Matan Zubad
Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)
Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Ucapan, gerakan, dan pembatal salat · Bait 315 dari 539
Mufradat · arti kata dan frasa
- ندبا لما ينوبه
- secara sunah untuk keadaan yang menimpanya
- يسبح
- ia bertasbih
- وهي بظهر كفها
- dan perempuan dengan punggung tangannya
- تصفح
- menepuk
Terjemahan bait 315
Secara sunah untuk keadaan yang menimpanya; ia bertasbih; dan perempuan dengan punggung tangannya; menepuk.
Syarah · keterangan lengkap
Isyarat yang dibenarkan
Ketika perlu mengingatkan imam atau memberi peringatan yang relevan, laki-laki disunahkan bertasbih. Ini memberikan cara komunikasi terbatas tanpa mengganti salat dengan percakapan biasa yang telah dilarang sebelumnya.
Cara yang diterangkan kitab
Bagi perempuan, syarah menjelaskan tepukan dengan punggung satu tangan pada telapak tangan lainnya. Tujuannya memberi tanda secukupnya; bukan membuat suara berulang untuk hal yang tidak diperlukan.
Penerapan
Saat imam lupa gerakan, makmum memakai tanda sesuai ketentuan. Tasbih tidak berarti boleh menambah pembicaraan panjang, dan pembahasan tepukan di sini khusus tata cara salat, bukan hukum semua tepukan di luar salat.
Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 86. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.
Buka halaman sumber ↗I‘rab & tarkib
Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.
وهي بظهر كفها تصفح
هي mubtada; تصفح beserta pelakunya menjadi khabar; بظهر menerangkan cara.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait ini berada dalam pembahasan ucapan, gerakan, dan pembatal salat. Baca bersama bait 314 dan 316 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.
Intisari & faedah
- Ketika perlu mengingatkan imam atau memberi peringatan yang relevan, laki-laki disunahkan bertasbih.
- Bagi perempuan, syarah menjelaskan tepukan dengan punggung satu tangan pada telapak tangan lainnya.
Contoh penerapan
Keadaan
Saat imam lupa gerakan, makmum memakai tanda sesuai ketentuan.
Cara memahami
Tasbih tidak berarti boleh menambah pembicaraan panjang, dan pembahasan tepukan di sini khusus tata cara salat, bukan hukum semua tepukan di luar salat.
Batas penerapan
Bagi perempuan, syarah menjelaskan tepukan dengan punggung satu tangan pada telapak tangan lainnya. Tujuannya memberi tanda secukupnya; bukan membuat suara berulang untuk hal yang tidak diperlukan.
Dalil pendukung
Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.
Sahih Muslim 537a
Riwayat sahih. Petikan Arab dicocokkan dengan teks sumber bernomor; uraian Indonesia disusun sendiri. Petikan bukan seluruh matan hadis.
Baca petikan Arab
إن هذه الصلاة لا يصلح فيها شيء من كلام الناس إنما هو التسبيح والتكبير وقراءة القرآن
Inti makna
Salat berisi tasbih, takbir, dan bacaan Al-Qur’an; percakapan manusia biasa tidak sesuai di dalamnya.
Kaitan dengan bait
Hadis membedakan percakapan manusia dari zikir salat. Rincian gerakan, uzur, dan adab pada bait ini dijelaskan Ghayat al-Bayan, bukan semuanya termuat dalam petikan hadis.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 315: mengingatkan imam dalam salat.
Lihat pembahasan jawaban
Ketika perlu mengingatkan imam atau memberi peringatan yang relevan, laki-laki disunahkan bertasbih. Ini memberikan cara komunikasi terbatas tanpa mengganti salat dengan percakapan biasa yang telah dilarang sebelumnya. Bagi perempuan, syarah menjelaskan tepukan dengan punggung satu tangan pada telapak tangan lainnya. Tujuannya memberi tanda secukupnya; bukan membuat suara berulang untuk hal yang tidak diperlukan.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
ندبا لما ينوبه
secara sunah untuk keadaan yang menimpanya
يسبح
ia bertasbih
وهي بظهر كفها
dan perempuan dengan punggung tangannya
تصفح
menepuk
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal 1
نَدْبَا لِمَا يَنُوبُهُ يُسَبِّحُ
Buka penggal 2
وَهْيَ بِظَهْرِ كَفِّهَا تُصَفِّحُ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 315 — Mengingatkan imam dalam salatNaskah 3 · materi pendamping 3
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.