Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 205
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Haid, nifas, dan ketentuan masa · Bait 205 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
لم ينحصر
tidak dibatasi
أكثر وقت الطهر
batas terpanjang masa suci
أما أقله
adapun paling sedikitnya
فنصف شهر
maka setengah bulan
Terjemahan bait 205

Batas terpanjang masa suci tidak dibatasi; adapun batas paling sedikitnya setengah bulan.

Syarah · keterangan lengkap

Suci yang sedang dihitung

Thuhur di sini ialah masa bersih antara dua haid yang terpisah. Minimum setengah bulan berarti lima belas hari menurut hitungan bab ini. Angka itu bukan minimum panjang seluruh siklus dari awal haid ke awal haid berikutnya, sebab siklus juga memuat hari-hari haid. Membedakan dua ukuran ini menghindari kesalahan membaca catatan bulanan.

Tidak ada maksimum yang harus diisi darah

Matan tidak menetapkan batas terpanjang masa suci. Seseorang dapat mengalami masa suci lebih panjang tanpa harus menamai hari tertentu sebagai haid hanya karena kebiasaan sebelumnya telah lewat. Penetapan hukum mengikuti keadaan darah yang nyata beserta syaratnya. Bila perubahan pola membutuhkan perhatian medis, itu merupakan pertanyaan kesehatan yang ditangani tersendiri.

Jangan memindahkan aturan tanpa konteks

Masa suci antara dua haid tidak otomatis dipakai untuk seluruh sela pada nifas atau darah yang masih berada dalam rentang satu haid. Darah putus-sambung mempunyai rincian yang harus dibaca sebagai satu rangkaian waktu. Mulailah dengan garis waktu yang jelas: hari berdarah, hari bersih, dan kapan mulai kembali. Setelah itu barulah kategori fikih dapat dijelaskan dengan tepat.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 63. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

ACOG — Abnormal Uterine Bleeding ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

لم ينحصر أكثر وقت الطهر

لم menjazmkan ينحصر; أكثر fa‘il, diidhafahkan kepada وقت الطهر.

أما أقله فنصف شهر

أما memberi perincian; أقله mubtada, فنصف شهر khabar dengan fa penghubung jawaban أما.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

ينحصر

Akar
ح ص ر
Pola / bentuk
يَنْفَعِلُ

Mudhari‘ dari انحصر, terbatasi atau terkurung dalam batas.

الطهر

Akar
ط ه ر
Pola / bentuk
فُعْل

Masdar yang di sini menunjukkan masa suci dari haid.

Hubungan bait

Masa suci melengkapi tiga bait ukuran darah; perincian istihadhah memerlukan catatan masa ini.

Intisari & faedah
  1. Minimum suci antardua haid ialah lima belas hari menurut matan.
  2. Tidak dibatasinya maksimum tidak berarti semua sela darah mempunyai hukum yang sama.
Contoh penerapan

Keadaan

Seseorang menyamakan lima belas hari masa suci dengan lima belas hari panjang siklus.

Cara memahami

Ia memisahkan lama haid dari masa bersih di antara dua haid.

Batas penerapan

Sela singkat di tengah darah yang terputus tidak langsung dianggap masa suci antardua haid baru.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Al-Baqarah 2:222

Teks ayat; inti makna Indonesia disusun untuk pembelajaran. Rincian hukum dibaca melalui syarah.

Baca teks ayat

وَيَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلْمَحِيضِ ۖ قُلْ هُوَ أَذًۭى فَٱعْتَزِلُوا۟ ٱلنِّسَآءَ فِى ٱلْمَحِيضِ ۖ وَلَا تَقْرَبُوهُنَّ حَتَّىٰ يَطْهُرْنَ ۖ فَإِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ أَمَرَكُمُ ٱللَّهُ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلتَّوَّٰبِينَ وَيُحِبُّ ٱلْمُتَطَهِّرِينَ

Inti makna

Ayat membahas haid, batas hubungan, dan kesucian; angka-angka durasi dalam fikih tidak dinyatakan pada ayat ini.

Kaitan dengan bait

Dasar pembedaan haid dan kesucian; hitungan minimum masa suci merupakan rincian fikih dalam syarah.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Apakah lima belas hari pada bait ini ialah panjang seluruh siklus haid?

Lihat pembahasan jawaban

Tidak. Yang dimaksud ialah minimum masa suci di antara dua haid yang terpisah.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

لم ينحصر

tidak dibatasi

أكثر وقت الطهر

batas terpanjang masa suci

أما أقله

adapun paling sedikitnya

فنصف شهر

maka setengah bulan

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

لَمْ ينحَصِرْ أكثرُ وقتِ الطُّهْرِ

Buka penggal 2

أمَّا أقَلُّهُ فنِصفُ شَهرِ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 205 — Masa suci antara dua haidNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan