Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 298
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Sunah gerakan dan salam · Bait 298 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
وعند إلا الله
dan ketika mengucapkan illallah
فالمهلله ارفع
maka angkatlah telunjuk
لتوحيد الذي صليت له
untuk mentauhidkan Yang kepada-Nya engkau salat
Terjemahan bait 298

Ketika mengucapkan “illallah”, angkat telunjuk untuk mentauhidkan Tuhan yang kepada-Nya engkau salat.

Syarah · keterangan lengkap

Saat isyarat dalam pilihan matan

Matan menempatkan pengangkatan telunjuk ketika bagian penetapan tauhid, illallah, dalam syahadat. Al-muhallilah ialah sebutan telunjuk karena terkait isyarat tauhid. Ini melanjutkan bentuk tangan kanan pada 297, bukan perintah mengangkat seluruh tangan seperti takbir pembuka.

Makna gerak dan ucapan

Syarah menghubungkan keyakinan hati, ucapan syahadat, dan isyarat jari. Ketiganya diarahkan kepada pengesaan Allah. Memahami tujuan membantu pelajar tidak berhenti pada teknik jari sambil melupakan isi tasyahud. Gerakan dilakukan tenang tanpa mengalihkan perhatian kepada orang lain.

Rincian fikih tetap dihormati

Waktu, bentuk, dan gerakan telunjuk memiliki penjelasan yang berbeda dalam riwayat dan mazhab. Materi ini mengajarkan pilihan Matan Zubad; tidak semua variasi dapat dinilai salah dari satu bait. Isyarat juga merupakan sunah, sehingga keterbatasan tangan tidak menggugurkan tasyahud dan bacaan lain yang masih mampu dikerjakan.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 84. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

وعند إلا الله فالمهلله ارفع

عند menyebut saat lafaz tertentu; المهللة objek yang didahulukan bagi ارفع.

لتوحيد الذي صليت له

لام memberi tujuan; توحيد masdar, الذي صليت له menunjuk Allah yang menjadi tujuan ibadah.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

ارفع

Akar
ر ف ع
Pola / bentuk
افْعَلْ

Perintah رفع, mengangkat.

توحيد

Akar
و ح د
Pola / bentuk
تَفْعِيل

Masdar وحّد, mengesakan Allah.

Hubungan bait

Isyarat menyelesaikan bentuk tangan pada 296–297 sebelum salam penutup pada 299–300.

Intisari & faedah
  1. Al-muhallilah pada bait ini menunjuk telunjuk.
  2. Isyarat sunah membantu menghadirkan makna tauhid.
Contoh penerapan

Keadaan

Pelajar mengira semua variasi isyarat telunjuk membatalkan salat selain satu cara yang dibacanya.

Cara memahami

Ia membedakan pilihan mazhab dan kedudukan sunah dari rukun.

Batas penerapan

Perbedaan bentuk perlu ditelaah melalui riwayat dan syarah, bukan penilaian terburu-buru.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Shahih Muslim 580b

Petikan Arab dari riwayat bernomor; inti makna Indonesia disusun untuk pembelajaran. Baca konteks lengkap melalui tautan.

Baca petikan Arab

ووضع يده اليمنى على ركبته اليمنى وعقد ثلاثة وخمسين وأشار بالسبابة

Inti makna

Riwayat menggambarkan posisi tangan kanan dan isyarat telunjuk ketika tasyahud.

Kaitan dengan bait

Riwayat mendasari isyarat telunjuk; penentuan saat lafaz illallah dijelaskan dalam syarah mazhab.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Apakah al-muhallilah berarti seluruh tangan harus diangkat?

Lihat pembahasan jawaban

Tidak. Yang dimaksud ialah telunjuk untuk isyarat tauhid.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

وعند إلا الله

dan ketika mengucapkan illallah

فالمهلله ارفع

maka angkatlah telunjuk

لتوحيد الذي صليت له

untuk mentauhidkan Yang kepada-Nya engkau salat

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

وعندَ إلا اللهُ فالمُهَلِّلَهْ

Buka penggal 2

إرفَعْ لتوحيدِ الذي صَلَّيتَ لَهْ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 298 — Isyarat telunjuk dan tauhidNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan