Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 339
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Jamaah, keutamaan, dan uzur · Bait 339 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
وعذر تركها وجمعة
dan uzur meninggalkan jamaah serta Jumat
مطر ووحل
hujan dan lumpur
وشدة البرد وحر
serta dingin dan panas yang sangat berat
Terjemahan bait 339

Dan uzur meninggalkan jamaah serta Jumat; hujan dan lumpur; serta dingin dan panas yang sangat berat.

Syarah · keterangan lengkap

Kesulitan nyata

Hujan yang menimbulkan kesulitan, lumpur berat, serta suhu yang sangat menyulitkan termasuk uzur yang dibahas. Syarah membedakannya dari keadaan ringan yang biasanya tidak menghalangi perjalanan.

Bukan sekadar nama cuaca

Adanya beberapa tetes hujan tidak selalu sama dengan hujan yang membasahi dan menyusahkan. Perlindungan jalan, keadaan orang, serta beratnya kesulitan memengaruhi penerapan, bukan label cuaca semata.

Kewajiban salat tetap

Uzur menghadiri jamaah tidak menghapus salat. Orang melaksanakan salat menurut keadaan dan ketentuannya; bagi yang beruzur dari Jumat, pembahasan penggantinya ialah Zuhur, bukan meninggalkan ibadah sama sekali.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 93. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

وشدة البرد

شدة mudhaf; البرد mudhaf ilaih, menunjukkan tingkat beratnya dingin.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

مطر

Akar
م ط ر
Pola / bentuk
فَعَل

Isim hujan.

Hubungan bait

Bait ini berada dalam pembahasan jamaah, keutamaan, dan uzur. Baca bersama bait 338 dan 340 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.

Intisari & faedah
  1. Hujan yang menimbulkan kesulitan, lumpur berat, serta suhu yang sangat menyulitkan termasuk uzur yang dibahas.
  2. Adanya beberapa tetes hujan tidak selalu sama dengan hujan yang membasahi dan menyusahkan.
Contoh penerapan

Keadaan

Uzur menghadiri jamaah tidak menghapus salat.

Cara memahami

Orang melaksanakan salat menurut keadaan dan ketentuannya; bagi yang beruzur dari Jumat, pembahasan penggantinya ialah Zuhur, bukan meninggalkan ibadah sama sekali.

Batas penerapan

Adanya beberapa tetes hujan tidak selalu sama dengan hujan yang membasahi dan menyusahkan. Perlindungan jalan, keadaan orang, serta beratnya kesulitan memengaruhi penerapan, bukan label cuaca semata.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Sahih al-Bukhari 722

Riwayat sahih. Petikan Arab dicocokkan dengan teks sumber bernomor; uraian Indonesia disusun sendiri. Petikan bukan seluruh matan hadis.

Baca petikan Arab

إنما جعل الإمام ليؤتم به فلا تختلفوا عليه فإذا ركع فاركعوا

Inti makna

Imam ditetapkan untuk diikuti; makmum mengikuti gerakannya, termasuk rukuk setelah imam rukuk.

Kaitan dengan bait

Hadis memerintahkan mengikuti imam. Syarat jamaah, uzur, jarak, dan rincian penilaian makmum mengikuti pembahasan mazhab pada sumber syarah.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 339: hujan, lumpur, dingin, dan panas berat.

Lihat pembahasan jawaban

Hujan yang menimbulkan kesulitan, lumpur berat, serta suhu yang sangat menyulitkan termasuk uzur yang dibahas. Syarah membedakannya dari keadaan ringan yang biasanya tidak menghalangi perjalanan. Adanya beberapa tetes hujan tidak selalu sama dengan hujan yang membasahi dan menyusahkan. Perlindungan jalan, keadaan orang, serta beratnya kesulitan memengaruhi penerapan, bukan label cuaca semata.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

وعذر تركها وجمعة

dan uzur meninggalkan jamaah serta Jumat

مطر ووحل

hujan dan lumpur

وشدة البرد وحر

serta dingin dan panas yang sangat berat

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

وعُذْرُ تَرْكِهَا وجُمْعَةٍ مَطَرْ

Buka penggal 2

ووَحلٌ وشِدَّةُ البَرْدِ وَحَرْ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 339 — Hujan, lumpur, dingin, dan panas beratNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan