Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 32
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Nabi, sahabat, imam, dan wali · Bait 32 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
أرسل رسله
Dia mengutus rasul-rasul-Nya
بمعجزات
dengan mukjizat-mukjizat
ظاهرة للخلق
yang tampak bagi makhluk
باهرات
yang mengagumkan / mengalahkan tantangan
Terjemahan bait 32

Dia mengutus rasul-rasul-Nya dengan mukjizat-mukjizat yang tampak bagi makhluk, yang mengagumkan.

Syarah · keterangan lengkap

Mengapa ada rasul?

Rasul menyampaikan petunjuk Allah mengenai iman, ibadah, akhlak, dan perkara akhirat. Akal penting untuk memahami dan menimbang, tetapi tidak dapat menetapkan sendiri seluruh rincian ibadah atau mengetahui semua perkara gaib. Pengutusan rasul merupakan jalan agar manusia mendapat tuntunan yang melampaui apa yang diperoleh semata-mata melalui kebiasaan dan pengalaman.

Pengertian mukjizat

Mukjizat dalam pembahasan kenabian adalah kejadian luar biasa yang Allah tampakkan sebagai penguat kebenaran seorang rasul, disertai keadaan yang menunjukkan pembenaran risalah dan tidak dapat ditandingi. Kekuatannya berasal dari Allah, bukan kemampuan mandiri sang rasul. Luar biasa saja belum cukup untuk menyebut sesuatu mukjizat; keterkaitan dengan kenabian merupakan unsur penting.

Perbedaan dengan keterampilan dan karamah

Teknologi yang belum dipahami penonton atau trik pertunjukan bukan mukjizat kenabian. Karamah juga tidak menjadikan seseorang nabi; pembahasannya datang pada bait 39. Contoh mukjizat yang dikenal melalui wahyu antara lain tongkat Musa dan mukjizat Nabi Isa dengan izin Allah. Al-Qur’an menjadi tanda utama risalah Muhammad. Pelajaran utamanya ialah mempercayai rasul berdasarkan bukti yang benar, bukan mudah mengikuti setiap klaim keajaiban yang beredar tanpa pemeriksaan sumber.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 13. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

أرسل رسله بمعجزات

أرسلَ fi‘il madhi dengan pelaku tersirat Allah; رسلَه objek manshub. بمعجزات jar-majrur yang menerangkan penyertaan mukjizat dalam pengutusan.

ظاهرة للخلق باهرات

ظاهرةٍ sifat bagi معجزات dan mengikuti jar. للخلق terkait dengan kemunculan tanda itu bagi makhluk. باهراتٍ sifat berikutnya; tanda jarnya kasrah karena jamak muannats salim.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

معجزات

Akar
ع ج ز
Pola / bentuk
مُفْعِلَات

Jamak dari معجزة yang berhubungan dengan أعجز: memperlihatkan ketidakmampuan penentang menandinginya.

باهرات

Akar
ب ه ر
Pola / bentuk
فَاعِلَات

Jamak muannats salim dari باهرة, sesuatu yang mengagumkan atau membuat takjub.

Hubungan bait

Sesudah sifat ketuhanan dan wahyu pada bait 24–31, pembahasan beralih kepada para rasul. Bait 33 mengkhususkan Nabi Muhammad di antara mereka.

Intisari & faedah
  1. Rasul diutus dengan tanda yang menguatkan kebenaran risalahnya.
  2. Mukjizat dibedakan dari keterampilan, trik, dan peristiwa biasa yang belum diketahui sebabnya.
Contoh penerapan

Keadaan

Seseorang menyebut setiap kejadian aneh sebagai mukjizat.

Cara memahami

Pelajar memeriksa kaitannya dengan kenabian dan pembuktian risalah.

Batas penerapan

Sebutan mukjizat memiliki pengertian khusus, bukan sinonim untuk semua hal menakjubkan.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

QS Al-Hadid 57:25

Teks ayat; inti makna Indonesia disusun untuk pembelajaran, bukan terjemahan lengkap.

Baca teks ayat

لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِٱلْبَيِّنَٰتِ وَأَنزَلْنَا مَعَهُمُ ٱلْكِتَٰبَ وَٱلْمِيزَانَ لِيَقُومَ ٱلنَّاسُ بِٱلْقِسْطِ ۖ وَأَنزَلْنَا ٱلْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌۭ شَدِيدٌۭ وَمَنَٰفِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ ٱللَّهُ مَن يَنصُرُهُۥ وَرُسُلَهُۥ بِٱلْغَيْبِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ قَوِىٌّ عَزِيزٌۭ

Inti makna

Para rasul diutus dengan bukti, kitab, dan ukuran keadilan agar manusia menegakkan keadilan; ayat juga menyebut besi serta manfaatnya.

Kaitan dengan bait

Ayat menyebut pengutusan para rasul dengan bukti-bukti yang nyata.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Mengapa ظاهرة mengikuti keadaan jar?

Lihat pembahasan jawaban

Karena menjadi sifat bagi معجزات yang didahului ب sebagai huruf jar.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

أرسل رسله

Dia mengutus rasul-rasul-Nya

بمعجزات

dengan mukjizat-mukjizat

ظاهرة للخلق

yang tampak bagi makhluk

باهرات

yang mengagumkan / mengalahkan tantangan

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

أَرسَلَ رُسْلَهُ بِمُعجِزَاتِ

Buka penggal 2

ظاهِرَةٍ للخَلْقِ باهِرَاتِ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 32 — Rasul dan mukjizatNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan