Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 241
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Tahiyat masjid, qada, dan pelaksanaan sunah · Bait 241 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
والنفل في الليل
dan salat sunah pada malam
من المؤكد
termasuk yang ditekankan
وندبوا
dan mereka menganjurkan
تحية للمسجد
tahiyat bagi masjid
Terjemahan bait 241

Salat sunah pada malam termasuk yang ditekankan; para ulama juga menganjurkan tahiyat masjid.

Syarah · keterangan lengkap

Keutamaan sunah malam

Syarah membicarakan sunah mutlak pada malam, yang lebih utama dibanding sunah mutlak pada siang. Ini tidak berarti setiap salat malam otomatis mengalahkan semua sunah siang yang mempunyai sebab atau kedudukan khusus. Pembandingan dilakukan pada jenis yang sedang dibahas, sehingga pelajar tidak membuat peringkat ibadah dari potongan kalimat saja.

Menghidupkan malam sesuai kemampuan

Salat malam memberi kesempatan beribadah dengan tenang. Pelaksanaannya tetap menjaga salat fardu, kebutuhan istirahat, dan kemampuan tubuh. Memulai dengan rakaat yang sanggup dijaga lebih membantu daripada memaksakan banyak rakaat lalu meninggalkan kewajiban pagi. Jika menjadikannya penutup dengan witir, hubungkan dengan aturan witir pada 236.

Tahiyat sebagai penghormatan masjid

Tahiyat masjid ialah salat ketika masuk sebelum duduk, dengan rincian yang disampaikan pada tiga bait berikut. Penghormatan ditujukan kepada Allah di tempat ibadah-Nya, bukan menyembah bangunan. Pelajar perlu mengenali bahwa tahiyat dapat tercakup dalam salat lain yang memenuhi ketentuan, sehingga tidak selalu harus ditambah sebagai rangkaian terpisah.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 72. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

والنفل في الليل من المؤكد

النفل mubtada; في الليل pembatas konteks, من المؤكد khabar yang menyatakan tingkat anjuran.

وندبوا تحية للمسجد

ندبوا fi‘il dan fa‘il jamak, تحية objek; للمسجد menerangkan tahiyat yang dimaksud.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

المؤكد

Akar
أ ك د
Pola / bentuk
مُفَعَّل

Isim maf‘ul أكّد, sesuatu yang ditekankan.

تحية

Akar
ح ي ي
Pola / bentuk
تَفْعِلَة dengan perubahan bunyi

Masdar حيّا, penghormatan atau sambutan.

Hubungan bait

Salat malam berkaitan dengan witir pada 236; bentuk tahiyat dijelaskan pada 242–244.

Intisari & faedah
  1. Perbandingan malam dan siang di sini terkait sunah mutlak.
  2. Tahiyat masjid mempunyai bentuk dan kemungkinan tercakup dalam salat lain.
Contoh penerapan

Keadaan

Seseorang ingin mulai salat malam tetapi khawatir mengantuk saat Subuh.

Cara memahami

Ia memilih jumlah yang dapat dijaga sambil mengatur tidur dan fardunya.

Batas penerapan

Keutamaan sunah tidak menjadi alasan menelantarkan kewajiban.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Shahih Muslim 1163a

Petikan Arab dari riwayat bernomor; inti makna Indonesia disusun untuk pembelajaran. Baca konteks lengkap melalui tautan.

Baca petikan Arab

وأفضل الصلاة بعد الفريضة صلاة الليل

Inti makna

Salat malam disebut sebagai salat paling utama setelah fardu.

Kaitan dengan bait

Riwayat menyebut salat malam sebagai salat paling utama sesudah fardu.

Buka sumber lengkap ↗

Shahih al-Bukhari 444

Petikan Arab dari riwayat bernomor; inti makna Indonesia disusun untuk pembelajaran. Baca konteks lengkap melalui tautan.

Baca petikan Arab

إذا دخل أحدكم المسجد فليركع ركعتين قبل أن يجلس

Inti makna

Orang yang masuk masjid dianjurkan salat dua rakaat sebelum duduk.

Kaitan dengan bait

Dasar tahiyat masjid sebelum duduk.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Apakah perbandingan sunah malam pada bait ini mencakup semua jenis sunah tanpa pengecualian?

Lihat pembahasan jawaban

Tidak. Syarah terutama membahas sunah mutlak.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

والنفل في الليل

dan salat sunah pada malam

من المؤكد

termasuk yang ditekankan

وندبوا

dan mereka menganjurkan

تحية للمسجد

tahiyat bagi masjid

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

والنَّفْلُ في الليلِ مِنَ المُؤَكَّدِ

Buka penggal 2

ونَدَبُوا تَحِيَّةً للمسجدِ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 241 — Salat malam dan tahiyat masjidNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan