Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 348
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Imam, makmum, dan keterhubungan saf · Bait 348 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
لا امرأة بذكر
bukan perempuan mengimami laki-laki
ولا المخل بالحرف
dan bukan yang merusak satu huruf
من فاتحة بالمكتمل
dari Al-Fatihah mengimami yang sempurna bacaannya
Terjemahan bait 348

Bukan perempuan mengimami laki-laki; dan bukan yang merusak satu huruf; dari Al-Fatihah mengimami yang sempurna bacaannya.

Syarah · keterangan lengkap

Ketentuan mazhab

Dalam susunan fikih yang diajarkan, perempuan tidak mengimami jamaah laki-laki. Pembahasan keabsahan formasi ibadah ini berbeda dari penilaian kecerdasan, kemuliaan, atau kemampuan belajar seseorang.

Bacaan imam

Orang yang belum mampu membaca bagian wajib Al-Fatihah dengan benar tidak mengimami orang yang mampu dalam rincian ini. Kekurangan huruf atau tasydid yang berpengaruh perlu dibedakan dari perbedaan suara dan logat biasa.

Penerapan

Pelajar mendapat bimbingan bacaan tanpa dipermalukan. Jangan menyatakan bacaan batal hanya karena berbeda irama; yang diperiksa ialah unsur bacaan wajib berdasarkan pengetahuan yang memadai.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 95. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

بالحرف من فاتحة

باء menghubungkan kekurangan dengan huruf; من فاتحة menunjukkan asal bagiannya.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

المخل

Akar
خ ل ل
Pola / bentuk
مُفْعِل dengan idgham

Isim fa‘il أخلّ, yang mengurangi atau merusak.

Hubungan bait

Bait ini berada dalam pembahasan imam, makmum, dan keterhubungan saf. Baca bersama bait 347 dan 349 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.

Intisari & faedah
  1. Dalam susunan fikih yang diajarkan, perempuan tidak mengimami jamaah laki-laki.
  2. Orang yang belum mampu membaca bagian wajib Al-Fatihah dengan benar tidak mengimami orang yang mampu dalam rincian ini.
Contoh penerapan

Keadaan

Pelajar mendapat bimbingan bacaan tanpa dipermalukan.

Cara memahami

Jangan menyatakan bacaan batal hanya karena berbeda irama; yang diperiksa ialah unsur bacaan wajib berdasarkan pengetahuan yang memadai.

Batas penerapan

Orang yang belum mampu membaca bagian wajib Al-Fatihah dengan benar tidak mengimami orang yang mampu dalam rincian ini. Kekurangan huruf atau tasydid yang berpengaruh perlu dibedakan dari perbedaan suara dan logat biasa.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Sahih al-Bukhari 722

Riwayat sahih. Petikan Arab dicocokkan dengan teks sumber bernomor; uraian Indonesia disusun sendiri. Petikan bukan seluruh matan hadis.

Baca petikan Arab

إنما جعل الإمام ليؤتم به فلا تختلفوا عليه فإذا ركع فاركعوا

Inti makna

Imam ditetapkan untuk diikuti; makmum mengikuti gerakannya, termasuk rukuk setelah imam rukuk.

Kaitan dengan bait

Hadis memerintahkan mengikuti imam. Syarat jamaah, uzur, jarak, dan rincian penilaian makmum mengikuti pembahasan mazhab pada sumber syarah.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 348: jenis jamaah dan kemampuan al-fatihah.

Lihat pembahasan jawaban

Dalam susunan fikih yang diajarkan, perempuan tidak mengimami jamaah laki-laki. Pembahasan keabsahan formasi ibadah ini berbeda dari penilaian kecerdasan, kemuliaan, atau kemampuan belajar seseorang. Orang yang belum mampu membaca bagian wajib Al-Fatihah dengan benar tidak mengimami orang yang mampu dalam rincian ini. Kekurangan huruf atau tasydid yang berpengaruh perlu dibedakan dari perbedaan suara dan logat biasa.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

لا امرأة بذكر

bukan perempuan mengimami laki-laki

ولا المخل بالحرف

dan bukan yang merusak satu huruf

من فاتحة بالمكتمل

dari Al-Fatihah mengimami yang sempurna bacaannya

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

لا امرأَةٌ بِذَكَر ولا المُخِلْ

Buka penggal 2

بالحَرْفِ مِن فاتِحَةٍ بالمُكْتَمِلْ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 348 — Jenis jamaah dan kemampuan Al-FatihahNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan