Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 287
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Sunah pembuka dan bacaan salat · Bait 287 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
ولركوع
dan untuk rukuk
واعتدال بالفقار
serta iktidal dengan punggung tegak
ووضع يمناه
dan meletakkan tangan kanannya
على كوع اليسار
pada pergelangan kiri
Terjemahan bait 287

Juga untuk rukuk dan iktidal dengan menegakkan punggung; serta meletakkan tangan kanan pada pergelangan kiri.

Syarah · keterangan lengkap

Dua tempat angkat tangan berikutnya

Matan melanjutkan anjuran mengangkat tangan ketika hendak rukuk dan ketika bangkit menuju iktidal. Riwayat Ibn Umar menjadi rujukan pokok dalam syarah. Gerak sunah ini menyertai perpindahan, sementara bentuk rukuk dan iktidal serta ketenangannya tetap diperhatikan sebagai rukun.

Kembali tegak secara utuh

Kata fiqar menunjuk susunan punggung dalam penjelasan menegakkan badan saat iktidal. Jangan hanya mengangkat tangan tetapi tubuh masih membungkuk lalu langsung sujud. Gerak tangan tidak menggantikan kembalinya badan ke posisi yang diperlukan.

Meletakkan kanan pada kiri

Bagian kedua beralih kepada posisi tangan saat berdiri membaca: kanan di atas daerah pergelangan kiri beserta bagian yang diterangkan syarah. Ku‘ di sini bukan siku; istilah siku adalah mirfaq. Letaknya di bawah dada dilanjutkan pada 288. Membaca dua bait bersama mencegah salah menempatkan tangan akibat terjemahan satu istilah anatomi yang keliru.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 82. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

ولركوع واعتدال بالفقار

Jar-majrur melanjutkan sebab angkat tangan pada 285; بالفقار menjelaskan tegaknya punggung ketika iktidal.

ووضع يمناه على كوع اليسار

وضع masdar bagian daftar sunah; يمناه objek maknawi, على كوع اليسار tempat meletakkan.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

يمناه

Akar
ي م ن
Pola / bentuk
فُعْلَى dalam يمنى

Bentuk feminin dari أيمن, tangan kanan dengan dhamir pemilik.

اعتدال

Akar
ع د ل
Pola / bentuk
افْتِعَال

Masdar اعتدل, kembali tegak.

Hubungan bait

Melanjutkan angkat tangan 285–286 dan membuka posisi bersedekap yang diselesaikan 288.

Intisari & faedah
  1. Angkat tangan disunahkan pula saat rukuk dan bangkit iktidal.
  2. Ku‘ pada bait ini menunjuk daerah pergelangan, bukan siku.
Contoh penerapan

Keadaan

Pelajar mengartikan ku‘ sebagai siku sehingga posisi tangan menjadi tidak sesuai penjelasan.

Cara memahami

Ia mengenali istilah anatomi dan menyambungkan letaknya dengan bait 288.

Batas penerapan

Sunah tangan tidak menggantikan tegaknya iktidal yang diperlukan.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Shahih al-Bukhari 735

Petikan Arab dari riwayat bernomor; inti makna Indonesia disusun untuk pembelajaran. Baca konteks lengkap melalui tautan.

Baca petikan Arab

كان يرفع يديه حذو منكبيه إذا افتتح الصلاة

Inti makna

Nabi mengangkat tangan sejajar bahu ketika memulai salat; riwayat juga menyebut saat rukuk dan bangkit.

Kaitan dengan bait

Riwayat menyebut angkat tangan ketika rukuk dan bangkit.

Buka sumber lengkap ↗

Shahih al-Bukhari 740

Petikan Arab dari riwayat bernomor; inti makna Indonesia disusun untuk pembelajaran. Baca konteks lengkap melalui tautan.

Baca petikan Arab

أن يضع الرجل اليد اليمنى على ذراعه اليسرى في الصلاة

Inti makna

Riwayat menyebut meletakkan tangan kanan pada lengan kiri ketika salat.

Kaitan dengan bait

Riwayat meletakkan tangan kanan pada lengan kiri mendukung posisi tangan ketika berdiri.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Apakah ku‘ dalam bait ini berarti siku?

Lihat pembahasan jawaban

Tidak. Syarah menunjuk daerah pergelangan kiri.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

ولركوع

dan untuk rukuk

واعتدال بالفقار

serta iktidal dengan punggung tegak

ووضع يمناه

dan meletakkan tangan kanannya

على كوع اليسار

pada pergelangan kiri

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

ولِرُكوعٍ واعتدالٍ بالفَقَارْ

Buka penggal 2

ووَضْع يُمناهُ على كُوعِ اليسارْ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 287 — Angkat tangan saat rukuk dan posisi tangan ketika berdiriNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan