Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 28
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Mengenal Allah dan sifat-Nya · Bait 28 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
منفرد
sendiri / tidak bersekutu
بالخلق
di dalam penciptaan
والتدبير
dan pengaturan
جل
Mahaluhur / Mahasuci Dia
عن الشبيه والنظير
dari yang menyerupai dan yang menandingi
Terjemahan bait 28

Dia sendiri dalam penciptaan dan pengaturan; Mahatinggi Dia dari yang menyerupai dan yang menandingi.

Syarah · keterangan lengkap

Keunikan penciptaan

Allah tidak membutuhkan rekan untuk mengadakan alam. Segala kemampuan makhluk berada dalam ciptaan serta pemeliharaan-Nya. Ketika manusia disebut membuat rumah, yang dimaksud ialah menyusun dan mengolah bahan dengan kemampuan yang diberikan. Pengertian itu berbeda dari penciptaan oleh Allah yang menjadi dasar keberadaan bahan, kemampuan, dan seluruh sebabnya.

Pengaturan tidak meniadakan sebab

Tadbir mencakup pengaturan ciptaan menurut ilmu serta kehendak Allah. Manusia tetap mengalami hubungan sebab-akibat dan diperintahkan mengambil sebab yang dibenarkan. Belajar berkaitan dengan bertambahnya pengetahuan, dan bekerja berkaitan dengan penghidupan. Mengakui pengaturan Allah tidak mengharuskan mengabaikan usaha atau menolak ilmu tentang alam.

Tidak memiliki tandingan

Syabih menunjuk yang serupa, sedangkan nazhir menunjuk padanan atau tandingan. Penafian keduanya memperkuat tauhid dan tanzih: Allah tidak sejenis dengan ciptaan dan tidak berada dalam persaingan kekuasaan dengan makhluk. Dalam kehidupan, seorang Muslim tidak menempatkan benda atau tokoh sebagai pemilik kekuasaan mandiri yang lepas dari Allah. Menghormati guru dan menggunakan sarana tetap boleh, tetapi hati tidak menganggapnya mampu menentukan hasil secara mutlak tanpa ketergantungan kepada Allah.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 12. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

منفرد بالخلق والتدبير

منفردٌ khabar bagi subjek yang dipahami, yaitu هو, Allah. بالخلق jar-majrur; التدبير dihubungkan kepada الخلق sehingga sama-sama majrur.

جل عن الشبيه والنظير

جلَّ fi‘il madhi dengan fa‘il tersirat هو. عن الشبيه jar-majrur melengkapi penafian kekurangan; النظير dihubungkan kepada الشبيه. Ini rangkaian penyucian, bukan perpindahan lokasi.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

منفرد

Akar
ف ر د
Pola / bentuk
مُنْفَعِل

Isim fa‘il dari اِنْفَرَدَ: sendiri atau tunggal dalam hal yang diterangkan.

التدبير

Akar
د ب ر
Pola / bentuk
تَفْعِيل

Masdar dari دَبَّرَ: mengatur. Dalam konteks ketuhanan tidak dimaknai sebagai perencanaan setelah sebelumnya tidak mengetahui.

Hubungan bait

Bait 27 menjelaskan kuasa dan ilmu. Bait ini menegaskan keesaan dalam mencipta dan mengatur, lalu bait 29 menyebut sifat kesempurnaan lain.

Intisari & faedah
  1. Keesaan Allah mencakup penciptaan dan pengaturan.
  2. Makna جل عن ialah kesucian dan keluhuran, bukan jarak tempat.
Contoh penerapan

Keadaan

Pelajar berkata usaha manusia tidak berguna karena Allah yang mengatur.

Cara memahami

Ia membedakan sebab yang manusia usahakan dengan kuasa Allah yang menciptakan hasilnya.

Batas penerapan

Pengakuan ketuhanan tidak menghapus perintah berusaha dan tanggung jawab manusia.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

QS Az-Zumar 39:62

Teks ayat; inti makna Indonesia disusun untuk pembelajaran, bukan terjemahan lengkap.

Baca teks ayat

ٱللَّهُ خَٰلِقُ كُلِّ شَىْءٍۢ ۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ وَكِيلٌۭ

Inti makna

Allah adalah pencipta segala sesuatu dan pemelihara seluruhnya.

Kaitan dengan bait

Ayat menyebut Allah sebagai Pencipta segala sesuatu dan pemelihara atasnya.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Apa asal bentuk منفرد?

Lihat pembahasan jawaban

Isim fa‘il dari انفرد, berpola منفعل dengan kasrah pada huruf sebelum akhirnya.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

منفرد

sendiri / tidak bersekutu

بالخلق

di dalam penciptaan

والتدبير

dan pengaturan

جل

Mahaluhur / Mahasuci Dia

عن الشبيه والنظير

dari yang menyerupai dan yang menandingi

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

مُنْفَرِدٌ بالخَلْقِ والتَّدبيرِ

Buka penggal 2

جَلَّ عنِ الشَّبِيهِ والنَّظِيرِ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 28 — Allah satu-satunya Pencipta dan pengaturNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan