Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 308
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Ucapan, gerakan, dan pembatal salat · Bait 308 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
حرفين
dua huruf
أو حرفا بمد صوتكا
atau satu huruf dengan memanjangkan suaramu
أو مفهما
atau yang memberi makna
ولو بضحك أو بكا
walaupun melalui tawa atau tangis
Terjemahan bait 308

Dua huruf, atau satu huruf dengan memanjangkan suara, atau satu huruf yang bermakna, walaupun melalui tawa atau tangis.

Syarah · keterangan lengkap

Bukan hanya kalimat panjang

Syarah menjelaskan bahwa percakapan yang disengaja tidak harus berupa satu kalimat lengkap untuk berpengaruh. Dua huruf dapat diperhitungkan, demikian pula satu huruf dengan pemanjangan yang menghasilkan unsur bunyi tambahan, atau satu huruf yang bermakna dalam bahasa. Konteksnya tetap ucapan yang dibahas pada 307.

Tawa dan tangis dinilai bentuknya

Tawa atau tangis yang menghasilkan bunyi huruf dapat masuk pembahasan ini. Namun jangan menyamakan air mata tanpa ucapan dengan kalimat yang sengaja dikeluarkan. Keadaan yang benar-benar tidak tertahan serta kebutuhan bacaan wajib akan mendapat perincian pada 311. Dengan demikian suara emosional dibaca bersama syarat kesengajaan dan kemampuan menahannya.

Hindari pemeriksaan bunyi yang berlebihan

Pelajar perlu mengenali batas umum, bukan mengubah salat menjadi kegiatan menghitung setiap napas sebagai huruf. Batuk, desah, dan tangis mempunyai konteks yang diperinci syarah. Jika ada kejadian yang jelas, tanyakan bentuk serta keadaannya; jangan menyimpulkan batal hanya dari keraguan apakah tadi terdengar suatu bunyi kecil.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 86. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

حرفين أو حرفا بمد صوتكا

حرفين menjelaskan kadar كلاما pada 307; أو حرفا memberi alternatif dengan pemanjangan suara.

أو مفهما ولو بضحك أو بكا

مفهما menyifati huruf yang memberi makna; ولو بضحك أو بكاء memperluas bentuk keluarnya suara dalam konteks hukum.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

مفهما

Akar
ف ه م
Pola / bentuk
مُفْعِل

Isim fa‘il أفهم, membuat makna dipahami.

ضحك

Akar
ض ح ك
Pola / bentuk
Masdar ضحك

Tawa yang bentuk suaranya diperhatikan dalam pembahasan.

Hubungan bait

Menerangkan percakapan pada 307; niat lafaz ibadah dibahas pada 309 dan pengecualian bunyi pada 311.

Intisari & faedah
  1. Ucapan yang diperhitungkan tidak selalu harus menjadi kalimat panjang.
  2. Tangis tanpa ucapan tidak langsung disamakan dengan suara huruf yang disengaja.
Contoh penerapan

Keadaan

Orang menangis diam tanpa mengeluarkan ucapan dan kemudian ragu salatnya batal.

Cara memahami

Ia membedakan air mata dari bentuk ucapan yang diterangkan.

Batas penerapan

Jangan menetapkan pembatal hanya dari dugaan bunyi yang tidak jelas.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Sahih Muslim 537a

Riwayat sahih. Petikan Arab dicocokkan dengan teks sumber bernomor; uraian Indonesia disusun sendiri. Petikan bukan seluruh matan hadis.

Baca petikan Arab

إن هذه الصلاة لا يصلح فيها شيء من كلام الناس إنما هو التسبيح والتكبير وقراءة القرآن

Inti makna

Salat berisi tasbih, takbir, dan bacaan Al-Qur’an; percakapan manusia biasa tidak sesuai di dalamnya.

Kaitan dengan bait

Riwayat menerangkan bahwa salat tidak memuat percakapan manusia biasa; ukuran huruf diperinci dalam fikih.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Apakah setiap keluarnya air mata otomatis sama dengan berbicara dalam salat?

Lihat pembahasan jawaban

Tidak. Bentuk suara dan keadaan pelakunya perlu dibedakan.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

حرفين

dua huruf

أو حرفا بمد صوتكا

atau satu huruf dengan memanjangkan suaramu

أو مفهما

atau yang memberi makna

ولو بضحك أو بكا

walaupun melalui tawa atau tangis

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

حرفَيْنِ أو حَرفا بِمَدٍّ صَوتَكَا

Buka penggal 2

أو مُفهِمَاً ولو بِضِحْكٍ أو بُكَا

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 308 — Ukuran ucapan yang diperhitungkanNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan