Matan Zubad
Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)
Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Iman, niat, dan amal · Bait 18 dari 539
Mufradat · arti kata dan frasa
- وسائر الأعمال
- dan seluruh amal
- لا تخلص
- tidak mengantarkan kepada keselamatan
- إلا مع النية
- kecuali bersama niat
- حيث تخلص
- ketika engkau ikhlas
Terjemahan bait 18
Seluruh amal tidak mengantarkan kepada keselamatan kecuali bersama niat ketika engkau ikhlas.
Syarah · keterangan lengkap
Niat memberi arah
Niat adalah maksud hati ketika melakukan suatu perbuatan. Dua orang dapat tampak mengerjakan hal yang sama tetapi memiliki tujuan berbeda. Seseorang memberi bantuan karena ingin memenuhi perintah Allah dan menolong sesama, sementara orang lain bermaksud mempermalukan penerimanya. Penampilan luar saja tidak menjelaskan mutu batin amal.
Fungsi niat dalam fikih
Dalam ibadah seperti wudu dan salat menurut mazhab Syafi‘i, niat juga memiliki fungsi hukum: membedakan ibadah dari kebiasaan dan menentukan ibadah yang dikerjakan. Membasuh wajah untuk menyegarkan diri tidak sama dengan membasuhnya sebagai bagian wudu. Namun, tidak semua perbuatan mempunyai ketentuan niat yang sama. Menghilangkan najis dari pakaian, misalnya, dapat menghasilkan kesucian ketika syarat pencuciannya terpenuhi, sekalipun tidak diniatkan sebagai ibadah; pahala ketaatannya merupakan pembahasan tersendiri.
Ikhlas menyempurnakan arah
Bait menekankan keselamatan dan penerimaan amal, sehingga tidak tepat dipukulratakan menjadi pernyataan bahwa seluruh hasil hukum perbuatan tanpa niat adalah batal. Ikhlas mengarahkan tujuan kepada Allah. Pelajar dapat bertanya kepada diri sendiri mengapa melakukan suatu amal dan memperbaiki tujuan yang keliru. Ia tidak perlu terus mengorek perasaan sampai takut memulai ibadah; adanya maksud yang wajar dan jelas dalam hati sudah merupakan niat, sedangkan penjagaannya berlangsung dengan tenang.
Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 9. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.
Buka halaman sumber ↗I‘rab & tarkib
Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.
وسائر الأعمال لا تخلص
سائرُ mubtada dan الأعمالِ mudhaf ilaih. لا menafikan; تُخلّصُ fi‘il mudhari‘ dengan pelaku tersirat kembali kepada الأعمال. Kalimat kata kerja menjadi khabar bagi سائر.
إلا مع النية حيث تخلص
إلا membatasi: keselamatan amal berkaitan dengan keikhlasan. مع النية keterangan penyertaan. حيث menunjukkan keadaan/konteks, diikuti تُخلص yang pelakunya أنت: ketika engkau memurnikan niat.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait 10 telah memohon keikhlasan; di sini pengarang menerangkan kedudukan niat dalam amal. Bait 19–20 membahas kapan niat disiapkan dan dijaga.
Intisari & faedah
- Banyaknya amal perlu disertai niat yang benar.
- Tulisan Arab yang sama tanpa harakat dapat mempunyai bentuk dan makna berbeda.
Contoh penerapan
Keadaan
Dua orang memberikan bantuan yang sama, tetapi salah satunya hanya ingin mempermalukan penerima.
Cara memahami
Penampilan amal tidak cukup; tujuan hati ikut menentukan nilainya.
Batas penerapan
Kita memperbaiki niat sendiri tanpa mengaku mengetahui seluruh niat orang lain.
Dalil pendukung
Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.
Shahih al-Bukhari 1
Hadis dalam Shahih al-Bukhari. Teks Arab berupa petikan; baca riwayat lengkap pada sumber.
Baca petikan Arab
إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى
Inti makna
Amal dinilai dengan niat; setiap orang memperoleh menurut niatnya.
Kaitan dengan bait
Hadis niat menjadi dasar utama pembahasan nilai amal menurut tujuan pelakunya.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Apa beda تُخَلِّصُ dan تُخْلِصُ pada bait ini?
Lihat pembahasan jawaban
Yang pertama dari خلّص, mengantarkan kepada keselamatan; yang kedua dari أخلص, memurnikan niat.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
وسائر الأعمال
dan seluruh amal
لا تخلص
tidak mengantarkan kepada keselamatan
إلا مع النية
kecuali bersama niat
حيث تخلص
ketika engkau ikhlas
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal 1
وسائِرُ الأعمالِ لا تُخَلِّصُ
Buka penggal 2
إلا مع النِّيَّةِ حيث تُخْلِصُ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 18 — Amal dan niat yang ikhlasNaskah 3 · materi pendamping 3
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.