Matan Zubad
Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)
Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Salat khauf dan ketentuan pakaian · Bait 363 dari 539
Mufradat · arti kata dan frasa
- أنواعها ثلاثة
- jenisnya tiga
- فإن يكن عدونا
- maka jika musuh berada
- في غير قبلة
- di selain arah kiblat
- فسن
- maka disunahkan
Terjemahan bait 363
Jenisnya tiga; maka jika musuh berada; di selain arah kiblat; maka disunahkan.
Syarah · keterangan lengkap
Ibadah dalam keadaan bahaya
Bab khauf menerangkan pemeliharaan salat ketika keadaan tidak aman. Penjelasan dibaca sebagai tata ibadah dalam konteks klasik, bukan panduan memulai konflik atau melakukan kekerasan.
Tiga gambaran
Matan membedakan arah ancaman dan tingkat kemampuan melaksanakan salat. Perbedaan keadaan menjelaskan mengapa satu tata jamaah tidak diterapkan kepada semua situasi ketakutan.
Kalimat bersambung
Bait ini baru membuka bentuk pertama; kelanjutannya pada 364–366. Rukun yang tetap mungkin dikerjakan tidak ditinggalkan hanya karena nama khauf, sedangkan ketidakmampuan nyata memiliki keringanannya sendiri.
Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 99. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.
Buka halaman sumber ↗I‘rab & tarkib
Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.
أنواعها ثلاثة
أنواعها mubtada; ثلاثة khabar berupa jumlah jenis.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait ini berada dalam pembahasan salat khauf dan ketentuan pakaian. Baca bersama bait 362 dan 364 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.
Intisari & faedah
- Bab khauf menerangkan pemeliharaan salat ketika keadaan tidak aman.
- Matan membedakan arah ancaman dan tingkat kemampuan melaksanakan salat.
Contoh penerapan
Keadaan
Bait ini baru membuka bentuk pertama; kelanjutannya pada 364–366.
Cara memahami
Rukun yang tetap mungkin dikerjakan tidak ditinggalkan hanya karena nama khauf, sedangkan ketidakmampuan nyata memiliki keringanannya sendiri.
Batas penerapan
Matan membedakan arah ancaman dan tingkat kemampuan melaksanakan salat. Perbedaan keadaan menjelaskan mengapa satu tata jamaah tidak diterapkan kepada semua situasi ketakutan.
Dalil pendukung
Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.
Al-Qur’an 4:102
Surah An-Nisaa, ayat 102. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.
Baca teks ayat
وَإِذَا كُنتَ فِيهِمْ فَأَقَمْتَ لَهُمُ ٱلصَّلَوٰةَ فَلْتَقُمْ طَآئِفَةٌۭ مِّنْهُم مَّعَكَ وَلْيَأْخُذُوٓا۟ أَسْلِحَتَهُمْ فَإِذَا سَجَدُوا۟ فَلْيَكُونُوا۟ مِن وَرَآئِكُمْ وَلْتَأْتِ طَآئِفَةٌ أُخْرَىٰ لَمْ يُصَلُّوا۟ فَلْيُصَلُّوا۟ مَعَكَ وَلْيَأْخُذُوا۟ حِذْرَهُمْ وَأَسْلِحَتَهُمْ ۗ وَدَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَوْ تَغْفُلُونَ عَنْ أَسْلِحَتِكُمْ وَأَمْتِعَتِكُمْ فَيَمِيلُونَ عَلَيْكُم مَّيْلَةًۭ وَٰحِدَةًۭ ۚ وَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ إِن كَانَ بِكُمْ أَذًۭى مِّن مَّطَرٍ أَوْ كُنتُم مَّرْضَىٰٓ أَن تَضَعُوٓا۟ أَسْلِحَتَكُمْ ۖ وَخُذُوا۟ حِذْرَكُمْ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ أَعَدَّ لِلْكَٰفِرِينَ عَذَابًۭا مُّهِينًۭا
Inti makna
Ayat menerangkan pelaksanaan salat berjamaah dalam keadaan bahaya dengan pengaturan giliran.
Kaitan dengan bait
Ayat menjadi dasar salat dalam keadaan bahaya. Tata khusus pada nazam dijelaskan melalui syarah dan riwayat; bukan petunjuk melakukan kekerasan.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 363: pengantar salat khauf.
Lihat pembahasan jawaban
Bab khauf menerangkan pemeliharaan salat ketika keadaan tidak aman. Penjelasan dibaca sebagai tata ibadah dalam konteks klasik, bukan panduan memulai konflik atau melakukan kekerasan. Matan membedakan arah ancaman dan tingkat kemampuan melaksanakan salat. Perbedaan keadaan menjelaskan mengapa satu tata jamaah tidak diterapkan kepada semua situasi ketakutan.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
أنواعها ثلاثة
jenisnya tiga
فإن يكن عدونا
maka jika musuh berada
في غير قبلة
di selain arah kiblat
فسن
maka disunahkan
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal 1
أنواعُهَا ثلاثةٌ فإن يَكُنْ
Buka penggal 2
عَدُوُّنَا في غيرِ قِبْلَةٍ فَسُنْ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 363 — Pengantar salat khaufNaskah 3 · materi pendamping 3
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.