Matan Zubad
Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)
Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Kewajiban dan pendidikan salat · Bait 213 dari 539
Mufradat · arti kata dan frasa
- فرض
- diwajibkan
- على مكلف
- atas seorang mukalaf
- قد أسلما
- yang telah berislam
- وعن محيض ونفاس سلما
- dan bebas dari haid serta nifas
Terjemahan bait 213
Salat diwajibkan atas mukalaf yang telah berislam dan bebas dari haid serta nifas.
Syarah · keterangan lengkap
Memasuki bab salat
Setelah menerangkan bersuci dan penghalangnya, matan masuk ke kewajiban salat. Mukalaf dalam pembahasan ini berkaitan dengan balig dan berakal. Salat lima waktu merupakan kewajiban pokok, sedangkan rincian waktunya akan diterangkan sesudah bait pendidikan dan alasan keterlambatan. Urutan kitab membantu pembaca memahami siapa yang wajib sebelum mempelajari bagaimana melaksanakannya.
Haid dan nifas adalah pengecualian yang ditetapkan
Perempuan yang sedang haid atau nifas tidak dituntut mengerjakan salat pada masa tersebut, dan salat yang ditinggalkan karena keadaan itu tidak diqada. Ini berbeda dari orang beristihadhah yang mempunyai ketentuan bersuci dan tetap salat. Karena itu menentukan kategori darah dengan benar mempunyai akibat langsung pada kewajiban ibadah.
Kewajiban mengikuti keadaan yang nyata
Sakit atau kesulitan bergerak tidak otomatis sama dengan hilangnya kewajiban. Bab berikut akan mengajarkan berdiri, duduk, dan cara lain sesuai kemampuan. Anak belum balig juga memiliki pembahasan pendidikan, meskipun belum memikul tuntutan seperti orang dewasa. Dengan membedakan kewajiban, uzur, dan latihan, keluarga dapat mengajarkan salat tanpa menyamakan semua keadaan.
Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 66. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.
Buka halaman sumber ↗I‘rab & tarkib
Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.
فرض على مكلف قد أسلما
فرض menyatakan hukum salat yang dipahami; على مكلف sasaran kewajiban, قد أسلم sifat penjelas dengan alif rima.
وعن محيض ونفاس سلما
عن محيض ونفاس berhubungan dengan سلم, yaitu terbebas dari keadaan tersebut.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Larangan saat haid pada 210–212 menjelaskan pengecualian di sini; pendidikan anak dan salat sesuai kemampuan menyusul.
Intisari & faedah
- Haid dan nifas dibedakan dari istihadhah dalam kewajiban salat.
- Keterbatasan gerak dibahas melalui penyesuaian cara salat sesuai kemampuan.
Contoh penerapan
Keadaan
Orang yang mengalami istihadhah menyangka kewajibannya sama dengan masa haid.
Cara memahami
Ia menelaah kategorinya dan mempelajari bersuci untuk tetap salat.
Batas penerapan
Pengecualian haid tidak digeneralisasi kepada setiap perdarahan.
Dalil pendukung
Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.
Shahih al-Bukhari 46
Hadis dalam Shahih al-Bukhari; petikan jawaban tentang tambahan di luar kewajiban. Teks Arab berupa petikan; baca riwayat lengkap pada sumber.
Baca petikan Arab
لاَ إِلاَّ أَنْ تَطَوَّعَ
Inti makna
Dalam dialog tentang kewajiban ibadah, Nabi menjelaskan bahwa tambahan di luar yang diwajibkan merupakan ibadah sukarela.
Kaitan dengan bait
Hadis menyebut lima salat wajib sehari semalam.
Buka sumber lengkap ↗Shahih Muslim 335c
Petikan Arab dari riwayat bernomor; inti makna Indonesia disusun untuk pembelajaran. Baca konteks lengkap melalui tautan.
Baca petikan Arab
فنؤمر بقضاء الصوم ولا نؤمر بقضاء الصلاة
Inti makna
Aisyah menjelaskan bahwa perempuan yang haid diperintahkan mengganti puasa, tidak mengganti salat.
Kaitan dengan bait
Riwayat mendasari tidak adanya qada salat yang ditinggalkan karena haid.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Apakah setiap orang yang mengalami darah mempunyai pengecualian salat seperti haid?
Lihat pembahasan jawaban
Tidak. Istihadhah berbeda dan mempunyai ketentuan bersuci untuk tetap melaksanakan salat.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
فرض
diwajibkan
على مكلف
atas seorang mukalaf
قد أسلما
yang telah berislam
وعن محيض ونفاس سلما
dan bebas dari haid serta nifas
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal 1
فَرضٌ على مُكَلَّفٍ قد أسلَمَا
Buka penggal 2
وعَن مَحِيضٍ ونِفَاسٍ سَلِمَا
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 213 — Siapa yang terkena kewajiban salatNaskah 3 · materi pendamping 3
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.