Matan Zubad
Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)
Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Mukadimah dan adab ilmu · Bait 3 dari 539
Mufradat · arti kata dan frasa
- محمد
- Muhammad
- الهادي
- pembimbing
- من الضلال
- dari kesesatan
- وأفضل الصحب
- dan seutama-utama sahabat
- وخير آل
- dan sebaik-baik keluarga
Terjemahan bait 3
Muhammad, pembimbing dari kesesatan; dan [selawat serta salam] atas seutama-utama sahabat dan sebaik-baik keluarga.
Syarah · keterangan lengkap
Rangkaian kalimat
Nama Muhammad menerangkan Nabi yang disebut pada bait sebelumnya. Ungkapan mengenai sahabat dan keluarga juga meneruskan doa pada bait kedua. Tanda kurung siku dalam terjemahan membantu memperlihatkan unsur yang dipahami dari rangkaian kalimat; kata-kata tambahan itu bukan lafaz baru dalam matan. Cara membaca seperti ini penting karena sebuah nazam sering menyebarkan satu kalimat ke beberapa bait.
Makna hidayah Nabi
Al-hadi berarti yang menunjukkan jalan. Nabi mengajarkan wahyu, menerangkan ibadah, dan memberi teladan sehingga manusia mengenal jalan yang benar. Hidayah berupa penyampaian dan bimbingan ini dibedakan dari penciptaan taufik di hati, yang merupakan kekuasaan Allah. Dengan membedakan keduanya, kita memahami bahwa memuliakan peran Nabi tetap sejalan dengan keyakinan bahwa keberhasilan menerima petunjuk adalah karunia Allah.
Sahabat dan keluarga
Sahabat dalam istilah ilmu hadis ialah orang yang bertemu Nabi dalam keadaan beriman kepada beliau dan meninggal sebagai Muslim. Al atau keluarga dalam konteks selawat dapat dijelaskan dengan rincian berbeda dalam syarah; di sini mencakup keluarga beliau yang beriman. Ungkapan keutamaan tidak mengubah mereka menjadi nabi atau menjadikan setiap tindakan pribadi sebagai syariat. Sikap yang ditanamkan adalah menghormati mereka, mengenali jasa penyampaian agama, dan mempelajari riwayat dengan adab serta ketelitian.
Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 5. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.
Buka halaman sumber ↗I‘rab & tarkib
Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.
محمد الهادي من الضلال
محمدِ dapat dianalisis sebagai badal atau ‘athaf bayan yang menjelaskan النبي pada bait 2, sehingga mengikuti jar. الهادي sifat bagi Muhammad; tanda jar diperkirakan pada ya. من الضلال jar-majrur yang melengkapi makna الهادي.
وأفضل الصحب وخير آل
أفضلِ dihubungkan kepada النبي, sehingga selawat dan salam juga ditujukan kepada sahabat. الصحبِ mudhaf ilaih. خيرِ mengikuti أفضل melalui ‘athaf, dan آلٍ mudhaf ilaih. Bentuk idhafah ini mengungkapkan keutamaan kelompok yang disebut.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait ini belum berdiri terpisah dari bait 2: Muhammad menjelaskan Nabi yang disebut sebelumnya. Setelah selawat kepada beliau, rangkaian mencakup sahabat dan keluarga, lalu bait 4 beralih ke pengenalan kitab.
Intisari & faedah
- Nabi membimbing manusia keluar dari kesesatan melalui risalahnya.
- Nama dan sifat dalam bait perlu dibaca bersama susunan sebelumnya.
Contoh penerapan
Keadaan
Pelajar menemukan محمدِ berharakat kasrah, padahal mengira nama orang selalu menjadi subjek.
Cara memahami
Ia menelusuri bait 2 dan melihat hubungannya dengan على النبي.
Batas penerapan
Nama orang dapat marfu‘, manshub, atau majrur menurut kedudukannya, bukan menurut jenis katanya semata.
Dalil pendukung
Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.
QS Ash-Shura 42:52
Teks ayat; inti makna Indonesia disusun untuk pembelajaran, bukan terjemahan lengkap.
Baca teks ayat
وَكَذَٰلِكَ أَوْحَيْنَآ إِلَيْكَ رُوحًۭا مِّنْ أَمْرِنَا ۚ مَا كُنتَ تَدْرِى مَا ٱلْكِتَٰبُ وَلَا ٱلْإِيمَٰنُ وَلَٰكِن جَعَلْنَٰهُ نُورًۭا نَّهْدِى بِهِۦ مَن نَّشَآءُ مِنْ عِبَادِنَا ۚ وَإِنَّكَ لَتَهْدِىٓ إِلَىٰ صِرَٰطٍۢ مُّسْتَقِيمٍۢ
Inti makna
Wahyu menjadi cahaya yang Allah jadikan petunjuk; Nabi membimbing menuju jalan yang lurus.
Kaitan dengan bait
Penguat tentang Nabi yang membimbing kepada jalan lurus; tidak menetapkan bahwa beliau menciptakan hidayah dalam hati secara mandiri.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Kata محمد pada bait ini menjelaskan kata apa pada bait sebelumnya?
Lihat pembahasan jawaban
Menjelaskan النبي setelah على; karena itulah i‘rabnya mengikuti keadaan jar.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
محمد
Muhammad
الهادي
pembimbing
من الضلال
dari kesesatan
وأفضل الصحب
dan seutama-utama sahabat
وخير آل
dan sebaik-baik keluarga
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal 1
محمدِ الهادي من الضَّلال
Buka penggal 2
وأفضلِ الصَّحبِ وخيرِ آل
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 3 — Nabi sebagai pembimbing, sahabat, dan keluarga beliauNaskah 3 · materi pendamping 3
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.