Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 305
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Syarat salat dan penutupan aurat · Bait 305 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
وحرة
dan perempuan merdeka
لا الوجه والكف
selain wajah dan telapak tangan
بما لا يصف اللون
dengan yang tidak menampakkan warna
ولو كدرة ما
walaupun kekeruhan air dalam contoh klasik
Terjemahan bait 305

Perempuan merdeka menutup tubuh selain wajah dan telapak tangan, dengan sesuatu yang tidak menampakkan warna kulit, bahkan dalam contoh klasik air keruh.

Syarah · keterangan lengkap

Batas dalam salat

Matan menjelaskan seluruh tubuh perempuan ditutup selain wajah dan kedua telapak tangan menurut mazhabnya. Telapak di sini mencakup bagian yang diterangkan syarah sampai pergelangan, sehingga bukan hanya permukaan dalam tangan. Pembahasan adalah aurat salat; aturan pandangan atau pergaulan di luar salat mempunyai perincian yang tidak semuanya diringkas bait ini.

Tidak menerawangkan warna kulit

Bahan penutup harus menghalangi terlihatnya warna kulit pada bagian wajib. Kain yang tampak ada tetapi transparan belum memenuhi fungsi tersebut. Syarah membedakan terlihatnya warna dari terbentuknya garis tubuh, sambil tetap menjaga adab berpakaian. Untuk pelaksanaan, pakaian yang cukup longgar dan tidak mudah terbuka memudahkan penjagaan seluruh gerakan.

Contoh air keruh bersifat penjelasan konsep

Kekeruhan air disebut kitab untuk menggambarkan fungsi menghalangi pandangan, bukan anjuran salat di air atau mencari cara penutup yang berisiko. Gunakan pakaian yang sesuai dan aman bila tersedia. Contoh fikih klasik membantu memahami definisi, tetapi tidak semua contoh perlu diubah menjadi praktik sehari-hari.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 85. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

وحرة لا الوجه والكف

حرة kelompok berikut, dengan tuntutan menutup tubuh dipahami; لا الوجه والكف mengecualikan wajah dan telapak.

بما لا يصف اللون ولو كدرة ما

بما menerangkan sarana penutup; لا يصف اللون sifatnya, ولو كدرة ماء contoh klasik dengan pemendekan akhir nazam.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

يصف

Akar
و ص ف
Pola / bentuk
يَفْعِلُ dengan penghilangan waw

Mudhari‘ وصف, menggambarkan atau menampakkan sifat warna.

كدرة

Akar
ك د ر
Pola / bentuk
فُعْلَة

Isim keadaan keruh yang menghalangi pandangan dalam contoh syarah.

Hubungan bait

Melengkapi batas aurat pada 304 dan menjaga syarat selama gerakan yang telah dipelajari.

Intisari & faedah
  1. Bahan penutup dinilai dari kemampuannya menghalangi warna kulit.
  2. Contoh klasik air keruh menjelaskan konsep, bukan anjuran praktik berisiko.
Contoh penerapan

Keadaan

Kain terlihat menutup lengan tetapi warna kulit masih jelas melalui kain.

Cara memahami

Pembaca memahami perlunya penutup yang tidak transparan.

Batas penerapan

Ketentuan salat ini tidak dianggap merangkum seluruh aturan pandangan di luar salat.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Al-A‘raf 7:31

Teks lengkap ayat. Inti makna Indonesia adalah ringkasan penyusun; rincian penerapan dibaca pada kaitan dengan bait.

Baca teks ayat

۞ يَٰبَنِىٓ ءَادَمَ خُذُوا۟ زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍۢ وَكُلُوا۟ وَٱشْرَبُوا۟ وَلَا تُسْرِفُوٓا۟ ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلْمُسْرِفِينَ

Inti makna

Allah memerintahkan pakaian yang layak dalam ibadah, membolehkan makan dan minum, serta melarang berlebihan; Allah tidak menyukai orang yang berlebihan.

Kaitan dengan bait

Penguat berpakaian untuk ibadah; batas wajah dan telapak serta sifat bahan diterangkan syarah.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Apakah adanya kain saja cukup jika warna kulit masih tampak jelas?

Lihat pembahasan jawaban

Tidak. Penutup perlu menghalangi tampaknya warna kulit pada bagian wajib.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

وحرة

dan perempuan merdeka

لا الوجه والكف

selain wajah dan telapak tangan

بما لا يصف اللون

dengan yang tidak menampakkan warna

ولو كدرة ما

walaupun kekeruhan air dalam contoh klasik

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

وحُرَّةٌ لا الوَجْهِ والكَفِّ بِمَا

Buka penggal 2

لا يَصِفُ الَّلونَ ولَو كُدْرَةَ مَا

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 305 — Aurat perempuan dan bahan penutupNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan