Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 164
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Sebab dan rukun mandi · Bait 164 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
والفرض تعميم
dan yang wajib ialah meratakan
لجسم ظهرا
pada tubuh yang tampak
شعرا وظفرا
rambut dan kuku
منبتا وبشرا
tempat tumbuh rambut dan kulit
Terjemahan bait 164

Yang wajib ialah meratakan air pada tubuh yang tampak: rambut, kuku, tempat tumbuh rambut, dan kulit.

Syarah · keterangan lengkap

Cakupan mandi berbeda dari wudu

Mandi bersuci menuntut air mencapai seluruh bagian luar tubuh yang diwajibkan, bukan hanya empat anggota wudu. Rambut, kulit di bawahnya, kuku, lipatan, dan bagian luar yang mudah terlewat perlu diperhatikan secara wajar. Membasahi pakaian yang dikenakan tidak otomatis berarti seluruh kulit di bawahnya telah terbasuh.

Rambut lebat tetap diperhatikan

Keringanan janggut lebat pada pembasuhan wajah dalam wudu tidak dipindahkan begitu saja ke mandi. Pada mandi, air harus mencapai rambut dan tempat tumbuhnya sesuai ketentuan. Kepangan tidak otomatis wajib dibuka apabila air dapat mencapai bagian yang diwajibkan; bila menjadi penghalang, cara agar air sampai perlu dilakukan. Fokusnya adalah pemerataan nyata, bukan penampilan rambut setelah basah.

Bagian luar bukan organ dalam

Ungkapan tubuh yang tampak membatasi kewajiban pada bagian yang dihukumi luar menurut fikih. Ini bukan perintah memasukkan air ke organ dalam atau melakukan pembersihan yang berbahaya. Menghilangkan lapisan penghalang pada kulit dan kuku dibedakan dari sekadar perubahan warna yang tidak menghalangi air. Ketelitian yang cukup membantu sahnya mandi tanpa berubah menjadi pemeriksaan yang tak berujung.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 54. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

والفرض تعميم لجسم ظهرا

الفرض mubtada dan تعميم khabar. لجسم menerangkan cakupan; ظهر fi‘il yang menjelaskan sifat bagian lahir tubuh, dengan alif rima.

شعرا وظفرا منبتا وبشرا

Rangkaian isim manshub ini memperinci jenis bagian tubuh yang masuk pemerataan. Perinciannya meliputi rambut, kuku, tempat tumbuh, dan kulit.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

تعميم

Akar
ع م م
Pola / bentuk
تَفْعِيل

Masdar dari عمّم: menjadikan cakupan menyeluruh.

منبتا

Akar
ن ب ت
Pola / bentuk
مَفْعِل dalam مَنْبِت

Isim tempat tumbuh, di sini tempat tumbuh rambut yang perlu terkena air.

Hubungan bait

Sesudah sebab pada bait 160–163, pengarang menyebut kewajiban pelaksanaan. Niat yang harus menyertai awal pembasuhan diterangkan pada bait 165.

Intisari & faedah
  1. Mandi meliputi bagian luar seluruh tubuh, termasuk rambut dan kulit yang wajib dibasuh.
  2. Kewajiban pemerataan bukan perintah membersihkan organ dalam.
Contoh penerapan

Keadaan

Seseorang mandi tetapi ada lapisan kedap air yang jelas menutupi sebagian kuku.

Cara memahami

Ia memperhatikan penghalang itu agar air mencapai bagian yang diwajibkan.

Batas penerapan

Warna yang tidak membentuk lapisan penghalang tidak otomatis mempunyai hukum yang sama.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Shahih al-Bukhari 248

Hadis dalam Shahih al-Bukhari. Teks Arab berupa petikan; baca riwayat lengkap pada sumber.

Baca petikan Arab

ثُمَّ يُدْخِلُ أَصَابِعَهُ فِي الْمَاءِ، فَيُخَلِّلُ بِهَا أُصُولَ شَعَرِهِ ثُمَّ يَصُبُّ عَلَى رَأْسِهِ ثَلاَثَ غُرَفٍ بِيَدَيْهِ، ثُمَّ يُفِيضُ الْمَاءَ عَلَى جِلْدِهِ كُلِّهِ

Inti makna

Aisyah menggambarkan mandi Nabi: setelah mencuci tangan dan berwudu, beliau menyela akar rambut, menuangkan tiga curahan pada kepala, lalu meratakan air ke seluruh kulit tubuh.

Kaitan dengan bait

Riwayat menggambarkan perhatian pada akar rambut dan mengalirkan air ke seluruh kulit tubuh.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Apakah cukup membasahi permukaan rambut bila air belum mencapai bagian yang wajib di bawahnya?

Lihat pembahasan jawaban

Tidak. Pemerataan mandi mencakup rambut dan tempat tumbuhnya menurut ketentuan.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

والفرض تعميم

dan yang wajib ialah meratakan

لجسم ظهرا

pada tubuh yang tampak

شعرا وظفرا

rambut dan kuku

منبتا وبشرا

tempat tumbuh rambut dan kulit

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

والفرضُ تعميمٌ لجِسمٍ ظَهَرَا

Buka penggal 2

شَعرَا وظُفْرَا مَنْبَتَا وبَشَرَا

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 164 — Meratakan air pada seluruh bagian luar tubuhNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan