Matan Zubad
Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)
Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Sujud sahwi dan perbaikan rukun · Bait 332 dari 539
Mufradat · arti kata dan frasa
- وشكه قبل السلام
- dan keraguannya sebelum salam
- في عدد
- dalam bilangan
- لم يعتمد فيه
- ia tidak bertumpu padanya
- على قول أحد
- pada perkataan seseorang
Terjemahan bait 332
Dan keraguannya sebelum salam; dalam bilangan; ia tidak bertumpu padanya; pada perkataan seseorang.
Syarah · keterangan lengkap
Keraguan di tengah salat
Matan membahas ragu jumlah rakaat atau sujud sebelum salam. Penyelesaiannya bertumpu pada hitungan yang diyakini, sebagaimana dilanjutkan bait berikut, bukan sekadar memilih jawaban yang terasa lebih nyaman.
Ucapan orang lain
Dalam rincian kitab, perkataan orang lain tidak otomatis menggantikan keyakinan pelaku tentang jumlah tindakannya. Jika pengingat membuatnya benar-benar ingat, keadaan itu dibedakan dari masih ragu tetapi sekadar mengikuti perkataan.
Batas penerapan
Keraguan sesudah selesai dan waswas berulang mempunyai pembahasan berbeda. Bait ini tidak mengajak memeriksa ulang setiap salat yang sudah selesai hanya karena muncul perasaan samar beberapa waktu kemudian.
Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 91. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.
Buka halaman sumber ↗I‘rab & tarkib
Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.
في عدد على قول أحد
Dua susunan jar-majrur menerangkan objek keraguan dan sandaran yang dinafikan.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait ini berada dalam pembahasan sujud sahwi dan perbaikan rukun. Baca bersama bait 331 dan 333 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.
Intisari & faedah
- Matan membahas ragu jumlah rakaat atau sujud sebelum salam.
- Dalam rincian kitab, perkataan orang lain tidak otomatis menggantikan keyakinan pelaku tentang jumlah tindakannya.
Contoh penerapan
Keadaan
Keraguan sesudah selesai dan waswas berulang mempunyai pembahasan berbeda.
Cara memahami
Bait ini tidak mengajak memeriksa ulang setiap salat yang sudah selesai hanya karena muncul perasaan samar beberapa waktu kemudian.
Batas penerapan
Dalam rincian kitab, perkataan orang lain tidak otomatis menggantikan keyakinan pelaku tentang jumlah tindakannya. Jika pengingat membuatnya benar-benar ingat, keadaan itu dibedakan dari masih ragu tetapi sekadar mengikuti perkataan.
Dalil pendukung
Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.
Sahih Muslim 571a
Riwayat sahih. Petikan Arab dicocokkan dengan teks sumber bernomor; uraian Indonesia disusun sendiri. Petikan bukan seluruh matan hadis.
Baca petikan Arab
فليطرح الشك وليبن على ما استيقن ثم يسجد سجدتين قبل أن يسلم
Inti makna
Ketika ragu hitungan salat, ambil yang diyakini dan lakukan dua sujud sebelum salam menurut petikan riwayat.
Kaitan dengan bait
Hadis menjadi dasar membangun hitungan atas keyakinan dan sujud sahwi. Rincian ab‘adh, rukun yang hilang, serta hubungan imam-makmum dijelaskan syarah.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 332: ragu hitungan sebelum salam.
Lihat pembahasan jawaban
Matan membahas ragu jumlah rakaat atau sujud sebelum salam. Penyelesaiannya bertumpu pada hitungan yang diyakini, sebagaimana dilanjutkan bait berikut, bukan sekadar memilih jawaban yang terasa lebih nyaman. Dalam rincian kitab, perkataan orang lain tidak otomatis menggantikan keyakinan pelaku tentang jumlah tindakannya. Jika pengingat membuatnya benar-benar ingat, keadaan itu dibedakan dari masih ragu tetapi sekadar mengikuti perkataan.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
وشكه قبل السلام
dan keraguannya sebelum salam
في عدد
dalam bilangan
لم يعتمد فيه
ia tidak bertumpu padanya
على قول أحد
pada perkataan seseorang
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal 1
وشَكُّهُ قبلَ السَّلامِ في عَدَدْ
Buka penggal 2
لَم يَعْتَمِدْ فيهِ على قَولِ أَحَدْ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 332 — Ragu hitungan sebelum salamNaskah 3 · materi pendamping 3
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.