Matan Zubad
Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)
Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Mengenal Allah dan sifat-Nya · Bait 29 dari 539
Mufradat · arti kata dan frasa
- حي
- Mahahidup
- مريد
- Maha Berkehendak
- قادر
- Mahakuasa
- علام
- Maha Mengetahui
- له البقا
- bagi-Nya kekekalan
- والسمع
- dan pendengaran
- والكلام
- dan kalam
Terjemahan bait 29
Dia Mahahidup, Maha Berkehendak, Mahakuasa, Maha Mengetahui; bagi-Nya kekekalan, pendengaran, dan kalam.
Syarah · keterangan lengkap
Bukan daftar yang membatasi
Pengarang menyebut sejumlah sifat Allah dalam susunan singkat. Ketiadaan suatu sifat pada satu bait tidak berarti pengarang menolaknya. Misalnya, pembahasan sifat melihat dijelaskan dalam pelajaran akidah lain walaupun tidak disebut di penggal ini. Nazam harus dibaca sebagai rangkaian uraian, bukan kumpulan kalimat yang saling terputus.
Makna sifat-sifatnya
Hayy berarti hidup yang tidak bergantung pada organ, makanan, atau napas. Murid berarti berkehendak; qadir berarti berkuasa; ‘allam menegaskan ilmu yang sempurna. Baqa berarti tidak berakhir dan tidak ditimpa kebinasaan. Sama‘ berarti Allah mendengar tanpa membutuhkan telinga atau gelombang suara seperti makhluk. Kalam adalah sifat berfirman yang pembahasannya dilanjutkan pada bait 30–31 dalam kerangka ilmu kalam pengarang.
Cara memahami dengan benar
Kata yang juga digunakan untuk makhluk tidak membawa seluruh ciri makhluk kepada Allah. Manusia hidup dengan ketergantungan dan dapat mati; Allah hidup dengan kesempurnaan yang tidak demikian. Pelajar dapat menghubungkan sifat-sifat ini dengan sikap beragama: berdoa dengan keyakinan Allah mendengar, berlaku jujur karena Allah mengetahui, dan tidak putus asa karena kekuasaan-Nya. Hindari mencoba menggambar atau menentukan bentuk sifat Allah berdasarkan pengalaman inderawi manusia.
Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 12. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.
Buka halaman sumber ↗I‘rab & tarkib
Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.
حي مريد قادر علام
Keempat isim marfu‘ ini menjadi rangkaian khabar bagi هو yang dipahami dari konteks: Allah hidup, berkehendak, berkuasa, dan Maha Mengetahui. Tidak setiap khabar memerlukan pengulangan هو.
له البقا والسمع والكلام
له khabar yang didahulukan; البقا mubtada yang diakhirkan. السمع dan الكلام dihubungkan kepadanya. البقا adalah bentuk yang meringankan البقاء untuk nazam; maknanya tetap kekekalan.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait 28 menetapkan keesaan dan kesucian. Di sini beberapa sifat disebut berurutan; sifat kalam pada akhir bait diperinci pada bait 30–31.
Intisari & faedah
- Sifat-sifat Allah dipahami sesuai kesempurnaan-Nya.
- Kalam disebut di akhir untuk menjadi penghubung ke pembahasan berikutnya.
Contoh penerapan
Keadaan
Pelajar mengartikan حي sebagai hidup yang membutuhkan napas dan makanan.
Cara memahami
Ia kembali kepada prinsip bait 26 bahwa Allah tidak menyerupai ciptaan.
Batas penerapan
Kesamaan istilah tidak mengharuskan kesamaan hakikat dengan sifat manusia.
Dalil pendukung
Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.
QS Al-Baqara 2:255
Teks ayat; inti makna Indonesia disusun untuk pembelajaran, bukan terjemahan lengkap.
Baca teks ayat
ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌۭ وَلَا نَوْمٌۭ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍۢ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ
Inti makna
Allah Maha Hidup dan terus mengurus makhluk; ilmu dan kekuasaan-Nya meliputi seluruh ciptaan, tanpa mengantuk atau tidur.
Kaitan dengan bait
Ayat Kursi menyebut Allah Yang Mahahidup serta kesempurnaan ilmu dan penjagaan-Nya; tidak semua istilah pada bait dirinci dalam satu ayat ini.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Apa fungsi له pada penggal kedua?
Lihat pembahasan jawaban
Khabar yang didahulukan; البقا dan kata yang dihubungkan kepadanya menjadi pokok yang diakhirkan.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
حي
Mahahidup
مريد
Maha Berkehendak
قادر
Mahakuasa
علام
Maha Mengetahui
له البقا
bagi-Nya kekekalan
والسمع
dan pendengaran
والكلام
dan kalam
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal 1
حَيٌّ مُرِيدٌ قادِرٌ عَلَّامُ
Buka penggal 2
له البَقَا والسمعُ والكَلامُ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 29 — Beberapa sifat kesempurnaan AllahNaskah 3 · materi pendamping 3
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.