Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 356
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Salat musafir, qasar, dan jamak · Bait 356 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
وجاز أن يجمع بين العصرين
dan boleh menggabungkan Zuhur serta Asar
في وقت إحدى ذين
pada waktu salah satu keduanya
كالعشائين
seperti Magrib serta Isya
Terjemahan bait 356

Dan boleh menggabungkan Zuhur serta Asar; pada waktu salah satu keduanya; seperti Magrib serta Isya.

Syarah · keterangan lengkap

Dua pasangan

Istilah al-‘ashrain menunjuk Zuhur dan Asar, sedangkan al-‘isya’ain menunjuk Magrib dan Isya melalui gaya penggabungan nama. Jamak dilakukan pada waktu pertama atau kedua sesuai ketentuannya.

Jamak berbeda dari qasar

Jamak memindahkan penunaian dua salat ke satu waktu yang diizinkan; qasar mengurangi rakaat. Seseorang bisa menjamak dengan jumlah rakaat lengkap bila aturan yang berlaku menuntut tamam.

Tidak semua salat dipasangkan

Subuh tidak dijamak dengan Isya atau Zuhur, dan Asar tidak dipasangkan dengan Magrib. Pilih pasangan berdasarkan tuntunan, bukan hanya menyesuaikan jeda kegiatan yang dianggap nyaman.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 97. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

العصرين والعشاءين

Dua bentuk mutsanna dipakai dengan taghlib, satu nama mewakili dua salat berpasangan.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

يجمع

Akar
ج م ع
Pola / bentuk
يَفْعَلُ

Mudhari‘ جمع, menggabungkan.

Hubungan bait

Bait ini berada dalam pembahasan salat musafir, qasar, dan jamak. Baca bersama bait 355 dan 357 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.

Intisari & faedah
  1. Istilah al-‘ashrain menunjuk Zuhur dan Asar, sedangkan al-‘isya’ain menunjuk Magrib dan Isya melalui gaya penggabungan nama.
  2. Jamak memindahkan penunaian dua salat ke satu waktu yang diizinkan; qasar mengurangi rakaat.
Contoh penerapan

Keadaan

Subuh tidak dijamak dengan Isya atau Zuhur, dan Asar tidak dipasangkan dengan Magrib.

Cara memahami

Pilih pasangan berdasarkan tuntunan, bukan hanya menyesuaikan jeda kegiatan yang dianggap nyaman.

Batas penerapan

Jamak memindahkan penunaian dua salat ke satu waktu yang diizinkan; qasar mengurangi rakaat. Seseorang bisa menjamak dengan jumlah rakaat lengkap bila aturan yang berlaku menuntut tamam.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Al-Qur’an 4:101

Surah An-Nisaa, ayat 101. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.

Baca teks ayat

وَإِذَا ضَرَبْتُمْ فِى ٱلْأَرْضِ فَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَن تَقْصُرُوا۟ مِنَ ٱلصَّلَوٰةِ إِنْ خِفْتُمْ أَن يَفْتِنَكُمُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ ۚ إِنَّ ٱلْكَٰفِرِينَ كَانُوا۟ لَكُمْ عَدُوًّۭا مُّبِينًۭا

Inti makna

Allah memberikan keringanan salat ketika bepergian dalam konteks ayat. Penjelasan sunah dan fikih merinci keadaan penggunaannya.

Kaitan dengan bait

Ayat mendasari keringanan salat perjalanan. Jumlah jarak, niat, jamak hujan, dan pendapat jamak sakit merupakan perincian fikih yang tidak seluruhnya disebut ayat ini.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 356: pasangan salat yang boleh dijamak.

Lihat pembahasan jawaban

Istilah al-‘ashrain menunjuk Zuhur dan Asar, sedangkan al-‘isya’ain menunjuk Magrib dan Isya melalui gaya penggabungan nama. Jamak dilakukan pada waktu pertama atau kedua sesuai ketentuannya. Jamak memindahkan penunaian dua salat ke satu waktu yang diizinkan; qasar mengurangi rakaat. Seseorang bisa menjamak dengan jumlah rakaat lengkap bila aturan yang berlaku menuntut tamam.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

وجاز أن يجمع بين العصرين

dan boleh menggabungkan Zuhur serta Asar

في وقت إحدى ذين

pada waktu salah satu keduanya

كالعشائين

seperti Magrib serta Isya

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

وجَازَ أَن يجمَعَ بين العَصْرَيْنْ

Buka penggal 2

في وَقْتِ إِحدى ذَيْنِ كالعِشَائيْنْ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 356 — Pasangan salat yang boleh dijamakNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan