Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 333
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Sujud sahwi dan perbaikan rukun · Bait 333 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
لكن على يقينه
tetapi atas keyakinannya
وهو الأقل
yaitu yang lebih sedikit
وليأت بالباقي
dan hendaklah mendatangkan sisanya
ويسجد للخلل
serta bersujud karena kekurangan
Terjemahan bait 333

Tetapi atas keyakinannya; yaitu yang lebih sedikit; dan hendaklah mendatangkan sisanya; serta bersujud karena kekurangan.

Syarah · keterangan lengkap

Memilih hitungan yang pasti

Jika ragu tiga atau empat rakaat dan belum memperoleh kepastian, jumlah tiga menjadi dasar karena sudah pasti tercapai. Ia melengkapi yang kurang menurut hitungan tersebut.

Sahwi sebagai penyempurna

Setelah melengkapi, sujud sahwi disunahkan karena keraguan yang terjadi. Urutannya penting: kekurangan rakaat dipenuhi terlebih dahulu, lalu sahwi; dua sujud tidak menggantikan satu rakaat yang belum dikerjakan.

Latihan pemahaman

Pada keraguan dua atau tiga, dasar hitungannya dua, bukan selalu tiga. Prinsipnya memilih yang yakin pada kasus yang benar-benar ragu, bukan mengulang tanpa batas karena kecemasan yang berulang.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 91. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

وليأت بالباقي

لام perintah menjazmkan يأتي menjadi يأت; بالباقي menerangkan yang harus dipenuhi.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

الأقل

Akar
ق ل ل
Pola / bentuk
أَفْعَل dengan idgham

Isim tafdhil, yang lebih sedikit.

Hubungan bait

Bait ini berada dalam pembahasan sujud sahwi dan perbaikan rukun. Baca bersama bait 332 dan 334 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.

Intisari & faedah
  1. Jika ragu tiga atau empat rakaat dan belum memperoleh kepastian, jumlah tiga menjadi dasar karena sudah pasti tercapai.
  2. Setelah melengkapi, sujud sahwi disunahkan karena keraguan yang terjadi.
Contoh penerapan

Keadaan

Pada keraguan dua atau tiga, dasar hitungannya dua, bukan selalu tiga.

Cara memahami

Prinsipnya memilih yang yakin pada kasus yang benar-benar ragu, bukan mengulang tanpa batas karena kecemasan yang berulang.

Batas penerapan

Setelah melengkapi, sujud sahwi disunahkan karena keraguan yang terjadi. Urutannya penting: kekurangan rakaat dipenuhi terlebih dahulu, lalu sahwi; dua sujud tidak menggantikan satu rakaat yang belum dikerjakan.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Sahih Muslim 571a

Riwayat sahih. Petikan Arab dicocokkan dengan teks sumber bernomor; uraian Indonesia disusun sendiri. Petikan bukan seluruh matan hadis.

Baca petikan Arab

فليطرح الشك وليبن على ما استيقن ثم يسجد سجدتين قبل أن يسلم

Inti makna

Ketika ragu hitungan salat, ambil yang diyakini dan lakukan dua sujud sebelum salam menurut petikan riwayat.

Kaitan dengan bait

Hadis menjadi dasar membangun hitungan atas keyakinan dan sujud sahwi. Rincian ab‘adh, rukun yang hilang, serta hubungan imam-makmum dijelaskan syarah.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 333: membangun hitungan atas jumlah yang pasti.

Lihat pembahasan jawaban

Jika ragu tiga atau empat rakaat dan belum memperoleh kepastian, jumlah tiga menjadi dasar karena sudah pasti tercapai. Ia melengkapi yang kurang menurut hitungan tersebut. Setelah melengkapi, sujud sahwi disunahkan karena keraguan yang terjadi. Urutannya penting: kekurangan rakaat dipenuhi terlebih dahulu, lalu sahwi; dua sujud tidak menggantikan satu rakaat yang belum dikerjakan.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

لكن على يقينه

tetapi atas keyakinannya

وهو الأقل

yaitu yang lebih sedikit

وليأت بالباقي

dan hendaklah mendatangkan sisanya

ويسجد للخلل

serta bersujud karena kekurangan

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

لكِنْ على يقِينِهِ وَهْوَ الأَقَلْ

Buka penggal 2

ولْيَأْتِ بالباقِي ويَسجُدْ لِلْخَلَلْ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 333 — Membangun hitungan atas jumlah yang pastiNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan