Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 347
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Imam, makmum, dan keterhubungan saf · Bait 347 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
يؤم عبد وصبي يعقل
dapat mengimami: budak dalam klasifikasi klasik dan anak yang tamyiz
وفاسق
serta orang fasik
لكن سواهم أفضل
tetapi selain mereka lebih utama menurut perincian kitab
Terjemahan bait 347

Dapat mengimami: budak dalam klasifikasi klasik dan anak yang tamyiz; serta orang fasik; tetapi selain mereka lebih utama menurut perincian kitab.

Syarah · keterangan lengkap

Sah berbeda dari paling utama

Kitab membedakan orang yang salatnya sah menjadi imam dari urutan orang yang lebih utama dipilih. Anak yang sudah tamyiz dapat menjadi imam menurut mazhab ini, dengan syarat bacaan dan salatnya terpenuhi.

Konteks sosial klasik

Istilah budak dijelaskan sebagai kategori hukum masyarakat masa penyusunan, bukan dukungan terhadap perbudakan. Penjelasan status klasik tidak dipakai untuk membedakan martabat manusia dalam kehidupan sekarang.

Memilih imam

Imam dipilih dengan mempertimbangkan kemampuan, pengetahuan, dan kelayakan. Keabsahan imam yang mempunyai kekurangan tertentu bukan anjuran memilih kekurangan itu, dan label fasik tidak ditetapkan lewat prasangka.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 94. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

يؤم عبد وصبي

يؤم fi‘il; عبد subjek; صبي dihubungkan sebagai subjek berikutnya.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

أفضل

Akar
ف ض ل
Pola / bentuk
أَفْعَل

Isim tafdhil, lebih utama.

Hubungan bait

Bait ini berada dalam pembahasan imam, makmum, dan keterhubungan saf. Baca bersama bait 346 dan 348 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.

Intisari & faedah
  1. Kitab membedakan orang yang salatnya sah menjadi imam dari urutan orang yang lebih utama dipilih.
  2. Istilah budak dijelaskan sebagai kategori hukum masyarakat masa penyusunan, bukan dukungan terhadap perbudakan.
Contoh penerapan

Keadaan

Imam dipilih dengan mempertimbangkan kemampuan, pengetahuan, dan kelayakan.

Cara memahami

Keabsahan imam yang mempunyai kekurangan tertentu bukan anjuran memilih kekurangan itu, dan label fasik tidak ditetapkan lewat prasangka.

Batas penerapan

Istilah budak dijelaskan sebagai kategori hukum masyarakat masa penyusunan, bukan dukungan terhadap perbudakan. Penjelasan status klasik tidak dipakai untuk membedakan martabat manusia dalam kehidupan sekarang.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Sahih al-Bukhari 722

Riwayat sahih. Petikan Arab dicocokkan dengan teks sumber bernomor; uraian Indonesia disusun sendiri. Petikan bukan seluruh matan hadis.

Baca petikan Arab

إنما جعل الإمام ليؤتم به فلا تختلفوا عليه فإذا ركع فاركعوا

Inti makna

Imam ditetapkan untuk diikuti; makmum mengikuti gerakannya, termasuk rukuk setelah imam rukuk.

Kaitan dengan bait

Hadis memerintahkan mengikuti imam. Syarat jamaah, uzur, jarak, dan rincian penilaian makmum mengikuti pembahasan mazhab pada sumber syarah.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 347: keabsahan imam dan pilihan yang lebih utama.

Lihat pembahasan jawaban

Kitab membedakan orang yang salatnya sah menjadi imam dari urutan orang yang lebih utama dipilih. Anak yang sudah tamyiz dapat menjadi imam menurut mazhab ini, dengan syarat bacaan dan salatnya terpenuhi. Istilah budak dijelaskan sebagai kategori hukum masyarakat masa penyusunan, bukan dukungan terhadap perbudakan. Penjelasan status klasik tidak dipakai untuk membedakan martabat manusia dalam kehidupan sekarang.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

يؤم عبد وصبي يعقل

dapat mengimami: budak dalam klasifikasi klasik dan anak yang tamyiz

وفاسق

serta orang fasik

لكن سواهم أفضل

tetapi selain mereka lebih utama menurut perincian kitab

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

يَؤُمُّ عَبْدٌ وصَبِيٌّ يعقِلُ

Buka penggal 2

وفاسِقٌ لكِنْ سِوَاهُم أفضَلُ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 347 — Keabsahan imam dan pilihan yang lebih utamaNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan