْمِنِينَ لِيَزْدَادُوٓا۟ إِيمَٰنًۭا مَّعَ إِيمَٰنِهِمْ ۗ وَلِلَّهِ جُنُودُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًۭا
Inti makna
Allah menurunkan ketenangan dalam hati orang beriman agar keimanan mereka bertambah.
Kaitan dengan bait
Penguat tema pertambahan iman yang diterapkan melalui ketaatan dan perbaikan hati.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Bait berikutnya menjawab pertanyaan apa dari bait ini?
Lihat pembahasan jawaban
Menjawab bagaimana mengusahakan pertambahan iman dan pembaruan kejernihan hati.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
فكن
maka jadilah engkau
من الإيمان في مزيد
terus bertambah dalam iman
وفي صفاء القلب
dan dalam kejernihan hati
ذا تجديد
orang yang terus memperbarui
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal 1
فكُن من الإيمان في مَزِيد
Buka penggal 2
وفي صفاءِ القلبِ ذا تَجديد
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 14 — Menumbuhkan iman dan membersihkan hatiNaskah 3 · materi pendamping 3
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.