Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Zubad · Bait 361
Koleksi belajar
FIKIH SYAFI‘I · BAIT 1–539

Matan Zubad

Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)

صَفْوَةُ الزُّبَدِ
Pengaturan tampilan

Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.

Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.

← Daftar bait

Salat musafir, qasar, dan jamak · Bait 361 dari 539

Mufradat · arti kata dan frasa
والجمع بالتقديم والتأخير
dan jamak dengan takdim serta takhir
بحسب الأرفق للمعذور
menurut yang lebih memudahkan orang beruzur
Terjemahan bait 361

Dan jamak dengan takdim serta takhir; menurut yang lebih memudahkan orang beruzur.

Syarah · keterangan lengkap

Keringanan mempunyai tujuan

Pemilihan takdim atau takhir mempertimbangkan kemudahan nyata bagi orang yang memenuhi sebab jamak. Bukan berarti siapa saja boleh menjamak karena merasa lebih nyaman tanpa sebab yang diakui.

Keadaan perjalanan

Syarah memberi pertimbangan apakah seseorang sedang berjalan atau berhenti pada waktu pertama. Susunan kegiatan membantu memilih bentuk yang lebih ringan sambil tetap memenuhi niat, waktu, dan syarat lainnya.

Penerapan

Musafir merencanakan salat sebelum perjalanan berlanjut agar tidak bingung ketika waktu sempit. Pilihan yang lebih mudah tidak menghapus kewajiban mengetahui kapan waktu pertama dan kedua berlaku.

Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 98. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.

Buka halaman sumber ↗

Catatan teks dan semua rujukan

I‘rab & tarkib

Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.

بحسب الأرفق للمعذور

بحسب menerangkan ukuran pilihan; الأرفق isim tafdhil; للمعذور sasaran kemudahan.

Arti istilah bahasa
Mubtada & khabar
Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
Fa‘il & na’ib fa‘il
Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
Maf‘ul bih
Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
Idhafah
Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
Rafa‘, nashab, jar, jazm
Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
Jar–majrur & zharaf
Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
Na‘at, badal, ‘athaf
Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
Takdir
Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
Wazan, i‘lal, idgham
Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Sharaf kata kunci

Akar, pola, dan bentuk kata pilihan dalam bait ini. Pola asal dapat berubah karena i‘lal atau idgham.

الأرفق

Akar
ر ف ق
Pola / bentuk
أَفْعَل

Isim tafdhil, yang lebih memudahkan.

Hubungan bait

Bait ini berada dalam pembahasan salat musafir, qasar, dan jamak. Baca bersama bait 360 dan 362 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.

Intisari & faedah
  1. Pemilihan takdim atau takhir mempertimbangkan kemudahan nyata bagi orang yang memenuhi sebab jamak.
  2. Syarah memberi pertimbangan apakah seseorang sedang berjalan atau berhenti pada waktu pertama.
Contoh penerapan

Keadaan

Musafir merencanakan salat sebelum perjalanan berlanjut agar tidak bingung ketika waktu sempit.

Cara memahami

Pilihan yang lebih mudah tidak menghapus kewajiban mengetahui kapan waktu pertama dan kedua berlaku.

Batas penerapan

Syarah memberi pertimbangan apakah seseorang sedang berjalan atau berhenti pada waktu pertama. Susunan kegiatan membantu memilih bentuk yang lebih ringan sambil tetap memenuhi niat, waktu, dan syarat lainnya.

Dalil pendukung

Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.

Al-Qur’an 4:101

Surah An-Nisaa, ayat 101. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.

Baca teks ayat

وَإِذَا ضَرَبْتُمْ فِى ٱلْأَرْضِ فَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَن تَقْصُرُوا۟ مِنَ ٱلصَّلَوٰةِ إِنْ خِفْتُمْ أَن يَفْتِنَكُمُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ ۚ إِنَّ ٱلْكَٰفِرِينَ كَانُوا۟ لَكُمْ عَدُوًّۭا مُّبِينًۭا

Inti makna

Allah memberikan keringanan salat ketika bepergian dalam konteks ayat. Penjelasan sunah dan fikih merinci keadaan penggunaannya.

Kaitan dengan bait

Ayat mendasari keringanan salat perjalanan. Jumlah jarak, niat, jamak hujan, dan pendapat jamak sakit merupakan perincian fikih yang tidak seluruhnya disebut ayat ini.

Buka sumber lengkap ↗
Latihan & hafalan

Pahami bait

Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 361: memilih waktu yang lebih memudahkan.

Lihat pembahasan jawaban

Pemilihan takdim atau takhir mempertimbangkan kemudahan nyata bagi orang yang memenuhi sebab jamak. Bukan berarti siapa saja boleh menjamak karena merasa lebih nyaman tanpa sebab yang diakui. Syarah memberi pertimbangan apakah seseorang sedang berjalan atau berhenti pada waktu pertama. Susunan kegiatan membantu memilih bentuk yang lebih ringan sambil tetap memenuhi niat, waktu, dan syarat lainnya.

Uji mufradat

Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.

والجمع بالتقديم والتأخير

dan jamak dengan takdim serta takhir

بحسب الأرفق للمعذور

menurut yang lebih memudahkan orang beruzur

Latihan hafalan

Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.

Buka penggal 1

والجَمعُ بالتقدِيمِ والتأخِيرِ

Buka penggal 2

بِحَسَبِ الأَرْفَقِ للمَعْذُورِ

Arab22
BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 361 — Memilih waktu yang lebih memudahkanNaskah 3 · materi pendamping 3

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan