Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 319
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Adab gerakan dan perkara makruh · Bait 319 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
وحطه اليدين
dan meletakkan kedua tangan
في الأكمام
di dalam lengan-lengan baju
في حالة السجود
pada keadaan sujud
والإحرام
dan takbir pembuka
Terjemahan bait 319

Dan meletakkan kedua tangan; di dalam lengan-lengan baju; pada keadaan sujud; dan takbir pembuka.

Syarah · keterangan lengkap

Bagian dari adab gerakan

Matan menyebut menyembunyikan tangan dalam lengan pakaian ketika takbir pembuka dan sujud sebagai makruh. Pembahasan ini melengkapi tata tangan, bukan menetapkan bahwa setiap sujud dengan telapak tertutup pasti batal.

Bedakan dahi dan telapak

Ketentuan keterbukaan dahi pada sujud tidak begitu saja dipindahkan kepada seluruh anggota sujud. Menyamakan keduanya dapat menghasilkan penilaian salah terhadap pakaian, sarung tangan, atau kebutuhan perawatan.

Penerapan

Orang yang mampu mengikuti bentuk sunah mengatur lengan bajunya sebelum salat. Orang dengan kebutuhan balutan atau perawatan tidak diperintah melepasnya secara membahayakan; uzur dan syarat sujud dibaca tersendiri.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 87. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

في حالة السجود والإحرام

في menunjukkan keadaan; السجود mudhaf ilaih; الإحرام dihubungkan kepadanya.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

الأكمام

Akar
ك م م
Pola / bentuk
أَفْعَال

Jamak كُمّ, lengan pakaian.

Hubungan bait

Bait ini berada dalam pembahasan adab gerakan dan perkara makruh. Baca bersama bait 318 dan 320 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.

Intisari & faedah
  1. Matan menyebut menyembunyikan tangan dalam lengan pakaian ketika takbir pembuka dan sujud sebagai makruh.
  2. Ketentuan keterbukaan dahi pada sujud tidak begitu saja dipindahkan kepada seluruh anggota sujud.
Contoh penerapan

Keadaan

Orang yang mampu mengikuti bentuk sunah mengatur lengan bajunya sebelum salat.

Cara memahami

Orang dengan kebutuhan balutan atau perawatan tidak diperintah melepasnya secara membahayakan; uzur dan syarat sujud dibaca tersendiri.

Batas penerapan

Ketentuan keterbukaan dahi pada sujud tidak begitu saja dipindahkan kepada seluruh anggota sujud. Menyamakan keduanya dapat menghasilkan penilaian salah terhadap pakaian, sarung tangan, atau kebutuhan perawatan.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Sahih Muslim 537a

Riwayat sahih. Petikan Arab dicocokkan dengan teks sumber bernomor; uraian Indonesia disusun sendiri. Petikan bukan seluruh matan hadis.

Baca petikan Arab

إن هذه الصلاة لا يصلح فيها شيء من كلام الناس إنما هو التسبيح والتكبير وقراءة القرآن

Inti makna

Salat berisi tasbih, takbir, dan bacaan Al-Qur’an; percakapan manusia biasa tidak sesuai di dalamnya.

Kaitan dengan bait

Hadis membedakan percakapan manusia dari zikir salat. Rincian gerakan, uzur, dan adab pada bait ini dijelaskan Ghayat al-Bayan, bukan semuanya termuat dalam petikan hadis.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 319: tangan tersembunyi dalam lengan baju.

Lihat pembahasan jawaban

Matan menyebut menyembunyikan tangan dalam lengan pakaian ketika takbir pembuka dan sujud sebagai makruh. Pembahasan ini melengkapi tata tangan, bukan menetapkan bahwa setiap sujud dengan telapak tertutup pasti batal. Ketentuan keterbukaan dahi pada sujud tidak begitu saja dipindahkan kepada seluruh anggota sujud. Menyamakan keduanya dapat menghasilkan penilaian salah terhadap pakaian, sarung tangan, atau kebutuhan perawatan.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

وحطه اليدين

dan meletakkan kedua tangan

في الأكمام

di dalam lengan-lengan baju

في حالة السجود

pada keadaan sujud

والإحرام

dan takbir pembuka

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

وحَطُّهُ اليدَيْنِ في الأكمَامِ

Buka penggal 2

في حالَةِ السجودِ والإِحرَامِ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 319 — Tangan tersembunyi dalam lengan bajuNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan