Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 282
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Azan dan iqamah · Bait 282 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
عدلا أمينا
adil dan amanah
صيتا
bersuara kuat
مثوبا لفجره
menambahkan tatswib untuk Subuh
مرجعا
melakukan tarji‘
محتسبا
mengharap pahala
Terjemahan bait 282

Adil, amanah, bersuara kuat, menambahkan tatswib pada Subuh, melakukan tarji‘, dan mengharap pahala.

Syarah · keterangan lengkap

Sifat yang menjaga kepercayaan

Muazin dianjurkan mempunyai integritas dan amanah karena berita waktu dan panggilannya diikuti orang lain. Suara yang kuat serta jelas membantu penyampaian. Sifat-sifat ini merupakan bagian penyempurna yang dibedakan dari syarat dasar. Menilai tugas dilakukan berdasarkan ketelitian dan tanggung jawab, bukan hanya keindahan suara.

Tatswib dan tarji‘ mempunyai arti khusus

Tatswib ialah tambahan ash-shalatu khairun minan-naum dua kali setelah hai‘alah pada azan Subuh. Tarji‘ ialah mengucapkan kalimat syahadat dengan suara lebih rendah terlebih dahulu, kemudian mengulangnya dengan suara panggilan. Keduanya tidak berarti menambah lafaz sesuka hati. Tarji‘ dijelaskan sebagai pilihan tuntunan mazhab dalam susunan azan.

Mengharap pahala dan tugas yang layak

Muhtasiban di sini menerangkan niat mencari pahala Allah. Syarah tetap membahas kebolehan imbalan tugas dengan ketentuannya, sehingga jangan menyimpulkan semua muazin yang menerima dukungan penghidupan tidak ikhlas. Niat merupakan urusan pelaku, sedangkan pengaturan tugas dinilai melalui amanah dan cara yang benar. Makna muhtasib pada 279 memiliki konteks penugasan yang perlu dibedakan.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 80. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

عدلا أمينا صيتا

Tiga sifat keadaan muazin yang terhubung dengan أن يكون pada 281.

مثوبا لفجره مرجعا محتسبا

Tiga sifat tindakan: tatswib untuk Subuh, tarji‘, dan mengharap pahala; lafaznya dijelaskan syarah.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

مثوبا

Akar
ث و ب
Pola / bentuk
مُفَعِّل

Isim fa‘il ثوّب, pelaku tatswib.

مرجعا

Akar
ر ج ع
Pola / bentuk
مُفَعِّل

Isim fa‘il رجّع, mengulang syahadat dalam susunan tarji‘.

Hubungan bait

Sifat melanjutkan 281, dan makna mengharap pahala dibedakan dari konteks muhtasib pada 279.

Intisari & faedah
  1. Tatswib Subuh dan tarji‘ adalah istilah dengan lafaz serta urutan tertentu.
  2. Menerima dukungan tugas tidak otomatis membuktikan seseorang tidak ikhlas.
Contoh penerapan

Keadaan

Pelajar mengira tarji‘ berarti mengulang seluruh azan dua kali.

Cara memahami

Ia mengenali bahwa yang diulang dengan perbedaan suara adalah kalimat syahadat menurut susunannya.

Batas penerapan

Tidak menambah pengulangan bebas di luar tuntunan.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Shahih Muslim 379

Petikan Arab dari riwayat bernomor; inti makna Indonesia disusun untuk pembelajaran. Baca konteks lengkap melalui tautan.

Baca petikan Arab

ثم يعود فيقول

Inti makna

Dalam pengajaran azan Abu Mahdzurah, syahadat disebut kembali; petikan pendek ini dibaca bersama susunan lengkap pada sumber.

Kaitan dengan bait

Riwayat Abu Mahdzurah memuat pengajaran susunan azan yang menjadi dasar tarji‘; tatswib dijelaskan melalui riwayat dan syarah lain.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Apa perbedaan tatswib dan tarji‘?

Lihat pembahasan jawaban

Tatswib adalah tambahan ash-shalatu khairun minan-naum pada Subuh; tarji‘ adalah pengulangan syahadat dengan perbedaan tingkat suara.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

عدلا أمينا

adil dan amanah

صيتا

bersuara kuat

مثوبا لفجره

menambahkan tatswib untuk Subuh

مرجعا

melakukan tarji‘

محتسبا

mengharap pahala

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

عَدْلا أَمينا صَيِّتَا مُثَوِّبَا

Buka penggal 2

لفَجْرِهِ مُرَجِّعَا مُحتَسِبَا

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 282 — Amanah, suara, tatswib, dan tarji‘Naskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan