Matan Zubad
Imam Ahmad bin Husain bin Ruslan asy-Syafi‘i (w. 844 H)
Pengaturan tampilan
Pilihan ukuran tersimpan di peramban ini.
Ketuk kata Arab untuk artinya. Pilih Syarah untuk uraian lengkap, atau 7 lainnya untuk bahasa, dalil, dan latihan.
Nabi, sahabat, imam, dan wali · Bait 37 dari 539
Mufradat · arti kata dan frasa
- والشافعي
- dan asy-Syafi‘i
- ومالك
- dan Malik
- والنعمان
- dan an-Nu‘man
- وأحمد بن حنبل
- dan Ahmad bin Hanbal
- وسفيان
- dan Sufyan
Terjemahan bait 37
Asy-Syafi‘i, Malik, an-Nu‘man, Ahmad bin Hanbal, dan Sufyan.
Syarah · keterangan lengkap
Nama-nama yang disebut
Asy-Syafi‘i ialah Muhammad bin Idris; Malik ialah Malik bin Anas; an-Nu‘man ialah Abu Hanifah an-Nu‘man bin Tsabit; Ahmad ialah Ahmad bin Hanbal. Sufyan pada penjelasan Ghayat al-Bayan dimaksudkan sebagai Sufyan ats-Tsauri. Bait ini baru menyebut subjek; penilaian tentang mereka diteruskan pada bait 38.
Imam sebagai pembimbing ilmu
Para imam menelaah Al-Qur’an, sunah, serta cara memahami hukum. Mazhab bukan sekadar selera pribadi tokoh, melainkan tradisi keilmuan dengan metode, transmisi, dan pengembangan penjelasan. Mengikuti mazhab bagi pelajar membantu belajar secara tertib dan konsisten. Kitab Zubad terutama memaparkan fikih Syafi‘i, tetapi pengarang tetap menyebut serta menghormati imam-imam lain.
Menghormati tanpa menganggap maksum
Keilmuan yang tinggi tidak menjadikan setiap hasil ijtihad sama dengan wahyu. Ulama dapat berbeda karena penilaian dalil, pemahaman lafaz, atau cara menggabungkan riwayat. Pelajar tidak perlu merendahkan imam lain untuk belajar mazhabnya sendiri. Contohnya, perbedaan praktik fikih dalam salat perlu dipahami dari sumber serta kerangkanya, bukan langsung dinilai sebagai ketidakpedulian kepada sunah. Nama-nama pada bait menjadi pintu mengenal sejarah ilmu dan adab perbedaan.
Rujukan: Ghayat al-Bayan, halaman tercetak 14. Uraian Indonesia dan contoh merupakan susunan pembelajaran.
Buka halaman sumber ↗I‘rab & tarkib
Baca penggal yang dianalisis bersama matan dan bait terkait. Harakat atau kata tambahan dalam analisis dapat menunjukkan takdir untuk menjelaskan susunan; teks matan tetap dipertahankan.
والشافعي ومالك والنعمان
Nama-nama ini dihubungkan dengan waw sebagai rangkaian mubtada: asy-Syafi‘i, Malik, dan an-Nu‘man (Abu Hanifah). Khabarnya belum selesai pada bait ini.
وأحمد بن حنبل وسفيان
أحمدُ dan سفيانُ melanjutkan rangkaian. بنُ menerangkan Ahmad dan حنبلٍ mudhaf ilaih. Khabar kelompok nama tersebut muncul pada bait 38: على هدى.
Arti istilah bahasa
- Mubtada & khabar
- Pokok yang dibicarakan dan keterangan tentangnya dalam kalimat nominal. Keduanya umumnya marfu‘, kecuali dimasuki unsur yang mengubah hukumnya.
- Fa‘il & na’ib fa‘il
- Fa‘il ialah pelaku pada susunan kata kerja aktif. Na’ib fa‘il menempati kedudukan pengganti pelaku dalam susunan pasif; keduanya marfu‘.
- Maf‘ul bih
- Objek yang dikenai pekerjaan; umumnya manshub. Tidak setiap kata sesudah kata kerja otomatis menjadi objek.
- Idhafah
- Hubungan dua isim, misalnya كتابُ الطالبِ. Isim pertama disebut mudhaf, yang kedua mudhaf ilaih dan majrur.
