Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 359
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Salat musafir, qasar, dan jamak · Bait 359 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
لمن يصلي مع جماعة
bagi yang salat bersama jamaah
إذا جا من بعيد مسجدا
ketika datang dari jauh menuju masjid
نال الأذى
mengalami kesulitan
Terjemahan bait 359

Bagi yang salat bersama jamaah; ketika datang dari jauh menuju masjid; mengalami kesulitan.

Syarah · keterangan lengkap

Sasaran keringanan

Keterangan kitab mengaitkan jamak hujan dengan jamaah yang mengalami kesulitan mendatangi tempat salat. Orang yang salat sendiri di rumah tidak otomatis masuk ketentuan hanya karena di luar sedang hujan.

Kesulitan perjalanan kembali

Tujuan keringanan mengurangi kesulitan pulang lalu kembali untuk salat kedua. Syarah juga membahas keadaan sudah berada di masjid saat hujan turun dan rincian imam bersama jamaahnya.

Penerapan

Jamaah menilai kondisi jalan dan paparan hujan secara wajar. Ukuran jauh di sini berkaitan dengan kesulitan yang diterangkan, bukan satu angka jarak umum yang dibuat tanpa rujukan.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 98. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

لمن يصلي مع جماعة

من isim maushul setelah لام; يصلي مع جماعة menjadi penjelas orang yang dimaksud.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

جماعة

Akar
ج م ع
Pola / bentuk
فَعَالَة

Isim kumpulan atau jamaah.

Hubungan bait

Bait ini berada dalam pembahasan salat musafir, qasar, dan jamak. Baca bersama bait 358 dan 360 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.

Intisari & faedah
  1. Keterangan kitab mengaitkan jamak hujan dengan jamaah yang mengalami kesulitan mendatangi tempat salat.
  2. Tujuan keringanan mengurangi kesulitan pulang lalu kembali untuk salat kedua.
Contoh penerapan

Keadaan

Jamaah menilai kondisi jalan dan paparan hujan secara wajar.

Cara memahami

Ukuran jauh di sini berkaitan dengan kesulitan yang diterangkan, bukan satu angka jarak umum yang dibuat tanpa rujukan.

Batas penerapan

Tujuan keringanan mengurangi kesulitan pulang lalu kembali untuk salat kedua. Syarah juga membahas keadaan sudah berada di masjid saat hujan turun dan rincian imam bersama jamaahnya.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Al-Qur’an 4:101

Surah An-Nisaa, ayat 101. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.

Baca teks ayat

وَإِذَا ضَرَبْتُمْ فِى ٱلْأَرْضِ فَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَن تَقْصُرُوا۟ مِنَ ٱلصَّلَوٰةِ إِنْ خِفْتُمْ أَن يَفْتِنَكُمُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ ۚ إِنَّ ٱلْكَٰفِرِينَ كَانُوا۟ لَكُمْ عَدُوًّۭا مُّبِينًۭا

Inti makna

Allah memberikan keringanan salat ketika bepergian dalam konteks ayat. Penjelasan sunah dan fikih merinci keadaan penggunaannya.

Kaitan dengan bait

Ayat mendasari keringanan salat perjalanan. Jumlah jarak, niat, jamak hujan, dan pendapat jamak sakit merupakan perincian fikih yang tidak seluruhnya disebut ayat ini.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 359: kesulitan menuju jamaah karena hujan.

Lihat pembahasan jawaban

Keterangan kitab mengaitkan jamak hujan dengan jamaah yang mengalami kesulitan mendatangi tempat salat. Orang yang salat sendiri di rumah tidak otomatis masuk ketentuan hanya karena di luar sedang hujan. Tujuan keringanan mengurangi kesulitan pulang lalu kembali untuk salat kedua. Syarah juga membahas keadaan sudah berada di masjid saat hujan turun dan rincian imam bersama jamaahnya.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

لمن يصلي مع جماعة

bagi yang salat bersama jamaah

إذا جا من بعيد مسجدا

ketika datang dari jauh menuju masjid

نال الأذى

mengalami kesulitan

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

لمَنْ يُصلِّي مَعْ جماعَةٍ إذا

Buka penggal 2

جَا مِن بعيدٍ مَسجِدَا نالَ الأَذَى

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 359 — Kesulitan menuju jamaah karena hujanNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan