Matan Zubad
Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)
Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Salat khauf dan ketentuan pakaian · Bait 366 dari 539
Mufradat · arti kata dan frasa
- ثم أتمت وبهم يسلم
- kemudian kelompok itu menyempurnakan dan imam salam bersama mereka
- وإن يكن في قبلة
- dan jika berada di arah kiblat
- صفهم
- ia menyusun mereka dalam saf
Terjemahan bait 366
Kemudian kelompok itu menyempurnakan dan imam salam bersama mereka; dan jika berada di arah kiblat; ia menyusun mereka dalam saf.
Syarah · keterangan lengkap
Penutup bentuk pertama
Kelompok kedua menyempurnakan kekurangannya sebelum imam salam bersama mereka. Dengan demikian pembagian giliran tidak membuat salah satu kelompok kehilangan kewajiban melengkapi rakaatnya sendiri.
Peralihan bentuk
Separuh akhir memulai gambaran lain ketika arah ancaman berada pada sisi kiblat menurut syarat yang diterangkan syarah. Jangan menggabungkan awal dan akhir bait seolah keduanya satu tahap yang harus selalu dilakukan.
Cara membaca
Tandai batas topik pada kata dan jika. Membaca tiga bait sebelumnya bersama membantu memahami kapan pembahasan pertama selesai dan kapan rincian bentuk kedua mulai dijelaskan.
Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 99. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.
Buka halaman sumber ↗I‘rab & tarkib
Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.
وإن يكن في قبلة
إن syarat; يكن fi‘il naqish dalam keadaan jazm; في قبلة khabarnya.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait ini berada dalam pembahasan salat khauf dan ketentuan pakaian. Baca bersama bait 365 dan 367 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.
Intisari & faedah
- Kelompok kedua menyempurnakan kekurangannya sebelum imam salam bersama mereka.
- Separuh akhir memulai gambaran lain ketika arah ancaman berada pada sisi kiblat menurut syarat yang diterangkan syarah.
Contoh penerapan
Keadaan
Tandai batas topik pada kata dan jika.
Cara memahami
Membaca tiga bait sebelumnya bersama membantu memahami kapan pembahasan pertama selesai dan kapan rincian bentuk kedua mulai dijelaskan.
Batas penerapan
Separuh akhir memulai gambaran lain ketika arah ancaman berada pada sisi kiblat menurut syarat yang diterangkan syarah. Jangan menggabungkan awal dan akhir bait seolah keduanya satu tahap yang harus selalu dilakukan.
Dalil pendukung
Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.
Al-Qur’an 4:102
Surah An-Nisaa, ayat 102. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.
Baca teks ayat
وَإِذَا كُنتَ فِيهِمْ فَأَقَمْتَ لَهُمُ ٱلصَّلَوٰةَ فَلْتَقُمْ طَآئِفَةٌۭ مِّنْهُم مَّعَكَ وَلْيَأْخُذُوٓا۟ أَسْلِحَتَهُمْ فَإِذَا سَجَدُوا۟ فَلْيَكُونُوا۟ مِن وَرَآئِكُمْ وَلْتَأْتِ طَآئِفَةٌ أُخْرَىٰ لَمْ يُصَلُّوا۟ فَلْيُصَلُّوا۟ مَعَكَ وَلْيَأْخُذُوا۟ حِذْرَهُمْ وَأَسْلِحَتَهُمْ ۗ وَدَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَوْ تَغْفُلُونَ عَنْ أَسْلِحَتِكُمْ وَأَمْتِعَتِكُمْ فَيَمِيلُونَ عَلَيْكُم مَّيْلَةًۭ وَٰحِدَةًۭ ۚ وَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ إِن كَانَ بِكُمْ أَذًۭى مِّن مَّطَرٍ أَوْ كُنتُم مَّرْضَىٰٓ أَن تَضَعُوٓا۟ أَسْلِحَتَكُمْ ۖ وَخُذُوا۟ حِذْرَكُمْ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ أَعَدَّ لِلْكَٰفِرِينَ عَذَابًۭا مُّهِينًۭا
Inti makna
Ayat menerangkan pelaksanaan salat berjamaah dalam keadaan bahaya dengan pengaturan giliran.
Kaitan dengan bait
Ayat menjadi dasar salat dalam keadaan bahaya. Tata khusus pada nazam dijelaskan melalui syarah dan riwayat; bukan petunjuk melakukan kekerasan.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 366: salam kelompok kedua dan bentuk berikutnya.
Lihat pembahasan jawaban
Kelompok kedua menyempurnakan kekurangannya sebelum imam salam bersama mereka. Dengan demikian pembagian giliran tidak membuat salah satu kelompok kehilangan kewajiban melengkapi rakaatnya sendiri. Separuh akhir memulai gambaran lain ketika arah ancaman berada pada sisi kiblat menurut syarat yang diterangkan syarah. Jangan menggabungkan awal dan akhir bait seolah keduanya satu tahap yang harus selalu dilakukan.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
ثم أتمت وبهم يسلم
kemudian kelompok itu menyempurnakan dan imam salam bersama mereka
وإن يكن في قبلة
dan jika berada di arah kiblat
صفهم
ia menyusun mereka dalam saf
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal 1
ثم أتَمَّتْ وبهم يُسَلِّمُ
Buka penggal 2
وإِن يكُنْ في قبلةٍ صَفَّهُمُ
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 366 — Salam kelompok kedua dan bentuk berikutnyaNaskah 3 · materi pendamping 3
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.