- Rafa‘, nashab, jar, jazm
- Keadaan i‘rab karena kedudukan kata. Dhammah, fathah, kasrah, dan sukun ialah tanda dasarnya; kata tertentu memakai tanda pengganti atau tanda yang diperkirakan.
- Jar–majrur & zharaf
- Huruf jar bersama isim setelahnya membentuk jar–majrur. Zharaf menerangkan waktu atau tempat. Rangkaian ini melengkapi unsur kalimat sesuai konteks.
- Na‘at, badal, ‘athaf
- Na‘at menerangkan sifat; badal menjelaskan/menggantikan unsur sebelumnya; ‘athaf menghubungkan unsur dengan kata penghubung. Tanda i‘rabnya mengikuti hubungan dalam kalimat.
- Takdir
- Unsur atau tanda yang diperkirakan untuk menjelaskan susunan. Takdir untuk pembelajaran bukan penggantian teks asli matan.
- Masdar, isim fa‘il, isim maf‘ul
- Masdar menunjukkan peristiwa tanpa waktu; isim fa‘il menunjukkan pelaku; isim maf‘ul menunjukkan pihak yang dikenai pekerjaan. Makna akhir tetap mengikuti konteks.
- Wazan, i‘lal, idgham
- Wazan ialah pola pembentukan kata; i‘lal ialah perubahan pada huruf lemah; idgham ialah peleburan huruf tertentu. Pola asal dapat berbeda dari bentuk yang tampak.
Hubungan bait
Daftar nama pada bait 37 berlanjut ke وغيرهم pada bait 38, lalu memperoleh khabar على هدى. Jangan menganggapnya daftar yang terpisah dari pernyataan penghormatan terhadap para imam.
Intisari & faedah
- An-Nu‘man adalah nama Abu Hanifah.
- Mengenal imam membantu memahami asal tradisi fikih dan adab perbedaan.
Contoh penerapan
Keadaan
Pelajar hanya mengenal nama mazhab tetapi tidak mengenal tokohnya.
Cara memahami
Ia membuat pasangan Syafi‘i–asy-Syafi‘i, Maliki–Malik, Hanafi–Abu Hanifah, dan Hanbali–Ahmad.
Batas penerapan
Daftar bait bukan pembatas bahwa hanya tokoh itu yang memiliki ilmu atau keutamaan.
Dalil pendukung
Perhatikan kaitan setiap dalil dengan bait. Sebagian mendukung tema umum; rincian hukum tetap dibaca melalui syarah.
QS An-Nahl 16:43
Teks ayat; inti makna Indonesia disusun untuk pembelajaran, bukan terjemahan lengkap.
Baca teks ayat
وَمَآ أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ إِلَّا رِجَالًۭا نُّوحِىٓ إِلَيْهِمْ ۚ فَسْـَٔلُوٓا۟ أَهْلَ ٱلذِّكْرِ إِن كُنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
Inti makna
Perintah bertanya kepada orang yang mempunyai pengetahuan ketika tidak mengetahui, dalam konteks penjelasan tentang para rasul.
Kaitan dengan bait
Penguat prinsip merujuk kepada ahli ilmu. Nama imam yang disebut merupakan informasi sejarah keilmuan, bukan nama yang disebut dalam ayat ini.
Buka sumber lengkap ↗Latihan & hafalan
Pahami bait
Di mana khabar daftar nama imam pada bait 37?
Lihat pembahasan jawaban
Pada bait 38, yaitu على هدى: mereka berada di atas petunjuk.
Uji mufradat
Coba sebutkan arti lafaz sebelum membuka jawabannya.
والشافعي
dan asy-Syafi‘i
ومالك
dan Malik
والنعمان
dan an-Nu‘man
وأحمد بن حنبل
dan Ahmad bin Hanbal
وسفيان
dan Sufyan
Latihan hafalan
Ucapkan penggal bait, lalu buka teksnya untuk mencocokkan.
Buka penggal 1
والشافعيُّ ومالِكٌ والنُّعمان
Buka penggal 2
وأحمدُ بنُ حنبلٍ وسُفيَان
Catatan & masukan pembaca
Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.
Untuk Matan Zubad — Bait 1–539 · Bait 37 — Mengenali para imam fikihNaskah 3 · materi pendamping 3
Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Catatan yang telah ditinjau 0
Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.