Matan Zubad
Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)
Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Salat khauf dan ketentuan pakaian · Bait 367 dari 539
Mufradat · arti kata dan frasa
- صفين ثم بالجميع أحرما
- dua saf, lalu bertakbir pembuka bersama semuanya
- ومعه يسجد صف منهما
- dan bersamanya bersujud satu saf dari keduanya
Terjemahan bait 367
Dua saf, lalu bertakbir pembuka bersama semuanya; dan bersamanya bersujud satu saf dari keduanya.
Syarah · keterangan lengkap
Rangkaian kedua
Pada gambaran kedua, semua memulai bersama imam. Pergantian pada bagian sujud diterangkan karena perbedaan kemampuan menjaga keadaan sekitar, bukan karena sujud salah satu kelompok dihapuskan.
Rukun tetap dipenuhi
Kelompok yang belum sujud tetap mempunyai kewajiban melakukannya pada giliran yang diterangkan berikutnya. Keringanan mengatur pelaksanaan, bukan menghilangkan rukun yang masih dapat dilaksanakan.
Pembelajaran
Bandingkan dengan 364: pada bentuk pertama kelompok masuk dalam giliran berbeda, sedangkan di sini pembukaan bersama. Pembedaan ini membantu membaca matan tanpa mengubahnya menjadi prosedur untuk situasi normal.
Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 100. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.
Buka halaman sumber ↗I‘rab & tarkib
Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.
صفين
Bentuk mutsanna manshub, dua saf dalam susunan yang disebut pada bait sebelumnya.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Bait ini berada dalam pembahasan salat khauf dan ketentuan pakaian. Baca bersama bait 366 dan 368 untuk mengikuti kelanjutan kalimat dan membedakan syarat, pengecualian, serta tingkatan hukumnya.
Intisari & faedah
- Pada gambaran kedua, semua memulai bersama imam.
- Kelompok yang belum sujud tetap mempunyai kewajiban melakukannya pada giliran yang diterangkan berikutnya.
Contoh penerapan
Keadaan
Bandingkan dengan 364: pada bentuk pertama kelompok masuk dalam giliran berbeda, sedangkan di sini pembukaan bersama.
Cara memahami
Pembedaan ini membantu membaca matan tanpa mengubahnya menjadi prosedur untuk situasi normal.
Batas penerapan
Kelompok yang belum sujud tetap mempunyai kewajiban melakukannya pada giliran yang diterangkan berikutnya. Keringanan mengatur pelaksanaan, bukan menghilangkan rukun yang masih dapat dilaksanakan.
Dalil pendukung
Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.
Al-Qur’an 4:102
Surah An-Nisaa, ayat 102. Inti makna Indonesia merupakan ringkasan pembelajaran; baca konteks ayat pada sumber.
Baca teks ayat
وَإِذَا كُنتَ فِيهِمْ فَأَقَمْتَ لَهُمُ ٱلصَّلَوٰةَ فَلْتَقُمْ طَآئِفَةٌۭ مِّنْهُم مَّعَكَ وَلْيَأْخُذُوٓا۟ أَسْلِحَتَهُمْ فَإِذَا سَجَدُوا۟ فَلْيَكُونُوا۟ مِن وَرَآئِكُمْ وَلْتَأْتِ طَآئِفَةٌ أُخْرَىٰ لَمْ يُصَلُّوا۟ فَلْيُصَلُّوا۟ مَعَكَ وَلْيَأْخُذُوا۟ حِذْرَهُمْ وَأَسْلِحَتَهُمْ ۗ وَدَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَوْ تَغْفُلُونَ عَنْ أَسْلِحَتِكُمْ وَأَمْتِعَتِكُمْ فَيَمِيلُونَ عَلَيْكُم مَّيْلَةًۭ وَٰحِدَةًۭ ۚ وَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ إِن كَانَ بِكُمْ أَذًۭى مِّن مَّطَرٍ أَوْ كُنتُم مَّرْضَىٰٓ أَن تَضَعُوٓا۟ أَسْلِحَتَكُمْ ۖ وَخُذُوا۟ حِذْرَكُمْ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ أَعَدَّ لِلْكَٰفِرِينَ عَذَابًۭا مُّهِينًۭا
Inti makna
Ayat menerangkan pelaksanaan salat berjamaah dalam keadaan bahaya dengan pengaturan giliran.
Kaitan dengan bait
Ayat menjadi dasar salat dalam keadaan bahaya. Tata khusus pada nazam dijelaskan melalui syarah dan riwayat; bukan petunjuk melakukan kekerasan.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Jelaskan pokok dan batas penerapan bait 367: pembukaan bersama dalam dua saf.
Lihat pembahasan jawaban
Pada gambaran kedua, semua memulai bersama imam. Pergantian pada bagian sujud diterangkan karena perbedaan kemampuan menjaga keadaan sekitar, bukan karena sujud salah satu kelompok dihapuskan. Kelompok yang belum sujud tetap mempunyai kewajiban melakukannya pada giliran yang diterangkan berikutnya. Keringanan mengatur pelaksanaan, bukan menghilangkan rukun yang masih dapat dilaksanakan.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
صفين ثم بالجميع أحرما
dua saf, lalu bertakbir pembuka bersama semuanya
ومعه يسجد صف منهما
dan bersamanya bersujud satu saf dari keduanya
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal 1
صَفَّيْنِ ثم بالجميعِ أحرَمَا
Buka penggal 2
ومَعَهُ يسجُدُ صَفٌّ منهُمَا
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 367 — Pembukaan bersama dalam dua safNaskah 3 · materi pendamping 3
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.