Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 204
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Haid, nifas, dan ketentuan masa · Bait 204 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
إن عبر الأكثر
jika melampaui batas terpanjang
واستداما
dan terus berlangsung
فمستحاضة
maka perempuan itu mengalami istihadhah
حوت أقساما
yang mencakup beberapa kategori
Terjemahan bait 204

Jika darah melampaui batas terpanjang dan terus berlangsung, perempuan itu mengalami istihadhah yang terbagi dalam beberapa kategori.

Syarah · keterangan lengkap

Peralihan pembahasan

Ketika darah terus berlangsung melewati batas yang dibahas, tidak seluruh rentangnya otomatis dihukumi haid atau nifas. Matan mengantar ke kategori mustahadhah, yaitu perempuan yang mengalami darah istihadhah. Kategori itu menentukan bagian waktu yang dihukumi haid dan bagian yang mempunyai ketentuan ibadah berbeda. Penetapannya tidak cukup dengan satu angka maksimum.

Mengapa ada beberapa kategori

Syarah memperhatikan apakah baru pertama mengalami darah, mempunyai kebiasaan sebelumnya, dapat membedakan sifat darah dengan syaratnya, atau kehilangan informasi kebiasaan. Karena itu tidak benar menganggap semua orang yang berdarah lebih dari lima belas hari pasti memiliki lima belas hari haid. Demikian pula aturan khusus perempuan yang bingung tentang seluruh kebiasaannya tidak digeneralisasi kepada semua mustahadhah.

Ibadah dan kesehatan ditangani bersama

Istihadhah tidak otomatis menggugurkan salat. Bersuci dan pelaksanaannya mengikuti ketentuan orang yang terus berhadas, dengan memperhatikan waktu serta kemampuan. Catat pola darah untuk pembahasan fikih. Catatan kesehatan ACOG menjelaskan bahwa perdarahan yang tidak lazim perlu ditelaah; jangan menunda pemeriksaan semata-mata menunggu batas fikih berakhir. Angka fikih tidak menggantikan penilaian penyebab perdarahan.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 63. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

ACOG — Abnormal Uterine Bleeding ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

إن عبر الأكثر واستداما

إن syarthiyyah; عبر واستدام fi‘il syarat dengan darah sebagai subjek yang dipahami. الأكثر objek batas yang dilewati.

فمستحاضة حوت أقساما

Fa menghubungkan jawab syarat; هي dipahami sebelum مستحاضة. حوت أقساما menerangkan pembagian kategori.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

مستحاضة

Akar
ح ي ض
Pola / bentuk
مُسْتَفْعَلَة dengan i‘lal

Isim maf‘ul feminin dari استحيض, istilah perempuan yang mengalami istihadhah.

استداما

Akar
د و م
Pola / bentuk
اسْتَفْعَلَ dengan i‘lal

Dari استدام, terus berlangsung; alif akhir mengikuti rima.

Hubungan bait

Batas pada 201–203 mengantar ke istihadhah. Kaitkan dengan masa suci pada 205 dan kewajiban salat pada 213.

Intisari & faedah
  1. Kategori istihadhah memperhatikan riwayat dan sifat darah menurut syaratnya.
  2. Tidak semua darah lima belas hari pertama otomatis haid ketika perdarahan berlanjut.
Contoh penerapan

Keadaan

Darah seseorang berlangsung dua puluh hari dan polanya berbeda dari kebiasaan.

Cara memahami

Ia mencatat riwayat, meminta penjelasan sesuai kategori fikih, dan menilai kebutuhan pemeriksaan kesehatan.

Batas penerapan

Tidak menerapkan satu rumus haid kepada semua kasus atau menganggap istihadhah menghapus seluruh salat.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Shahih al-Bukhari 306

Petikan Arab dari riwayat bernomor; inti makna Indonesia disusun untuk pembelajaran. Baca konteks lengkap melalui tautan.

Baca petikan Arab

إنما ذلك عرق وليس بالحيضة

Inti makna

Riwayat membedakan darah istihadhah dari haid, lalu menjelaskan bersuci dan kembali salat setelah haid berakhir.

Kaitan dengan bait

Riwayat menjelaskan perbedaan darah haid dan darah istihadhah serta kembalinya salat.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Mengapa mustahadhah tidak diberi satu cara penetapan haid untuk semua orang?

Lihat pembahasan jawaban

Karena kebiasaan sebelumnya, kemampuan membedakan darah, dan informasi yang dimiliki dapat berbeda.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

إن عبر الأكثر

jika melampaui batas terpanjang

واستداما

dan terus berlangsung

فمستحاضة

maka perempuan itu mengalami istihadhah

حوت أقساما

yang mencakup beberapa kategori

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

إنْ عَبَرَ الأكثرَ واسْتَدَاما

Buka penggal 2

فمُسْتَحَاضَةٌ حَوَتْ أقسَامَا

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 204 — Darah yang melampaui batas dan istihadhahNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan